Selasa, 3 Nov 2026
Gensa Media Indonesia » Politik » Negosiasi Nuklir Masih Alot, Iran Ancam Serang Pangkalan Militer AS

Negosiasi Nuklir Masih Alot, Iran Ancam Serang Pangkalan Militer AS

  • account_circle Tama
  • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nasional – Perundingan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) untuk membatasi program nuklir Teheran kembali menemui jalan terjal.

Kedua negara dilaporkan masih berbeda pandangan terkait mekanisme dan jadwal pencabutan sanksi, isu krusial yang menjadi titik sengketa utama dalam upaya meredakan ketegangan panjang di antara keduanya.

Mengutip laporan Reuters, Minggu (22/2/2026), jalur negosiasi kembali dibuka pada awal bulan ini.

Langkah tersebut dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah, setelah AS memperkuat kehadiran militernya.

Situasi itu memicu kekhawatiran akan potensi eskalasi konflik yang lebih luas.

Seorang pejabat senior Iran, yang dikutip Reuters, menyatakan bahwa putaran pembicaraan terakhir menunjukkan adanya perbedaan mendasar mengenai cakupan dan mekanisme pencabutan sanksi.

Menurutnya, gagasan Washington tidak sejalan dengan tuntutan Teheran.

“Putaran pembicaraan terakhir menunjukkan bahwa gagasan AS mengenai cakupan dan mekanisme pencabutan sanksi berbeda dari tuntutan Iran. Kedua belah pihak perlu mencapai jadwal yang logis untuk mencabut sanksi,” ujar pejabat tersebut.

Ia menambahkan bahwa peta jalan pencabutan sanksi harus disusun secara rasional dan berlandaskan kepentingan bersama.

Bagi Iran, pencabutan sanksi bukan sekadar langkah simbolik, melainkan bagian integral dari setiap kesepakatan yang akan dicapai.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengaku tengah mempertimbangkan opsi serangan militer terbatas.

Pernyataan tersebut muncul di tengah proses diplomasi yang masih berlangsung dan dinilai sejumlah pengamat dapat memperumit suasana negosiasi.

Iran sebelumnya juga memperingatkan bahwa pihaknya akan menyerang pangkalan AS di kawasan Timur Tengah jika lebih dulu menjadi sasaran serangan.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa dinamika perundingan berlangsung di bawah bayang-bayang potensi konfrontasi militer.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi menyampaikan bahwa draf usulan balasan dari Teheran diperkirakan siap dalam beberapa hari.

Baca juga :  Musda VI Golkar Nias Selatan: Usai Kompetisi Internal, Konsolidasi Jadi Ujian

Draf itu diyakini akan memuat rincian teknis terkait langkah pembatasan aktivitas nuklir serta mekanisme timbal balik dalam pencabutan sanksi.

Sinyal Kompromi dan Tawaran Ekonomi

Meski menolak tuntutan AS terkait “pengayaan nol” uranium, Iran memberi sinyal kesiapan untuk berkompromi dalam batas tertentu.

Washington menilai pengayaan uranium di dalam negeri Iran berpotensi membuka jalan menuju pengembangan senjata nuklir.

Tuduhan tersebut secara konsisten dibantah Teheran, yang menegaskan program nuklirnya bertujuan damai.

AS juga mendesak Iran untuk melepaskan cadangan uranium yang sangat diperkaya atau Highly Enriched Uranium (HEU).

Lembaga pengawas nuklir di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa memperkirakan Iran memiliki lebih dari 440 kilogram uranium dengan tingkat kemurnian 60 persen.

Angka tersebut mendekati ambang 90 persen yang secara teknis dikategorikan sebagai tingkat kemurnian untuk senjata.

Seorang pejabat Iran menyatakan bahwa Teheran dapat mempertimbangkan beberapa opsi sebagai bagian dari kompromi, antara lain mengekspor sebagian HEU, menurunkan tingkat kemurnian uranium melalui pengenceran, serta membentuk konsorsium pengayaan regional.

Namun, langkah-langkah itu hanya dapat dilakukan apabila hak Iran atas pengayaan nuklir untuk tujuan damai diakui secara resmi.

“Negosiasi terus berlanjut dan kemungkinan untuk mencapai kesepakatan sementara ada,” ujarnya.

Selain isu teknis nuklir, Iran juga mengaitkan pembicaraan dengan peluang kerja sama ekonomi.

Dalam paket yang sedang dibahas, Teheran disebut membuka peluang bagi AS untuk berinvestasi di sektor minyak Iran.

Tawaran tersebut dipandang sebagai insentif ekonomi guna mendorong tercapainya solusi diplomatik.

Pejabat Iran menegaskan bahwa dalam paket ekonomi yang dinegosiasikan, perusahaan-perusahaan AS dapat memperoleh peluang investasi signifikan dan kepentingan ekonomi nyata di industri energi Iran.

Namun, ia menekankan bahwa Iran tidak akan menyerahkan kendali atas sumber daya alamnya.

Baca juga :  Chondro Wibhowo Resmi Pimpin Dinas Pendidikan Kota Bekasi Secara Definitif

“Pada akhirnya, AS dapat menjadi mitra ekonomi bagi Iran, tidak lebih. Perusahaan-perusahaan Amerika selalu dapat berpartisipasi sebagai kontraktor di ladang minyak dan gas Iran,” katanya.

Perundingan ini berlangsung dalam konteks sejarah panjang ketegangan antara kedua negara, terutama sejak AS menarik diri dari kesepakatan nuklir sebelumnya dan kembali memberlakukan sanksi ekonomi terhadap Iran.

Sanksi tersebut berdampak besar terhadap perekonomian Iran, mulai dari sektor energi hingga sistem keuangan.

Kini, dengan ancaman militer yang kembali mencuat dan perbedaan tajam mengenai pencabutan sanksi, masa depan negosiasi masih belum pasti.

Meski kedua pihak mengindikasikan adanya ruang kompromi, kesepakatan hanya dapat tercapai jika kepentingan keamanan dan ekonomi masing-masing pihak menemukan titik temu yang realistis dan terukur.

Diplomasi yang berjalan saat ini menjadi ujian apakah jalur perundingan masih mampu meredam potensi konflik terbuka, atau justru kembali terhenti di tengah tarik-menarik kepentingan strategis kedua negara.**/red

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Tama adalah jurnalis Gensa Media Indonesia yang menjalankan tugas peliputan dan pemberitaan secara profesional, independen, berimbang, serta mengedepankan akurasi, verifikasi fakta, dan Kode Etik Jurnalistik dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Interesting

  • Kodaeral XII Salurkan 368.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Karhutla

    Kodaeral XII Salurkan 368.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Karhutla

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Pontianak – Kebutuhan air bersih menjadi persoalan lain yang dihadapi masyarakat Kalimantan Barat di tengah penanganan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla. Komando Daerah TNI Angkatan Laut XII atau Kodaeral XII mencatat telah menyalurkan 368.000 liter air bersih kepada masyarakat sejak awal September 2026. Bantuan tersebut diberikan melalui 46 kali distribusi dengan volume 8.000 liter […]

  • AMKI Pusat dan Pushubad Satukan Visi di Era Digital

    AMKI Pusat dan Pushubad Satukan Visi di Era Digital

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    JAKARTA – Dalam semangat memperkuat komunikasi strategis di era digital, Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Pusat melakukan audiensi dengan Kepala Pusat Perhubungan Angkatan Darat (Kapushubad), Mayjen TNI Iroth Sonny Edhie, di Markas Pushubad, Slipi, Jakarta Barat, Senin (26/5/2025). Pertemuan ini menjadi momen awal sinergi antara dunia media dan institusi pertahanan, menjembatani kebutuhan informasi publik dengan […]

  • Babinsa Kodim 0504 Pererat Kemanunggalan Lewat Nobar Bersama Warga

    Babinsa Kodim 0504 Pererat Kemanunggalan Lewat Nobar Bersama Warga

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta Selatan, 19 Juli 2026 – Babinsa jajaran Kodim 0504/Jakarta Selatan menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan sepak bola bersama masyarakat di wilayah binaan masing-masing, Minggu (19/7/2026) dini hari. Kegiatan tersebut menjadi sarana memperkuat komunikasi sosial sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui suasana yang hangat, akrab, dan penuh kebersamaan. Babinsa mengajak masyarakat menikmati pertandingan sepak […]

  • Polda Riau dan Lanal Dumai Gagalkan Penyelundupan 30 Kg Sabu

    Polda Riau dan Lanal Dumai Gagalkan Penyelundupan 30 Kg Sabu

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Dumai — Aksi cepat dan terukur tim gabungan Polda Riau dan Lanal Dumai berhasil menggagalkan penyelundupan 30 bungkus besar sabu seberat 31,8 kilogram di kawasan Pelabuhan Roro Dumai, Minggu (12/10/2025). Operasi yang berlangsung penuh ketegangan itu berawal dari hasil penyelidikan tim Subdit II Ditresnarkoba Polda Riau yang mencium pergerakan mencurigakan dari sebuah mobil Toyota Avanza […]

  • 40 Warga Bugel Ikuti Cek Kesehatan Gratis Koramil Tangerang

    40 Warga Bugel Ikuti Cek Kesehatan Gratis Koramil Tangerang

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tangerang – Sebanyak 40 warga Kelurahan Bugel, Kota Tangerang, mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar Koramil 01/Tangerang bersama Puskesmas Bugel, Kamis (13/8/2026). Petugas memeriksa tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat warga dalam kegiatan di Puskesmas Bugel. Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB di Jalan Arya Wasangkara Nomor 5, RT 02/RW 01, Kelurahan […]

  • 32 Prajurit Kodim 1710/Mimika Jalani Tes Samapta, Tiket Menuju Kenaikan Pangkat

    32 Prajurit Kodim 1710/Mimika Jalani Tes Samapta, Tiket Menuju Kenaikan Pangkat

    • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Timika — Matahari pagi baru saja menyinari Lapangan Makodim 1710/Mimika di Jalan Agimuga Mile 32, Distrik Kuala Kencana, namun semangat puluhan prajurit sudah membara. Sebanyak 32 personel Kodim 1710/Mimika tampak bersiap menjalani serangkaian tes kesamaptaan jasmani sebagai bagian dari proses Usul Kenaikan Pangkat (UKP) untuk periode 1 Oktober 2025. Tes ini bukan sekadar rutinitas. Bagi […]

expand_less