Satgas Karhutla TNI Kawal Bantuan Korporasi untuk Desa Terdampak di Melawi
- account_circle Sapto Handoko
- calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
- print Cetak

Melawi – Satgas Karhutla TNI Wilayah Melawi mengawal penyaluran bantuan korporasi kepada desa-desa terdampak kebakaran hutan dan lahan.
Pengawalan berlangsung di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, Rabu (16/9/2026), sebagai tindak lanjut kesepakatan masyarakat dan korporasi.
Satgas Karhutla TNI sebelumnya memediasi masyarakat dengan pihak korporasi untuk menyepakati dukungan penanggulangan Karhutla.
Berdasarkan kesepakatan tersebut, korporasi menyalurkan bantuan kepada masyarakat di 11 kecamatan Kabupaten Melawi.
Penyerahan simbolis berlangsung di Kecamatan Belimbing dengan sejumlah peralatan untuk mendukung kesiapsiagaan dan penanganan Karhutla.
Bantuan tersebut mencakup mesin pompa air, obat-obatan, masker, serta perlengkapan pemadam api lainnya.
Selanjutnya, masing-masing kecamatan akan mendistribusikan bantuan tersebut kepada desa-desa yang terdampak langsung Karhutla.
Wakatim Satgas Karhutla TNI Wilayah Melawi Brigjen TNI (Mar) Tri Haryanto mengapresiasi korporasi yang menindaklanjuti kesepakatan bersama masyarakat.
“Kami mengapresiasi pihak korporasi yang telah menindaklanjuti hasil kesepakatan bersama masyarakat,” ujar Tri Haryanto.
Ia juga meminta desa penerima menjaga peralatan agar tetap berfungsi ketika masyarakat membutuhkannya.
“Peralatan pemadam yang telah diberikan agar dirawat dan digunakan sebaik-baiknya,” katanya.
Menurut Tri, peralatan tersebut dapat memperkuat kesiapsiagaan sekaligus mendukung penanganan Karhutla di setiap wilayah desa.
Bantuan Didorong Tepat Sasaran
Penyaluran bantuan tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan merupakan hasil proses mediasi antara masyarakat dan korporasi.
Satgas Karhutla TNI Wilayah Melawi menjalankan fungsi pengawalan agar hasil kesepakatan dapat terealisasi di lapangan.
Keterlibatan Satgas juga memperkuat koordinasi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan pihak korporasi dalam menghadapi ancaman Karhutla.
Melalui distribusi bertahap, bantuan dari korporasi dapat menjangkau desa-desa yang mengalami dampak langsung kebakaran.
Kebutuhan peralatan pemadam menjadi penting bagi desa yang berada di wilayah rawan, terutama ketika potensi Karhutla kembali meningkat.
Karena itu, pemanfaatan dan perawatan peralatan menjadi tanggung jawab penting desa penerima setelah bantuan tiba.
Selain mendukung penanganan kebakaran, keberadaan pompa air dan perlengkapan pemadam dapat memperkuat kesiapan masyarakat menghadapi potensi Karhutla.
Sementara itu, obat-obatan dan masker mendukung kebutuhan masyarakat ketika aktivitas penanganan kebakaran berlangsung.
TNI menyatakan akan terus memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah, masyarakat, dan korporasi dalam menghadapi Karhutla.
Sinergi tersebut mencakup upaya pencegahan, kesiapsiagaan, hingga penanggulangan ketika kebakaran terjadi di wilayah Kabupaten Melawi.
Pengawalan distribusi bantuan menjadi salah satu bentuk dukungan TNI dalam memastikan bantuan masyarakat dapat dimanfaatkan secara optimal.
Langkah tersebut sekaligus memperkuat koordinasi lintas pihak dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Dengan dukungan peralatan dan keterlibatan berbagai pihak, desa-desa penerima diharapkan memiliki kesiapsiagaan lebih baik menghadapi potensi Karhutla.
Satgas Karhutla TNI Wilayah Melawi juga mendorong masyarakat menggunakan bantuan sesuai kebutuhan penanggulangan kebakaran di wilayah masing-masing.
Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen TNI memperkuat ketahanan masyarakat terhadap ancaman Karhutla di Kabupaten Melawi.
📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Ditulis oleh: Sapto Handoko
Sapto Handoko adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

