Kamis, 15 Okt 2026
Beranda » LINGKUNGAN » Bansos Beras Jatiasih Disalurkan, 157 KPM Belum Ditemukan

Bansos Beras Jatiasih Disalurkan, 157 KPM Belum Ditemukan

  • account_circle Firman Ugm
  • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BEKASI – Penyaluran bantuan sosial beras pemerintah di Kelurahan Jatiasih, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, telah mencapai 1.819 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari total 1.976 KPM yang tercatat dalam data penerima.

Sebanyak 157 KPM lainnya hingga kini belum ditemukan oleh pihak kelurahan.

Kondisi tersebut terjadi di tengah proses penyaluran bantuan beras untuk alokasi tiga bulan, yakni Juli, Agustus, dan September.

Lurah Jatiasih, Sakum Nugraha, mengatakan penyaluran bantuan telah dilakukan selama beberapa hari dan melibatkan unsur lingkungan untuk membantu menemukan penerima yang alamatnya belum jelas.

Menurut Sakum, dari total 1.976 KPM yang tercatat, sebanyak 1.819 KPM telah menerima bantuan.

“Total yang masuk ke kelurahan kita dapat data 1.976, bisa dibagikan selama beberapa hari kemarin, dari hari Senin sampai hari Jumat, total 1.819,” ujar Sakum.

Bantuan yang diterima setiap KPM berupa tiga karung beras dengan berat masing-masing 10 kilogram.

Dengan demikian, setiap keluarga penerima memperoleh total 30 kilogram beras untuk alokasi bantuan selama tiga bulan.

“Total bantuan yang diterima setiap keluarga mencapai 30 kilogram beras, karena itu untuk alokasi bulan Juli sampai September,” jelasnya.

Sakum menjelaskan, proses penyaluran tidak sepenuhnya berjalan mulus karena terdapat sejumlah data penerima yang mencantumkan alamat kurang jelas.

Selain itu, beberapa data juga disebut belum dilengkapi keterangan RT secara memadai.

Kondisi tersebut membuat petugas kelurahan harus melakukan pencarian dan verifikasi tambahan sebelum bantuan diserahkan kepada penerima.

Menurut Sakum, pihak kelurahan tetap berupaya mencari penerima berdasarkan data yang tersedia.

Petugas juga memanfaatkan bantuan pengurus lingkungan, termasuk unsur RT dan RW, untuk menelusuri keberadaan KPM yang belum ditemukan.

“Walaupun datanya pada alamat yang nggak jelas, tapi kita tetap cari melalui pamor. Ada beberapa yang ketemu, akhirnya kita kasih ke mereka dan kita konfirmasi berdasarkan NIK yang dipegang sama dia,” ungkapnya.

Pilihan Editor :  Hadi Prabowo Gaungkan Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur di HUT RI ke-81

157 KPM Masih Dalam Penelusuran

Dari 1.976 KPM yang tercatat, sebanyak 157 penerima belum ditemukan hingga proses penyaluran berlangsung.

Sakum mengatakan pihak kelurahan masih melakukan konfirmasi untuk mengetahui keberadaan penerima tersebut.

Ia menyebut salah satu kemungkinan adalah adanya penerima yang sudah berpindah tempat tinggal.

Namun, kemungkinan tersebut belum dapat dipastikan sebelum dilakukan verifikasi lebih lanjut.

“Yang 157 ini belum ketemu. Bisa jadi orangnya pindah, jadi kita lagi konfirmasi terus,” kata Sakum.

Untuk mempercepat pencarian, Kelurahan Jatiasih melibatkan pengurus RT dan RW dalam proses penyampaian informasi kepada penerima bantuan.

Pengurus lingkungan diharapkan dapat membantu menemukan warga yang tercantum dalam data tetapi sulit dilacak berdasarkan alamat yang tersedia.

Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya memastikan bantuan tidak diberikan kepada pihak yang keliru.

Sakum menegaskan kelurahan tidak memiliki kewenangan penuh untuk menentukan siapa saja yang masuk sebagai penerima bantuan maupun menetapkan jumlah bantuan yang diterima.

Peran kelurahan dalam proses tersebut antara lain menjadi lokasi penyaluran sekaligus membantu proses distribusi dan verifikasi penerima berdasarkan data yang diterima.

“Kelurahan hanya berperan sebagai tempat penyaluran, sementara data penerima dan distribusi bantuan ditetapkan melalui pihak terkait,” paparnya.

Menurut Sakum, data penerima yang diterima kelurahan tetap perlu diperiksa di lapangan.

Verifikasi diperlukan terutama ketika terdapat perbedaan atau ketidakjelasan antara data administrasi dengan kondisi penerima di lingkungan tempat tinggal.

Karena itu, pihak kelurahan diberikan waktu untuk melakukan penelusuran terhadap penerima yang belum ditemukan.

“Makanya kita dikasih waktu seminggu,” jelasnya.

Sakum berharap proses pencarian tersebut dapat menemukan penerima yang masih belum menerima bantuan.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan pengurus lingkungan agar persoalan data penerima dapat segera dikonfirmasi.

Pilihan Editor :  Transjakarta Rem Mendadak di Senen, Penumpang Protes, Motor Disebut Biang Kerok

Berdasarkan data yang disampaikan Kelurahan Jatiasih, jumlah 1.976 KPM penerima bantuan beras tersebut masih berada di bawah 10 persen dari perkiraan total sekitar 12.000 kepala keluarga di wilayah tersebut.

Sakum mengatakan penerima bantuan berasal dari kategori wilayah atau desil yang tercantum dalam data penerima manfaat pemerintah.

Dengan demikian, jumlah penerima tidak ditentukan secara langsung oleh kelurahan.

Hingga proses penyaluran berlangsung, persoalan utama yang masih dihadapi adalah menemukan 157 KPM yang belum menerima bantuan.

Pihak Kelurahan Jatiasih masih melakukan penelusuran dan verifikasi dengan melibatkan unsur RT dan RW.

Proses tersebut menjadi penting agar bantuan beras yang dialokasikan untuk masyarakat dapat diterima oleh warga yang memang tercantum sebagai penerima sesuai data pemerintah.

Di sisi lain, persoalan alamat yang tidak lengkap atau data lingkungan yang belum sesuai menunjukkan pentingnya pemutakhiran data penerima bantuan secara berkala.

Data yang akurat tidak hanya membantu mempercepat distribusi, tetapi juga mengurangi risiko bantuan terlambat, tidak tersalurkan, atau salah sasaran.

Kelurahan Jatiasih kini masih menunggu hasil penelusuran terhadap 157 KPM yang belum ditemukan.

Sementara itu, 1.819 KPM lainnya telah menerima bantuan beras dengan total 30 kilogram per keluarga untuk alokasi Juli hingga September.

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Firman Ugm adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Menarik Dibaca

  • Bupati Sumedang Ingatkan ASN Baru, Jadilah Solusi, Bukan Masalah

    Bupati Sumedang Ingatkan ASN Baru, Jadilah Solusi, Bukan Masalah

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Ujang Sunarya
    • 0Komentar

    Sumedang – Pelantikan ASN bukan sekadar seremoni, Itu adalah awal dari tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan integritas, kejujuran, dan profesionalisme. Demikian ditegaskan Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, saat melantik 59 ASN baru, Senin (1/09/2025), di Aula Tampomas Setda Kabupaten Sumedang. “Setiap sumpah yang saudara ucapkan bukan formalitas, tapi ikrar moral kepada negara, rakyat, […]

  • Jaksa Menyimpulkan “Drama” Pelecehan Putri Candrawathi Sebagai Perselingkuhan

    Jaksa Menyimpulkan “Drama” Pelecehan Putri Candrawathi Sebagai Perselingkuhan

    • calendar_month Selasa, 17 Jan 2023
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    Seperti yang dilansir oleh Kompas.com dengan judul “Saat “Drama” Pelecehan Putri Candrawathi Disimpulkan sebagai Perselingkuhan oleh Jaksa“Penulis : Singgih WiryonoEditor : Dani Prabowo Jaksa penuntut umum (JPU) berkesimpulan bahwa telah terjadi perselingkuhan antara istri mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, dan Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, sebelum peristiwa dugaan pembunuhan berencana terjadi […]

  • Slametra Pratama Wartawan Pemberi Bantuan Hukum

    Slametra Pratama Wartawan Pemberi Bantuan Hukum

    • calendar_month Selasa, 5 Mar 2024
    • account_circle Tama
    • 6Komentar

    Slametra Pratama juga memiliki keahlian dalam mediasi. Kemampuannya untuk menengahi konflik dan mencapai kesepakatan yang adil

  • Panglima TNI Hadiri Taklimat Presiden, 800 Pati TNI-Polri Satukan Visi

    Panglima TNI Hadiri Taklimat Presiden, 800 Pati TNI-Polri Satukan Visi

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada 800 perwira tinggi TNI-Polri dari seluruh Indonesia di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (7/10/2026). Pertemuan tersebut dihadiri Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R., serta para Kepala Staf Angkatan. Forum tersebut menjadi momentum bagi jajaran pimpinan TNI-Polri untuk menyamakan […]

  • Panitia HPN Bekasi Raya 2025 Tegaskan Tidak Gunakan Dana Publik

    Panitia HPN Bekasi Raya 2025 Tegaskan Tidak Gunakan Dana Publik

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Bento
    • 0Komentar

    Suryono berharap perbedaan pandangan antarorganisasi wartawan di Bekasi dapat diselesaikan melalui komunikasi dan silaturahmi.

  • Kolaborasi TNI AU dan Dunia Kampus: Sahli Koopsud II Hadiri Pelantikan Rektor Universitas Pepabri Makassar

    Kolaborasi TNI AU dan Dunia Kampus: Sahli Koopsud II Hadiri Pelantikan Rektor Universitas Pepabri Makassar

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Makassar – Dalam suasana penuh harapan akan kebangkitan institusi pendidikan, Komando Operasi Udara II (Koopsud II) menunjukkan dukungannya terhadap dunia akademik. Kamis pagi (10/4/2025), Sahli Bidang Air Power Koopsud II, Kolonel Lek Marchal Ambron Lasut, S.T., hadir mewakili Pangkoopsud II Marsda TNI Deni Hasoloan Simanjuntak dalam acara pelantikan Rektor Universitas Pepabri Makassar (UPM) yang digelar […]

expand_less