Sabtu, 17 Okt 2026
Beranda » OPINI » Dr. Herman Hofi Munawar: Barang Ilegal Deras Masuk, Aparat Hukum Melempem

Dr. Herman Hofi Munawar: Barang Ilegal Deras Masuk, Aparat Hukum Melempem

  • account_circle Sapto Handoko
  • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pontianak – Dari jalur-jalur tikus di sepanjang perbatasan Indonesia–Malaysia, arus barang ilegal mengalir deras tanpa hambatan berarti. Rokok tanpa cukai, daging beku, bawang, hingga minuman keras selundupan menjadi pemandangan biasa di Kalimantan Barat. Penegakan hukum? Banyak pihak menilai kini tinggal formalitas.

Pakar hukum perbatasan Dr. Herman Hofi Munawar bahkan menyebut situasi ini sebagai “darurat nasional”.

“Negara seolah membiarkan. Barang ilegal bebas masuk, pengawasan Bea Cukai dan aparat lainnya sangat lemah. Kalau dibiarkan terus, ini bisa menggerus wibawa hukum kita,” kata Herman kepada wartawan, Sabtu (17/5/2025).

Menurutnya, praktik penyelundupan ini bukan sekadar pelanggaran administratif. Ini kejahatan ekonomi lintas negara. Negara dirugikan dari sisi penerimaan pajak, masyarakat terancam dari sisi kesehatan, dan hukum tercederai dari sisi moral.

Ia menyoroti bahwa pelanggaran tersebut jelas melanggar UU Kepabeanan, UU Perlindungan Konsumen, dan bahkan masuk ranah pidana seperti penadahan.

Jalur darat yang menghubungkan desa-desa perbatasan menjadi rute utama peredaran. Seorang warga Dusun Sentangau, Bengkayang, yang minta namanya disamarkan, mengaku kerap melihat truk-truk angkut malam hari.

“Barangnya bawang, rokok, kadang daging. Tapi kita sudah biasa lihat. Orang-orang bilang semua sudah ada ‘yang urus’,” katanya.

Salah satu nama yang santer terdengar adalah “Bos J”, seorang pengusaha Malaysia yang diduga memiliki jaringan distribusi bawang dan barang selundupan. Gudangnya di Sebalo Pisang Sentangi disebut-sebut sebagai “jantung” aktivitas ilegal itu. Masyarakat menyebut Bos J kerap menyombongkan dirinya sebagai ‘orang kebal hukum’.

“Dia bilang semua sudah diatur. Kalau ada razia pun, aman-aman saja,” ungkap sumber warga lainnya.

Data dari Kanwil Bea Cukai Kalbagbar menunjukkan lebih dari 120 kasus berhasil ditindak sepanjang Januari–April 2025. Tapi hanya sebagian kecil yang berujung ke pengadilan.

“Kalau kasus banyak tapi yang divonis sedikit, artinya ada masalah serius di penegakan hukum kita,” ujar Herman.

(Sumber; Dr. Herman Hofi Munawar)

Pilihan Editor :  Polisi Tangkap Perampok Sopir Taksi Online di Bekasi, Pelaku Ternyata Sekuriti
Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Sapto Handoko adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Menarik Dibaca

  • Tim SAR Brimob Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya Gerak Cepat Bantu Warga Ciputat

    Tim SAR Brimob Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya Gerak Cepat Bantu Warga Ciputat

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tangsel — Hujan deras yang mengguyur wilayah Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Senin (7/7/2025), menyebabkan genangan air setinggi dada orang dewasa di kawasan Perumahan Gardenia Estate Ciputat. Menyikapi situasi tersebut, Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya langsung mengerahkan dua unit Tim SAR untuk melakukan evakuasi warga. Dipimpin oleh Bripka Agus Supriyanto, S.H., sebanyak 20 […]

  • Kasus Pembunuhan Wartawan di Banjarbaru: Keluarga Tuntut Hukuman Terberat

    Kasus Pembunuhan Wartawan di Banjarbaru: Keluarga Tuntut Hukuman Terberat

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Pihak TNI AL melalui Denpomal Banjarmasin memastikan bahwa proses hukum akan berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku

  • Danlanal Bintan dan Forkopimda Tanjungpinang Semarakkan Pawai Takbir Idul Fitri 1446 H

    Danlanal Bintan dan Forkopimda Tanjungpinang Semarakkan Pawai Takbir Idul Fitri 1446 H

    • calendar_month Senin, 31 Mar 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tanjungpinang, TNI AL – Ribuan warga Kota Tanjungpinang memadati Tugu Sirih, Jalan Hang Tuah, pada Minggu (30/03/2025) malam, untuk menyaksikan dan mengikuti Pawai Takbir Idul Fitri 1446 H. Acara yang penuh suka cita ini dilepas langsung oleh Komandan Pangkalan TNI AL (Lanal) Bintan, Kolonel Laut (P) DR. Eko Agus Susanto, S.E., M.M., bersama jajaran Forum […]

  • Wali Kota Banda Aceh Terharu Ikut Ngaji ASN di Sumedang

    Wali Kota Banda Aceh Terharu Ikut Ngaji ASN di Sumedang

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Ujang Sunarya
    • 0Komentar

    Sumedang – Suasana hangat dan penuh hikmah terasa di Gedung Negara Kabupaten Sumedang, Kamis malam (12/06/2025). Di tengah lantunan ayat suci dan tausiah penuh makna, hadir sosok istimewa dari ujung barat Indonesia, Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal. Ia mengikuti Pengajian Rutin Malam Jumat bersama para aparatur sipil negara (ASN) Pemda Sumedang dalam kunjungan […]

  • Rupiah Ambrol ke Rp15.500 Sore Ini, Terlemah Dalam 2,5 Tahun Terakhir

    Rupiah Ambrol ke Rp15.500 Sore Ini, Terlemah Dalam 2,5 Tahun Terakhir

    • calendar_month Kamis, 20 Okt 2022
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, CNN Indonesia — Nilai tukar rupiah ambrol 0,24 persen hingga tembus Rp15.500 per dolar AS pada Rabu (19/10) pukul 15.07 WIB.  Mayoritas mata uang di kawasan Asia terpantau melemah. Tercatat won Korea Selatan melemah 0,27 persen, dolar Singapura melemah 0,04 persen, dan ringgit Malaysia melemah 0,14 persen. Lalu, yuan China minus 0,22 persen, peso […]

  • KDM Tegaskan Larangan Study Tour, Perintahkan Penindakan terhadap SMK yang Membandel

    KDM Tegaskan Larangan Study Tour, Perintahkan Penindakan terhadap SMK yang Membandel

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Nadya
    • 0Komentar

    Larangan ini demi meringankan beban para orang tua dan mencegah potensi risiko keselamatan siswa selama perjalanan

expand_less