Selasa, 13 Okt 2026
Beranda » POLITIK » Negosiasi Nuklir Masih Alot, Iran Ancam Serang Pangkalan Militer AS

Negosiasi Nuklir Masih Alot, Iran Ancam Serang Pangkalan Militer AS

  • account_circle Tama
  • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nasional – Perundingan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) untuk membatasi program nuklir Teheran kembali menemui jalan terjal.

Kedua negara dilaporkan masih berbeda pandangan terkait mekanisme dan jadwal pencabutan sanksi, isu krusial yang menjadi titik sengketa utama dalam upaya meredakan ketegangan panjang di antara keduanya.

Mengutip laporan Reuters, Minggu (22/2/2026), jalur negosiasi kembali dibuka pada awal bulan ini.

Langkah tersebut dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah, setelah AS memperkuat kehadiran militernya.

Situasi itu memicu kekhawatiran akan potensi eskalasi konflik yang lebih luas.

Seorang pejabat senior Iran, yang dikutip Reuters, menyatakan bahwa putaran pembicaraan terakhir menunjukkan adanya perbedaan mendasar mengenai cakupan dan mekanisme pencabutan sanksi.

Menurutnya, gagasan Washington tidak sejalan dengan tuntutan Teheran.

“Putaran pembicaraan terakhir menunjukkan bahwa gagasan AS mengenai cakupan dan mekanisme pencabutan sanksi berbeda dari tuntutan Iran. Kedua belah pihak perlu mencapai jadwal yang logis untuk mencabut sanksi,” ujar pejabat tersebut.

Ia menambahkan bahwa peta jalan pencabutan sanksi harus disusun secara rasional dan berlandaskan kepentingan bersama.

Bagi Iran, pencabutan sanksi bukan sekadar langkah simbolik, melainkan bagian integral dari setiap kesepakatan yang akan dicapai.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengaku tengah mempertimbangkan opsi serangan militer terbatas.

Pernyataan tersebut muncul di tengah proses diplomasi yang masih berlangsung dan dinilai sejumlah pengamat dapat memperumit suasana negosiasi.

Iran sebelumnya juga memperingatkan bahwa pihaknya akan menyerang pangkalan AS di kawasan Timur Tengah jika lebih dulu menjadi sasaran serangan.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa dinamika perundingan berlangsung di bawah bayang-bayang potensi konfrontasi militer.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi menyampaikan bahwa draf usulan balasan dari Teheran diperkirakan siap dalam beberapa hari.

Pilihan Editor :  Di Balik Opini WTP, DPRD Ungkap Temuan BPK di Pemkot Bekasi

Draf itu diyakini akan memuat rincian teknis terkait langkah pembatasan aktivitas nuklir serta mekanisme timbal balik dalam pencabutan sanksi.

Sinyal Kompromi dan Tawaran Ekonomi

Meski menolak tuntutan AS terkait “pengayaan nol” uranium, Iran memberi sinyal kesiapan untuk berkompromi dalam batas tertentu.

Washington menilai pengayaan uranium di dalam negeri Iran berpotensi membuka jalan menuju pengembangan senjata nuklir.

Tuduhan tersebut secara konsisten dibantah Teheran, yang menegaskan program nuklirnya bertujuan damai.

AS juga mendesak Iran untuk melepaskan cadangan uranium yang sangat diperkaya atau Highly Enriched Uranium (HEU).

Lembaga pengawas nuklir di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa memperkirakan Iran memiliki lebih dari 440 kilogram uranium dengan tingkat kemurnian 60 persen.

Angka tersebut mendekati ambang 90 persen yang secara teknis dikategorikan sebagai tingkat kemurnian untuk senjata.

Seorang pejabat Iran menyatakan bahwa Teheran dapat mempertimbangkan beberapa opsi sebagai bagian dari kompromi, antara lain mengekspor sebagian HEU, menurunkan tingkat kemurnian uranium melalui pengenceran, serta membentuk konsorsium pengayaan regional.

Namun, langkah-langkah itu hanya dapat dilakukan apabila hak Iran atas pengayaan nuklir untuk tujuan damai diakui secara resmi.

“Negosiasi terus berlanjut dan kemungkinan untuk mencapai kesepakatan sementara ada,” ujarnya.

Selain isu teknis nuklir, Iran juga mengaitkan pembicaraan dengan peluang kerja sama ekonomi.

Dalam paket yang sedang dibahas, Teheran disebut membuka peluang bagi AS untuk berinvestasi di sektor minyak Iran.

Tawaran tersebut dipandang sebagai insentif ekonomi guna mendorong tercapainya solusi diplomatik.

Pejabat Iran menegaskan bahwa dalam paket ekonomi yang dinegosiasikan, perusahaan-perusahaan AS dapat memperoleh peluang investasi signifikan dan kepentingan ekonomi nyata di industri energi Iran.

Namun, ia menekankan bahwa Iran tidak akan menyerahkan kendali atas sumber daya alamnya.

Pilihan Editor :  Sambut HUT RI ke-80, Prajurit Yonmarhanlan III Jakarta Berbagi Kasih

“Pada akhirnya, AS dapat menjadi mitra ekonomi bagi Iran, tidak lebih. Perusahaan-perusahaan Amerika selalu dapat berpartisipasi sebagai kontraktor di ladang minyak dan gas Iran,” katanya.

Perundingan ini berlangsung dalam konteks sejarah panjang ketegangan antara kedua negara, terutama sejak AS menarik diri dari kesepakatan nuklir sebelumnya dan kembali memberlakukan sanksi ekonomi terhadap Iran.

Sanksi tersebut berdampak besar terhadap perekonomian Iran, mulai dari sektor energi hingga sistem keuangan.

Kini, dengan ancaman militer yang kembali mencuat dan perbedaan tajam mengenai pencabutan sanksi, masa depan negosiasi masih belum pasti.

Meski kedua pihak mengindikasikan adanya ruang kompromi, kesepakatan hanya dapat tercapai jika kepentingan keamanan dan ekonomi masing-masing pihak menemukan titik temu yang realistis dan terukur.

Diplomasi yang berjalan saat ini menjadi ujian apakah jalur perundingan masih mampu meredam potensi konflik terbuka, atau justru kembali terhenti di tengah tarik-menarik kepentingan strategis kedua negara.**/red

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Tama adalah jurnalis Gensa Media Indonesia yang menjalankan tugas peliputan dan pemberitaan secara profesional, independen, berimbang, serta mengedepankan akurasi, verifikasi fakta, dan Kode Etik Jurnalistik dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Menarik Dibaca

  • Brimob Polda Metro Jaya Sigap Tangani Banjir Bekasi

    Brimob Polda Metro Jaya Sigap Tangani Banjir Bekasi

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Kab. Bekasi – Satuan Brimob Polda Metro Jaya bergerak cepat merespons banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bekasi. Melalui Tim SAR Batalyon D Pelopor, Brimob langsung menggelar patroli dan operasi kemanusiaan di titik rawan banjir. Pertama, tim memulai patroli SAR di Desa Srijaya, Kecamatan Tambun Utara, yang terendam banjir. Di lokasi tersebut, personel Brimob […]

  • Pangdam Jaya Hadiri Penutupan TMMD ke-128 di Bekasi

    Pangdam Jaya Hadiri Penutupan TMMD ke-128 di Bekasi

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Kota Bekasi, 21 Mei 2026 – Pangdam Jaya/Jayakarta Deddy Suryadi menghadiri penutupan TMMD ke-128 di Lapangan Bumi Eraska, Jatirangga, Kamis. Kegiatan tersebut menutup program terpadu TNI bersama pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan desa serta memperkuat kesejahteraan masyarakat. Danpusterad Mochamad Syafei Kasno memimpin langsung upacara sebagai inspektur, sekaligus menyampaikan evaluasi pelaksanaan program TMMD ke-128. Gubernur Jawa […]

  • PATROLI HABEMA BAGI SEMBAKO KEPADA WARGA SUSUMUK

    PATROLI HABEMA BAGI SEMBAKO KEPADA WARGA SUSUMUK

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    Maybrat, Papua– Satuan Tugas Batalyon Infanteri (Satgas Yonif) Para Raider 501/Bajra Yudha Kostrad, sebagai salah satu Satuan Jajaran Komando Operasi HABEMA di Papua, tengah melaksanakan tugas Operasi Pengamanan Perbatasan Mobil RI-PNG, khususnya di wilayah Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat Daya. Senin, (21/10/2024). Tim Patroli Satgas Yonif 509 Kostrad melaksanakan pengamanan wilayah Kampung Susumuk, Distrik Aifat. […]

  • Panglima TNI dan Sahabat Lama Warnai CFD Jakarta Dalam Aksi Hangat Sosial

    Panglima TNI dan Sahabat Lama Warnai CFD Jakarta Dalam Aksi Hangat Sosial

    • calendar_month Minggu, 20 Jul 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta — Ada yang berbeda di Car Free Day (CFD) Sudirman-Thamrin, Minggu pagi (20/7/2025). Di tengah keramaian warga yang berolahraga dan menikmati udara pagi, sosok Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto tampak hadir tak hanya sebagai petinggi militer, tetapi juga sebagai sahabat lama yang merangkul kenangan masa remaja. Didampingi ratusan teman semasa SMP Negeri 2 […]

  • Mabes TNI Peringati Hari Anak Nasional Ke-42

    Mabes TNI Peringati Hari Anak Nasional Ke-42

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta Timur – Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) menggelar Upacara Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Ke-42 Tahun 2026 di Lapangan Upacara Gedung B3 Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis, 23 Juli 2026. Upacara tersebut menguatkan komitmen mendukung pemenuhan hak, perlindungan, dan pembangunan masa depan anak Indonesia. Brigjen TNI (Mar) Nioko Budi, L.H., S.H., […]

  • Satgas TNI AD Kebut Rehabilitasi Musholla di Bukit Pamewa Mentawai

    Satgas TNI AD Kebut Rehabilitasi Musholla di Bukit Pamewa Mentawai

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Faisal Ryanggie Fermana
    • 0Komentar

    MENTAWAI – Satgas Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat Kabupaten Kepulauan Mentawai Tahun 2026 terus mempercepat rehabilitasi musholla di Desa Bukit Pamewa, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Pengerjaan rumah ibadah tersebut menjadi salah satu sasaran fisik dalam program Karya Bakti TNI AD yang difokuskan untuk meningkatkan kualitas sarana publik sekaligus mendukung kebutuhan masyarakat di wilayah […]

expand_less