Senin, 19 Okt 2026
Beranda » BERITA » Warga Pringamba Resah Jalan Rusak, Perbaikan Tertunda karena Anggaran Dialihkan

Warga Pringamba Resah Jalan Rusak, Perbaikan Tertunda karena Anggaran Dialihkan

  • account_circle Nadya
  • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pekalongan – Warga Dusun Pringamba, Desa Klesem, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, resah akibat kondisi jalan desa yang mengalami kerusakan parah. Jalan yang menjadi akses utama dari Desa Klesem menuju Dusun Pringamba ini sudah mengalami kerusakan selama hampir satu tahun tanpa adanya perbaikan dari pemerintah desa.

Berdasarkan pantauan di lokasi, jalan tersebut mengalami berbagai kerusakan, mulai dari lubang-lubang besar, cor beton yang mengelupas, hingga genangan air yang membuat jalan semakin licin dan berbahaya, terutama saat musim hujan.

Kondisi ini menghambat aktivitas warga, termasuk anak-anak sekolah, pedagang, dan warga yang hendak berobat ke fasilitas kesehatan terdekat.

Sejumlah warga mengaku kesulitan melintasi jalan rusak ini. Selain memperlambat mobilitas, kondisi jalan juga kerap menyebabkan kecelakaan bagi para pengendara.

“Sudah hampir satu tahun jalan ini rusak. Lubang-lubangnya parah, kalau musim hujan sering ada yang jatuh. Kami berharap pemerintah desa segera melakukan perbaikan. Kasihan kalau ada ibu hamil yang mau melahirkan, bisa terlambat sampai ke rumah sakit karena kondisi jalan. Anak-anak sekolah juga kesulitan,” kata salah seorang warga Dusun Pringamba.

Selain itu, kondisi jalan yang becek dan tergenang air semakin memperburuk keadaan. Para pengendara terpaksa melaju dengan sangat hati-hati untuk menghindari lubang-lubang besar yang tertutup genangan air.

“Kalau mau ke pasar atau ke dokter, jalannya sangat susah dilalui. Bahkan, belum genap satu tahun setelah diperbaiki, jalan ini sudah ambles dan rusak lagi,” keluh warga lainnya.

Pemdes Akui Keterbatasan Dana

Menanggapi keluhan warga, Kepala Dusun (Kadus) Pringamba, Endri Setiabudi, menyatakan bahwa pihaknya telah berupaya mengusulkan perbaikan jalan kepada pemerintah desa. Namun, keterbatasan anggaran menjadi kendala utama.

“Pemerintah desa sebenarnya berupaya semaksimal mungkin untuk perbaikan jalan. Namun, karena keterbatasan dana, tahun ini kami masih fokus membangun beronjong terlebih dahulu,” ujar Endri.

Pilihan Editor :  TNI Tertibkan Rumah Dinas di Slipi, 12 Unit Dikembalikan untuk Prajurit Aktif

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Desa (Kades) Klesem, Muhamad Winto. Saat ditemui di kantornya, ia mengakui bahwa anggaran desa tahun ini dialokasikan untuk perbaikan lapangan, sehingga perbaikan jalan di Dusun Pringamba belum bisa direalisasikan.

“Iya, memang benar kondisi jalan itu rusak. Kami berupaya melakukan perbaikan, tetapi untuk tahun ini anggaran desa masih dialokasikan untuk perbaikan lapangan terlebih dahulu,” kata Kades Klesem pada Jumat (14/2/2025).

Keberadaan jalan yang baik sangat penting bagi masyarakat, tidak hanya sebagai penghubung antar desa, tetapi juga untuk meningkatkan mobilitas, akses ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.

Jalan yang rusak parah dapat berdampak negatif pada perekonomian warga, terutama bagi mereka yang menggantungkan hidup dari sektor perdagangan dan pertanian.

Selain itu, akses pendidikan dan kesehatan juga ikut terdampak. Para siswa harus berjuang melewati jalan rusak setiap hari untuk berangkat ke sekolah, sementara warga yang membutuhkan layanan medis harus menghabiskan waktu lebih lama di perjalanan akibat kondisi jalan yang buruk.

Harapan Warga untuk Perbaikan Jalan

Warga berharap agar pemerintah desa maupun pemerintah kabupaten segera memberikan solusi konkret terkait perbaikan jalan di Dusun Pringamba.

Mereka mendesak agar perbaikan jalan menjadi prioritas mengingat pentingnya infrastruktur ini bagi kehidupan sehari-hari.

“Kami sangat berharap agar perbaikan jalan ini bisa segera direalisasikan. Jangan sampai ada korban kecelakaan lagi akibat kondisi jalan yang rusak parah,” ujar seorang warga dengan nada penuh harap.

Dengan kondisi ini, warga Dusun Pringamba berharap agar anggaran perbaikan jalan bisa segera dialokasikan dan direalisasikan sebelum kondisi semakin memburuk dan membahayakan keselamatan pengguna jalan. Infrastruktur yang layak merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi demi kesejahteraan masyarakat.**/Somad

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Nadya adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Menarik Dibaca

  • Jelang Kejuaraan Dunia Senam Artistik ke-53, Brimob Polda Metro Jaya Sterilkan Arena Senayan

    Jelang Kejuaraan Dunia Senam Artistik ke-53, Brimob Polda Metro Jaya Sterilkan Arena Senayan

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta — Menjelang perhelatan Artistics Gymnastics World Championship ke-53, suasana pagi di kawasan Indonesia Arena, Senayan, Jakarta Pusat, tampak sibuk namun teratur. Sejumlah personel berseragam biru tua dari Brimob Polda Metro Jaya bergerak cepat dan sigap menyusuri tiap sudut arena. Mereka bukan sedang berlatih, melainkan melaksanakan sterilisasi penuh demi memastikan keamanan ajang olahraga dunia itu, […]

  • Teror Penagihan Warnai Kredit Macet, Debitur Bekasi Pilih Jalur Advokasi

    Teror Penagihan Warnai Kredit Macet, Debitur Bekasi Pilih Jalur Advokasi

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Kontributor
    • 0Komentar

    “Jangan panik, tapi jangan juga abai. Segera cari pendampingan hukum atau konsultasi jika ada tekanan yang dirasa tidak wajar,”

  • Bakso Mas Hitam Inspirasi UMKM

    Bakso Mas Hitam Inspirasi UMKM

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Kota Bekasi – Usaha Bakso Mas Hitam di Jatiasih menunjukkan ketekunan UMKM yang mampu bertahan menghadapi perubahan zaman dan dinamika ekonomi. Mulyono merintis usaha bakso sejak awal 1980-an dan terus menjaga konsistensi kualitas hingga usahanya tetap bertahan sampai sekarang. Pada awalnya, Mulyono berjualan bakso keliling menggunakan gerobak dorong di kawasan Jatiasih yang saat itu masih […]

  • Batalyon B Pelopor Satbrimob dan Warga Gotong Royong Bersihkan Cipinang

    Batalyon B Pelopor Satbrimob dan Warga Gotong Royong Bersihkan Cipinang

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta Timur – Batalyon B Pelopor Korps Brimob Polda Metro Jaya bersama pemerintah kelurahan dan warga menggelar karya bakti bersih lingkungan di RW 10, Jumat, 13/02/2026. Kegiatan ini memperkuat Gerakan Indonesia ASRI yang Presiden Prabowo Subianto canangkan melalui Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026. Peserta segera membersihkan sungai, saluran air, serta area permukiman dari sampah […]

  • Ketum Dharma Pertiwi Pimpin Bakti Sosial di Bekasi, Salurkan 1.000 Paket Bantuan

    Ketum Dharma Pertiwi Pimpin Bakti Sosial di Bekasi, Salurkan 1.000 Paket Bantuan

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Bekasi – Ketua Umum Dharma Pertiwi Ny. Evi Agus Subiyanto memimpin bakti sosial di Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Rabu, 8 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian Apel Bersama Wanita TNI dan peringatan HUT ke-62 Dharma Pertiwi Tahun 2026. Panitia mengusung tema penguatan sinergitas Wanita TNI dan Dharma Pertiwi melalui kegiatan sosial dan lingkungan berkelanjutan. Acara berlangsung […]

  • Warga Kelanungin Senang Terima Pengobatan Gratis Satgas Habema

    Warga Kelanungin Senang Terima Pengobatan Gratis Satgas Habema

    • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2024
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    Sambil melaksanakan pengobatan, Personel Kesehatan Pos Gome juga mengajak komunikasi serta interaksi dengan Desmira dan keluarga

expand_less