Senin, 5 Okt 2026
Beranda » Masalah Kredit » KSP SADA INDO UTAMA Diduga Intimidasi Seorang Janda di Bekasi

KSP SADA INDO UTAMA Diduga Intimidasi Seorang Janda di Bekasi

  • account_circle Tama
  • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
  • print Cetak

Bekasi – Terjerat fasilitas pinjaman dari Koperasi Simpan Pinjam (KSP), Eva (48) seorang Janda yang beralamat di Mekarsari, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, diduga mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan, ancaman, dan intimidasi oleh pihak KSP SADA INDO UTAMA.

Eva mengatakan sejak Januari 2025 dirinya mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan oleh Pihak KSP, ditagih dengan cara kasar dan nada ancaman, didatangi saat waktu subuh, diusir dari rumah, hingga pasang spanduk tanpa izin dari Eva.

“Saya sangat takut pak, mereka datang kesini menagih dengan cara kasar, tidak kenal waktu gedor rumah waktu subuh, bahkan mengusir kami dari rumah, dan juga memasang spanduk dirumah tanpa izin saya” kata Eva memberikan keterangan kepada awak media, Rabu, (26/02/2025).

Kejadian ini berawal pada Agustus 2021, saat Eva dan mantan suami mendapatkan fasilitas pinjaman sebesar Rp40 juta di KSP SADA INDO UTAMA sebagai anggota koperasi dengan jaminan Sertifikat Hak Milik atas nama Suaminya.

Awalnya cicilan berjalan baik, hingga akhirnya terjadi musibah rumah tangga (perceraian) antara Eva dan Suami.

“Awalnya pembayaran lancar, tapi sejak kepergian mantan suami dari rumah, hingga saat ini tidak diketahui keberadaannya, saya sudah tidak mampu mencicil lagi, karena saya juga membiayai empat orang anak saya’ Tambahnya.

Hardi selaku Ketua Rukun Tetangga (RT) setempat menyampaikan bahwa oknum KSP SADA INDO UTAMA ini belum meminta izin kepadanya.

Menurutnya mereka jelas sudah melakukan perbuatan melawan hukum dan tidak menghargai pejabat setempat, jika melakukan intimidasi dan memasuki perkarangan orang tanpa izin pemilik.

“Menurut saya, Eva berhak melapor ke kepolisian, kalau menurut saya ini udah melanggar hukum, karna satu gak ada pemberitahuan ke saya, gak ada konfirmasi ke saya, kedua kalau mau menagih monggo silahkan, namun kalau anda sudah masuk kerumah, sudah memaksa dan anarkis, ya maaf kalo warga kami nanti bertindak” ucap Hardi kepada wartawan Rabu, (05/03/2025).

Pilihan Editor :  Debitur Terabaikan, IMFI Otista Akan Lelang Mobil Oloan

Hardi menegaskan setiap perbuatan melanggar hukum tidak dapat dibenarkan, Hardi juga bersedia bila diperlukan menjadi saksi untuk warga nya yang sedang bermasalah.

Tanggapan KSP dan Debt Collector

Latif selaku Eksternal (jasa penagih hutang) yang diberikan kuasa oleh KSP SADA INDO UTAMA mengakui bahwa pemasangan spanduk dirumah Eva sudah sesuai aturan atau standar operasional prosedur (SOP).

“Kalo kita pasang banner bang, itu sesuai SOP, karena pak Erwin itu sudah gak bayar selama dua tahun bang, kalo masih empat atau lima bulan, itu gak boleh itu pasang-pasang banner, tapi kan ini sudah dua tahun bang, saya gak pernah kasar sama nasabah, ngapain kita kasar-kasar, kita mau cari saudara, cari solusi, udah gak ada jaman nya lagi itu bang, kasar-kasar itu” ucap Latif saat dihubungi melalui panggilan whatsapp, Jumat, (07/03/2025).

Latif juga membantah tuduhan terhadapnya yang diduga melakukan penagihan secara kasar, apalagi mendatangi rumah Eva pada waktu subuh.

“Saya kalo perintahkan anak-anak itu jalan dari rumah jam enam, brarti sampai rumah bu Eva tu udah jam tujuh pagi, itu melanggar aturan itu bang kalo subuh itu. Saya ini datang ke nasabah, saya tidak pernah marah-marah ke nasabah, saya gak pernah zolimi nasabah, saya gak pernah eee intimidasi nasabah, malah saya ngasih pemahaman agar nasabah itu bisa melunasi atau bisa nyicil, kita selesaikan secara kekeluargaan baik-baik” tambah nya.

Terkait izin ke pejabat setempat, Latif menegaskan sudah meminta izin ke rumah pak RT, namun saat mereka datang, Ketua RT tidak berada dirumah dan hanya bertemu dengan Bu RT.

“Saya selalu sampaikan ke anak-anak, kalo mau ke nasabah itu harus lapor dulu ke RT nya, udah lapor saya, saya udah datang, RT nya gak ada, saya ketemu dengan ibu RT dan saya sudah adakan pemberitahuan saya mau kunjungi aset nya Erwin” ungkap Latif mengakhiri pembicaraan.

Pilihan Editor :  Kalau Saya dan Ahok Diberi 1 Kesempatan Lagi, Kemiskinan Jakarta di Bawah 5 Persen

Selain itu, Lita selaku staf penagihan KSP SADA INDO UTAMA membenarkan telah memberikan kuasa kepada Latif.

Lita menyampaikan sudah sewajarnya ada tim penagihan dilapangan karena masa cicilan (tenor) nya sudah habis dan pembayaran yang tidak lancar.

“Itukan ya wajarlah, karena kan tenor nya bu Eva telah habis di kami nih, pembayaran juga tidak lancar, posisinya macet, ya macet banget, kalo upaya-upaya penagihan kami, kan kita tau bu Eva itu masih kerja ya, jadi memang ada waktu-waktu tertentu yang kita atur, misalnya kita datang siang bu Eva gak ada, sore gak ada, kita datang malam, kalo pun bu Eva udah tau nih kita kunjungin malam, tiba-tiba bu Eva nya malam juga belum pulang, kan otomatis pagi-pagi banget kita samperin, itu kan masalah teknis waktu aja sebenarnya” ucap Lita melalui telepon whatsapp Jumat, (07/03/2025).

Lita juga membantah tudingan bahwa pihaknya melakukan intimidasi terhadap nasabah.

Menurutnya, pihak koperasi hanya memberikan pemahaman kepada nasabah agar mereka dapat menyelesaikan kewajibannya.

Lita menjelaskan pada saat nasabah sudah melewati keterlamnbatan satu tahun lebih, maka penagihan akan dialihkan kepada pihak eksternal.

Rencana Eva Menempuh Jalur Hukum

Merasa tertekan dan diintimidasi, Eva mengaku sedang mempertimbangkan untuk melaporkan tindakan KSP SADA INDO UTAMA kepada pihak kepolisian.

Ia berharap ada perlindungan hukum bagi dirinya dan orang-orang lain yang mengalami nasib serupa.

Kasus ini menjadi perhatian publik dan menyoroti pentingnya regulasi yang lebih ketat terhadap metode penagihan yang dilakukan oleh lembaga keuangan.

Praktik dugaan intimidasi dan pemasangan spanduk tanpa izin dapat menjadi preseden buruk dalam industri keuangan mikro di Indonesia.

Hingga berita ini diterbitkan, Eva sedang merencanakan untuk bersurat kepada Kepolisian khusus nya wilayah hukum Polres Metro Bekasi.

Pilihan Editor :  Danlanal Pimpin Sertijab Dua Danposal Strategis

Eva berharap aparat hukum segera menindaklanjuti kasus ini guna mencegah praktik serupa terulang kembali di kemudian hari.**/tama

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Tama adalah jurnalis Gensa Media Indonesia yang menjalankan tugas peliputan dan pemberitaan secara profesional, independen, berimbang, serta mengedepankan akurasi, verifikasi fakta, dan Kode Etik Jurnalistik dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Menarik Dibaca

  • Babinsa Mulia Salurkan Sembako kepada Warga yang Gelar Pernikahan

    Babinsa Mulia Salurkan Sembako kepada Warga yang Gelar Pernikahan

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Puncak Jaya – Babinsa Koramil 1714-01/Mulia menyambangi warga yang melangsungkan pernikahan sekaligus menyalurkan bantuan sembako di Kampung Kulok Enggame, Distrik Pagaleme. Kegiatan anjangsana dan silaturahmi tersebut berlangsung Kamis, 17 September 2026, sebagai bentuk kepedulian Babinsa terhadap warga di wilayah binaannya. Sertu Ditus bersama Praka Albert selaku Babinsa wilayah tersebut hadir di tengah warga yang sedang […]

  • Babinsa Mapurujaya Amankan Kedatangan Uskup Timika di Gereja Pomako

    Babinsa Mapurujaya Amankan Kedatangan Uskup Timika di Gereja Pomako

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Timika — Suasana haru dan sukacita menyelimuti Gereja Katolik Santa Maria Magdalena di Kampung Pomako, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Minggu (20/7/2025). Ratusan umat Katolik tumpah ruah menyambut kedatangan Bapa Uskup Timika, Mgr. Pater Bernardus Bofitwos Baru, OSA, yang hadir untuk memimpin langsung Ibadah Ekaristi Kudus bersama jemaat. Menariknya, dalam momen yang penuh kehangatan tersebut, […]

  • TMMD Ke-129 Jaga Kesehatan Warga dan Personel di Sesor

    TMMD Ke-129 Jaga Kesehatan Warga dan Personel di Sesor

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Sorong Selatan, 6 Agustus 2026 – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 1807/Sorong Selatan menggelar pelayanan kesehatan gratis bagi warga dan personel di Kampung Sesor, Distrik Wayer, Kabupaten Sorong Selatan, Kamis (6/8/2026). Kegiatan yang memasuki hari ke-22 pelaksanaan TMMD itu bertujuan menjaga kondisi kesehatan masyarakat sekaligus memastikan seluruh personel tetap prima selama menjalankan […]

  • Momen Haru di Lanal Dabo Singkep: Dua Prajurit Terbaik Lepas Dinas dengan Tradisi Purna Bakti

    Momen Haru di Lanal Dabo Singkep: Dua Prajurit Terbaik Lepas Dinas dengan Tradisi Purna Bakti

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Dabo Singkep – Lapangan Apel Mako Lanal Dabo Singkep menjadi saksi momen haru saat dua prajurit terbaik TNI Angkatan Laut resmi dilepas dalam upacara Wisuda Purna Bakti yang digelar penuh khidmat, Selasa (5/8). Upacara yang dipimpin langsung oleh Komandan Lanal Dabo Singkep, Letkol Laut (P) Hendro Wicaksono, M.Tr. Opsla., ini dihadiri para perwira, prajurit, serta […]

  • Prajurit Kodim 1710/Mimika Naik Pangkat, Bukti Dedikasi Tak Pernah Sia-Sia

    Prajurit Kodim 1710/Mimika Naik Pangkat, Bukti Dedikasi Tak Pernah Sia-Sia

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Timika — Sebanyak 15 prajurit Kodim 1710/Mimika resmi naik pangkat satu tingkat lebih tinggi dalam upacara penuh khidmat yang digelar di Pendopo Darmawangsa, Kodim 1710/Mimika, Jalan Agimuga Mile 32, Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Selasa (8/4/2025). Upacara dipimpin oleh Kasdim 1710/Mimika, Mayor Inf Abdul Munir, mewakili Dandim Letkol Inf M. Slamet Wijaya, S.Sos., M.Han., M.A. […]

  • Menkes Akui Masih Banyak PR di Sistem Kesehatan Indonesia

    Menkes Akui Masih Banyak PR di Sistem Kesehatan Indonesia

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Firman Ugm
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menegaskan peningkatan angka harapan hidup masyarakat Indonesia menjadi salah satu target utama pemerintah di sektor kesehatan. Pemerintah menargetkan rata-rata usia harapan hidup penduduk meningkat dari 72 tahun menjadi 76 tahun melalui penguatan sistem pelayanan kesehatan, peningkatan kualitas fasilitas kesehatan, serta penguatan sumber daya manusia (SDM) kesehatan di […]

expand_less