Patroli Antitawuran Brimob Batalyon C Pelopor Bubarkan Pemuda Nongkrong di Tangsel
Tangerang – Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya menggelar patroli antitawuran secara intensif pada Rabu dini hari, 1 April 2026, di wilayah Tangerang Selatan dan Tangerang Kota dengan...

Tangerang – Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya menggelar patroli antitawuran secara intensif pada Rabu dini hari, 1 April 2026, di wilayah Tangerang Selatan dan Tangerang Kota dengan menyasar titik rawan seperti Jalan Ki Hajar Dewantara dan Jalan Tegal Rotan Raya guna mencegah potensi konflik remaja serta kejahatan jalanan.
Personel Brimob bergerak menyisir ruas jalan yang selama ini kerap menjadi lokasi berkumpulnya kelompok pemuda pada malam hingga dini hari.
Mereka memantau situasi lingkungan, mengidentifikasi potensi kerawanan, serta mengawasi aktivitas masyarakat secara langsung di lapangan.
Selain itu, petugas juga melakukan pendekatan kepada kelompok yang masih bertahan di pinggir jalan.
Dalam patroli tersebut, petugas menemukan sekelompok pemuda yang masih nongkrong pada jam rawan.
Aparat kemudian melakukan pemeriksaan secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada senjata tajam maupun barang berbahaya lainnya.
Setelah itu, petugas memberikan imbauan secara tegas namun humanis agar para pemuda segera membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pencegahan yang terus diperkuat.
Dalam patroli sebelumnya, aparat kerap menemukan indikasi kelompok yang berpotensi terlibat tawuran.
Oleh karena itu, Brimob meningkatkan intensitas patroli guna menekan potensi gangguan sejak dini sekaligus menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Henik Maryanto, menegaskan bahwa patroli rutin menjadi instrumen utama dalam mengantisipasi gangguan kamtibmas.
Ia juga mengarahkan personel untuk mengedepankan keseimbangan antara tindakan tegas dan pendekatan persuasif.
“Kami mencegah potensi tawuran sejak dini dan memastikan personel bertindak tegas serta humanis untuk menjaga keamanan lingkungan tetap kondusif.”
Selanjutnya, petugas juga membangun komunikasi aktif dengan masyarakat sekitar.
Mereka mengingatkan warga, khususnya remaja, agar tidak beraktivitas hingga larut malam tanpa kepentingan jelas.
Imbauan ini bertujuan meningkatkan kesadaran kolektif serta mencegah keterlibatan dalam aktivitas yang berpotensi melanggar hukum.
Patroli yang berlangsung hingga menjelang subuh berjalan lancar tanpa gangguan menonjol.
Aparat mencatat situasi di wilayah Tangerang Selatan dan Tangerang Kota tetap aman dan terkendali.
Kehadiran personel di lapangan memberikan rasa aman sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.
Di sisi lain, kepolisian mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan.
Warga diminta segera melaporkan aktivitas mencurigakan agar aparat dapat merespons secara cepat dan tepat.













