Tadarus Ramadan Perkuat Mental Spiritual Personel Brimob

Jakarta – Ramadan menghadirkan nuansa khusyuk di Markas Komando Satuan Korps Brigade Mobil Polda Metro Jaya saat personel menggelar tadarus Al-Qur’an bersama. Sejak awal kegiatan, para personel berkumpul di Ruang...

-AA+

Jakarta – Ramadan menghadirkan nuansa khusyuk di Markas Komando Satuan Korps Brigade Mobil Polda Metro Jaya saat personel menggelar tadarus Al-Qur’an bersama.

Sejak awal kegiatan, para personel berkumpul di Ruang Rapat Cagar Budaya Makosat Brimob lalu mengawali rangkaian ibadah dengan lantunan Asmaul Husna.

Selanjutnya, para personel membaca ayat suci Al-Qur’an secara bergantian sambil memperdalam makna setiap ayat dengan suasana penuh kekhusyukan.

Bacaan tadarus bergerak dari Surah Al-Ahzab ayat 31 hingga Surah Yasin ayat 27 dalam rangka mengejar target khataman Juz 22.

Selain memperkuat ibadah, kegiatan ini juga menumbuhkan kedisiplinan spiritual sekaligus mempererat kebersamaan antaranggota selama bulan suci Ramadan.

Advertisement

Komandan Satuan Brimob Henik Maryanto menekankan pentingnya pembinaan rohani bagi seluruh personel.

“Kami ingin menjaga keseimbangan mental dan spiritual personel melalui kegiatan keagamaan seperti tadarus,” ujar Henik.

Ia juga menegaskan bahwa kekuatan moral menjadi fondasi penting dalam menjalankan tugas kepolisian di tengah masyarakat.

Menurutnya, nilai Al-Qur’an menumbuhkan kejujuran, tanggung jawab, serta integritas yang harus melekat pada setiap anggota Brimob.

“Personel harus membawa nilai-nilai tersebut dalam setiap pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Setelah rangkaian bacaan selesai, seluruh personel menutup kegiatan dengan doa bersama penuh harap dan kekhusyukan.

Melalui pembinaan rohani tersebut, jajaran Brimob terus memperkuat karakter personel agar tetap humanis, profesional, dan tangguh menghadapi berbagai tugas keamanan.

Pilihan Editor :  Danlanal Dumai Tegaskan Pembinaan Karakter Kadet
gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti