Wisata Kuliner Kalimalang Ditargetkan Buka April, DPRD Optimistis Jadi Daya Tarik Baru Bekasi
Kota Bekasi – Pemerintah Kota Bekasi menyiapkan kawasan wisata kuliner baru di bantaran Kalimalang yang ditargetkan mulai dibuka pada April 2026.
Melalui pengembangan tersebut, Pemkot Bekasi menargetkan lahirnya ikon wisata baru sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.
Wakil Ketua II DPRD Kota Bekasi Faisal menyampaikan bahwa wisata kuliner Kalimalang mengusung konsep destinasi terpadu, bukan sekadar pusat jajanan.
Ia menegaskan kawasan tersebut dirancang memiliki daya saing tinggi dan berpotensi dikenal secara nasional hingga internasional.
“Kami tidak ingin ini hanya menjadi tempat makan, tetapi destinasi wisata baru yang memiliki nilai jual kuat,” ujar Faisal.
Lebih lanjut, Faisal menilai kawasan wisata ini dapat menciptakan ruang publik yang nyaman bagi masyarakat Kota Bekasi.
Menurutnya, pengelolaan yang tepat akan mendorong peningkatan pendapatan warga dan memperkuat perputaran ekonomi lokal.
Selain itu, Faisal menyoroti peluang pengembangan wisata air sebagai bagian dari konsep wisata kuliner Kalimalang.
Ia menilai integrasi kuliner dan wisata air mampu memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung.
“Pengunjung tidak hanya makan, tetapi juga menikmati suasana dan aktivitas wisata,” tegasnya.
Faisal menyebut konsep tersebut berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kota Bekasi secara berkelanjutan.
Di kawasan tersebut, pengelola akan menghadirkan beragam kuliner khas daerah yang dikelola pelaku usaha lokal.
Pemerintah akan menyeleksi dan membina pedagang untuk menjaga kualitas produk serta keamanan pangan.
Untuk menunjang kenyamanan, pengelola menyiapkan fasilitas parkir, tempat ibadah, toilet layak, dan area bermain anak.
Dengan fasilitas lengkap, wisata kuliner Kalimalang diharapkan menjadi destinasi favorit baru warga Bekasi dan pengunjung luar daerah.







