Jumat, 9 Okt 2026
Beranda » POLITIK » Negosiasi Nuklir Masih Alot, Iran Ancam Serang Pangkalan Militer AS

Negosiasi Nuklir Masih Alot, Iran Ancam Serang Pangkalan Militer AS

  • account_circle Tama
  • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
  • print Cetak

Nasional – Perundingan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) untuk membatasi program nuklir Teheran kembali menemui jalan terjal.

Kedua negara dilaporkan masih berbeda pandangan terkait mekanisme dan jadwal pencabutan sanksi, isu krusial yang menjadi titik sengketa utama dalam upaya meredakan ketegangan panjang di antara keduanya.

Mengutip laporan Reuters, Minggu (22/2/2026), jalur negosiasi kembali dibuka pada awal bulan ini.

Langkah tersebut dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah, setelah AS memperkuat kehadiran militernya.

Situasi itu memicu kekhawatiran akan potensi eskalasi konflik yang lebih luas.

Seorang pejabat senior Iran, yang dikutip Reuters, menyatakan bahwa putaran pembicaraan terakhir menunjukkan adanya perbedaan mendasar mengenai cakupan dan mekanisme pencabutan sanksi.

Menurutnya, gagasan Washington tidak sejalan dengan tuntutan Teheran.

“Putaran pembicaraan terakhir menunjukkan bahwa gagasan AS mengenai cakupan dan mekanisme pencabutan sanksi berbeda dari tuntutan Iran. Kedua belah pihak perlu mencapai jadwal yang logis untuk mencabut sanksi,” ujar pejabat tersebut.

Ia menambahkan bahwa peta jalan pencabutan sanksi harus disusun secara rasional dan berlandaskan kepentingan bersama.

Bagi Iran, pencabutan sanksi bukan sekadar langkah simbolik, melainkan bagian integral dari setiap kesepakatan yang akan dicapai.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengaku tengah mempertimbangkan opsi serangan militer terbatas.

Pernyataan tersebut muncul di tengah proses diplomasi yang masih berlangsung dan dinilai sejumlah pengamat dapat memperumit suasana negosiasi.

Iran sebelumnya juga memperingatkan bahwa pihaknya akan menyerang pangkalan AS di kawasan Timur Tengah jika lebih dulu menjadi sasaran serangan.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa dinamika perundingan berlangsung di bawah bayang-bayang potensi konfrontasi militer.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi menyampaikan bahwa draf usulan balasan dari Teheran diperkirakan siap dalam beberapa hari.

Pilihan Editor :  KORSA Nilai Hasyim SE Figur Paling Siap Pimpin Medan

Draf itu diyakini akan memuat rincian teknis terkait langkah pembatasan aktivitas nuklir serta mekanisme timbal balik dalam pencabutan sanksi.

Sinyal Kompromi dan Tawaran Ekonomi

Meski menolak tuntutan AS terkait “pengayaan nol” uranium, Iran memberi sinyal kesiapan untuk berkompromi dalam batas tertentu.

Washington menilai pengayaan uranium di dalam negeri Iran berpotensi membuka jalan menuju pengembangan senjata nuklir.

Tuduhan tersebut secara konsisten dibantah Teheran, yang menegaskan program nuklirnya bertujuan damai.

AS juga mendesak Iran untuk melepaskan cadangan uranium yang sangat diperkaya atau Highly Enriched Uranium (HEU).

Lembaga pengawas nuklir di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa memperkirakan Iran memiliki lebih dari 440 kilogram uranium dengan tingkat kemurnian 60 persen.

Angka tersebut mendekati ambang 90 persen yang secara teknis dikategorikan sebagai tingkat kemurnian untuk senjata.

Seorang pejabat Iran menyatakan bahwa Teheran dapat mempertimbangkan beberapa opsi sebagai bagian dari kompromi, antara lain mengekspor sebagian HEU, menurunkan tingkat kemurnian uranium melalui pengenceran, serta membentuk konsorsium pengayaan regional.

Namun, langkah-langkah itu hanya dapat dilakukan apabila hak Iran atas pengayaan nuklir untuk tujuan damai diakui secara resmi.

“Negosiasi terus berlanjut dan kemungkinan untuk mencapai kesepakatan sementara ada,” ujarnya.

Selain isu teknis nuklir, Iran juga mengaitkan pembicaraan dengan peluang kerja sama ekonomi.

Dalam paket yang sedang dibahas, Teheran disebut membuka peluang bagi AS untuk berinvestasi di sektor minyak Iran.

Tawaran tersebut dipandang sebagai insentif ekonomi guna mendorong tercapainya solusi diplomatik.

Pejabat Iran menegaskan bahwa dalam paket ekonomi yang dinegosiasikan, perusahaan-perusahaan AS dapat memperoleh peluang investasi signifikan dan kepentingan ekonomi nyata di industri energi Iran.

Namun, ia menekankan bahwa Iran tidak akan menyerahkan kendali atas sumber daya alamnya.

Pilihan Editor :  Kanit Binmas Polsek Jatiasih Deklarasikan Anti Tawuran di SMA Tulus Bhakti, Libatkan 1200 Siswa

“Pada akhirnya, AS dapat menjadi mitra ekonomi bagi Iran, tidak lebih. Perusahaan-perusahaan Amerika selalu dapat berpartisipasi sebagai kontraktor di ladang minyak dan gas Iran,” katanya.

Perundingan ini berlangsung dalam konteks sejarah panjang ketegangan antara kedua negara, terutama sejak AS menarik diri dari kesepakatan nuklir sebelumnya dan kembali memberlakukan sanksi ekonomi terhadap Iran.

Sanksi tersebut berdampak besar terhadap perekonomian Iran, mulai dari sektor energi hingga sistem keuangan.

Kini, dengan ancaman militer yang kembali mencuat dan perbedaan tajam mengenai pencabutan sanksi, masa depan negosiasi masih belum pasti.

Meski kedua pihak mengindikasikan adanya ruang kompromi, kesepakatan hanya dapat tercapai jika kepentingan keamanan dan ekonomi masing-masing pihak menemukan titik temu yang realistis dan terukur.

Diplomasi yang berjalan saat ini menjadi ujian apakah jalur perundingan masih mampu meredam potensi konflik terbuka, atau justru kembali terhenti di tengah tarik-menarik kepentingan strategis kedua negara.**/red

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Tama adalah jurnalis Gensa Media Indonesia yang menjalankan tugas peliputan dan pemberitaan secara profesional, independen, berimbang, serta mengedepankan akurasi, verifikasi fakta, dan Kode Etik Jurnalistik dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Menarik Dibaca

  • Panglima TNI Dampingi Presiden RI pada Upacara Gelar Pasukan dan Kehormatan Militer

    Panglima TNI Dampingi Presiden RI pada Upacara Gelar Pasukan dan Kehormatan Militer

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Puspen TNI — Panglima TNI bersama Menteri Pertahanan dan para Kepala Staf Angkatan mendampingi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Lapangan Suparlan, Pusdiklatpassus, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (10/8/2025). Dalam upacara tersebut, Presiden Prabowo menganugerahkan Tanda Pangkat Jenderal Kehormatan dan menyematkan tanda jabatan Wakil Panglima TNI kepada […]

  • HUT TNI Ke-81, Kodim Puncak Jaya Ajak Warga Bersihkan Trans Papua

    HUT TNI Ke-81, Kodim Puncak Jaya Ajak Warga Bersihkan Trans Papua

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Puncak Jaya – Memperingati HUT ke-81 TNI, Kodim 1714/Puncak Jaya mengajak warga membersihkan sampah di Jalan Trans Papua, Selasa (8/9/2026). Aksi bertajuk TNI Peduli Sampah Bersama Masyarakat itu berlangsung di Distrik Purleme, Kota Mulia, Kabupaten Puncak Jaya. Kegiatan tersebut melibatkan seluruh personel Kodim 1714/Puncak Jaya bersama masyarakat setempat dalam aksi gotong royong membersihkan lingkungan. Pasi […]

  • Patroli KRYD Brimob Batalyon B Pelopor Sasar Titik Rawan Jakarta Timur

    Patroli KRYD Brimob Batalyon B Pelopor Sasar Titik Rawan Jakarta Timur

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya bersama Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur menggelar patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Rabu dini hari, 1 April 2026, di wilayah Jakarta Timur dengan menyasar sejumlah titik rawan untuk mencegah tawuran remaja, geng motor, dan kejahatan jalanan. Tim gabungan memulai kegiatan melalui apel […]

  • Panglima TNI dan Kapolri Perkuat Soliditas, Tegaskan Sinergi Jaga Stabilitas Nasional

    Panglima TNI dan Kapolri Perkuat Soliditas, Tegaskan Sinergi Jaga Stabilitas Nasional

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta, 13 Juli 2026 – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menerima kunjungan silaturahmi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (13/7/2026). Pertemuan tersebut menegaskan komitmen kedua institusi memperkuat soliditas, menjaga stabilitas keamanan nasional, serta mendukung program strategis pemerintah menuju Indonesia Emas 2045. Panglima TNI didampingi Wakil Panglima TNI […]

  • Senyum Baru untuk Anak-Anak Papua, Kogabwilhan III Gelar Operasi Bibir Sumbing

    Senyum Baru untuk Anak-Anak Papua, Kogabwilhan III Gelar Operasi Bibir Sumbing

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Di tengah wilayah perbatasan dan pedalaman Papua, harapan baru hadir bagi anak-anak yang selama ini hidup dengan keterbatasan. Dalam rangka HUT ke-6, Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Kogabwilhan III) menggelar bakti sosial operasi bibir sumbing, Rabu (13/8/2025). Sebanyak 10 anak dari daerah terpencil seperti Batas Batu, Nabire, Keerom, dan Jayapura, dibawa untuk mendapatkan […]

  • Panglima TNI Pastikan Keamanan, Kelancaran, dan Kenyamanan Libur Lebaran

    Panglima TNI Pastikan Keamanan, Kelancaran, dan Kenyamanan Libur Lebaran

    • calendar_month Senin, 31 Mar 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta, 31 Maret 2025 – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memastikan kesiapan TNI dalam mendukung keamanan, kelancaran, dan kenyamanan masyarakat selama libur Lebaran. Dalam kegiatan pemantauan langsung situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) pada malam takbiran, Panglima TNI turut hadir bersama Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menkopolkam) RI Budi Gunawan di Gedung Promoter, […]

expand_less