Logo HUT Ke-29 Kota Bekasi 2026 Resmi Dirilis

Logo HUT Ke-29 Kota Bekasi 2026 Resmi Dirilis – Foto Istimewa
-AA+

Kota Bekasi – Pemerintah Kota Bekasi secara resmi merilis logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Kota Bekasi Tahun 2026. Logo tersebut akan digunakan dalam seluruh rangkaian kegiatan dan publikasi resmi peringatan hari jadi daerah yang jatuh pada 2026.

Perilisan dilakukan melalui Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kota Bekasi sebagai penyelenggara lomba desain yang menjaring ratusan karya dari berbagai daerah, bahkan luar negeri.

Logo terpilih merupakan hasil lomba desain yang digelar pada 23 Januari hingga 8 Februari 2026 dan terbuka untuk masyarakat umum, baik nasional maupun internasional.

Berdasarkan data panitia, sebanyak 296 karya masuk dan dinilai oleh dewan juri.

Partisipasi datang dari berbagai wilayah Indonesia, dengan partisipasi terjauh tercatat berasal dari Turki.

Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik Diskominfostandi, Fitrianti Ningsih, menyatakan bahwa tingginya jumlah peserta menunjukkan antusiasme publik terhadap momentum HUT Kota Bekasi.

Pemerintah daerah, kata dia, membuka ruang partisipasi seluas-luasnya agar logo yang terpilih benar-benar mencerminkan semangat dan identitas Kota Bekasi.

Proses seleksi dilakukan melalui dua tahap penjurian.

Tahap pertama berupa kurasi administratif dan penyaringan ratusan karya hingga terpilih empat finalis terbaik.

Empat finalis tersebut berasal dari Provinsi Riau, Kota Tegal Provinsi Jawa Tengah, serta Kabupaten dan Kota Bekasi Provinsi Jawa Barat.

Pada tahap kedua, para finalis mempresentasikan karya mereka secara langsung di hadapan dewan juri.

Mereka memaparkan filosofi desain, konsep visual, serta relevansi logo dengan tema besar HUT ke-29 Kota Bekasi Tahun 2026, yakni “Semakin Keren Pembangunannya, Semakin Nyaman Sejahtera Warganya.”

Pilihan Editor :  TPU Jatisari Ramai Peziarah Jelang Ramadan 1447 Hijriah

Dewan juri terdiri atas tiga profesional yang memiliki kompetensi di bidang desain grafis dan komunikasi visual.

Penilaian dilakukan secara menyeluruh dengan mempertimbangkan aspek orisinalitas, fleksibilitas desain, kekuatan konsep, estetika visual, serta keterwakilan identitas Kota Bekasi.

Selain itu, kesesuaian dengan tema peringatan menjadi salah satu indikator utama.

Berdasarkan hasil penilaian akhir, karya milik Gundi Oktiyasworo asal Kota Bekasi ditetapkan sebagai pemenang.

Ketua Dewan Juri, Teguh P.E., menyatakan bahwa logo tersebut dinilai paling mampu merepresentasikan semangat pembangunan Kota Bekasi yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

“Logo terpilih dinilai paling mampu merepresentasikan semangat kemajuan pembangunan Kota Bekasi yang berkelanjutan, harmonis, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Elemen visual dalam logo mencerminkan dinamika pertumbuhan, kolaborasi, serta identitas lokal yang modern dan progresif,” ujar Teguh.

Proses Penilaian dan Makna Logo

Panitia menegaskan bahwa seluruh proses seleksi berlangsung profesional dan transparan.

Setiap karya yang masuk melalui tahapan administrasi sebelum masuk tahap kurasi.

Dewan juri melakukan penilaian independen untuk memastikan tidak terjadi konflik kepentingan dan seluruh peserta mendapat kesempatan yang sama.

Dalam presentasi final, para peserta memaparkan detail elemen grafis yang digunakan, termasuk pilihan warna, bentuk, dan tipografi.

Dewan juri kemudian melakukan pendalaman terhadap kesesuaian konsep dengan arah pembangunan Kota Bekasi.

Logo karya Gundi Oktiyasworo dinilai memiliki fleksibilitas tinggi untuk diaplikasikan dalam berbagai media, baik cetak maupun digital.

Aspek visual yang dinamis disebut mencerminkan pertumbuhan kota yang pesat, sementara komposisi elemen grafis dianggap merepresentasikan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.

Pilihan Editor :  Sidang PK Kasus Fadilah Azmi: Kuasa Hukum Ungkap Dugaan Kekeliruan Hakim

Tema “Semakin Keren Pembangunannya, Semakin Nyaman Sejahtera Warganya” menjadi pijakan utama dalam perancangan logo.

Tema tersebut menekankan dua aspek utama pembangunan daerah, yakni percepatan infrastruktur dan peningkatan kualitas hidup warga.

Fitrianti Ningsih menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam lomba tersebut.

Ia menilai partisipasi publik menjadi indikator bahwa masyarakat memiliki rasa memiliki terhadap Kota Bekasi.

“Diharapkan logo HUT ke-29 Kota Bekasi Tahun 2026 dapat menjadi simbol pemersatu dan penyemangat seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan Kota Bekasi yang semakin keren pembangunannya, serta semakin nyaman dan sejahtera bagi seluruh warganya,” ujarnya.

Pemerintah Kota Bekasi selanjutnya akan mendistribusikan pedoman penggunaan logo kepada seluruh perangkat daerah, mitra kerja, dan masyarakat.

Logo tersebut akan digunakan dalam berbagai materi promosi, kegiatan seremonial, hingga kampanye publik sepanjang rangkaian HUT ke-29.

Dengan peresmian logo ini, Pemerintah Kota Bekasi berharap peringatan hari jadi tahun 2026 tidak sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan komitmen pembangunan kota yang inklusif dan berkelanjutan.**/red

gensa.club berkomitmen memberikan berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *