Yayasan Insan Mandiri Utama Mulya Gelar Pelatihan Damkar Tingkatkan Kesiapsiagaan Dapur SPPG
BEKASI – Dalam upaya meningkatkan standar keselamatan kerja dan mitigasi bencana, Yayasan Insan Mandiri Utama Mulya menyelenggarakan kegiatan latihan pemadam kebakaran bagi para petugas di Dapur SPPG 7. Kegiatan ini...

BEKASI – Dalam upaya meningkatkan standar keselamatan kerja dan mitigasi bencana, Yayasan Insan Mandiri Utama Mulya menyelenggarakan kegiatan latihan pemadam kebakaran bagi para petugas di Dapur SPPG 7.
Kegiatan ini dilaksanakan di wilayah Kelurahan Jatisari, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, dengan menggandeng tim dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar).
Latihan ini difokuskan pada teknik penanganan api awal di area dapur, penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), serta prosedur evakuasi darurat.
Kehadiran Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang memiliki aktivitas tinggi menjadikannya prioritas utama dalam pelatihan ini.
Ketua Yayasan Insan Mandiri Utama Mulya, Henny, menekankan pentingnya pembekalan keahlian praktis bagi seluruh staf agar operasional tetap aman.
“Kegiatan ini adalah bentuk tanggung jawab kami untuk memastikan seluruh petugas di Dapur SPPG7 memiliki kesiapsiagaan yang mumpuni dalam menghadapi situasi darurat,” ujar Henny.
Serma Ruslan, selaku Babinsa Jatisari yang turut mendampingi kegiatan, memberikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Ia menegaskan bahwa kesiapsiagaan lingkungan kerja adalah kunci keamanan wilayah.
“Kami sangat mendukung langkah proaktif yayasan ini. Sebagai aparat teritorial, kami berharap pelatihan ini dapat meningkatkan kewaspadaan petugas, terutama di area vital seperti dapur SPPG. Keamanan dan keselamatan adalah tanggung jawab bersama agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu oleh risiko bencana,” kata Serma Ruslan.
Para peserta menyambut antusias pelatihan praktis ini. Salah satu petugas mengungkapkan bahwa mereka kini lebih memahami cara kerja alat pemadam.
“Dulu kami hanya tahu teori, sekarang kami belajar cara menggunakan APAR dan kain basah secara benar. Ini membuat kami lebih percaya diri dalam menjaga keamanan di lingkungan kerja,” ungkap salah satu peserta.
Pelatihan ini sejalan dengan standar kesehatan dan keselamatan kerja (K3) untuk mencegah insiden kebakaran di lingkungan publik.**/red











