Panglima TNI Ziarah ke Makam Soeharto dan Jenderal Soedirman
- account_circle Sapto Handoko
- calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Karanganyar – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto berziarah ke makam Presiden RI ke-2 Jenderal Besar TNI (Purn) Soeharto di Astana Giribangun.
Ziarah tersebut berlangsung di Karanganyar, Jawa Tengah, Selasa (22/9/2026), sebagai rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI Tahun 2026.
Setelah dari Astana Giribangun, Panglima TNI melanjutkan ziarah ke makam Panglima Besar Jenderal Soedirman di Yogyakarta.
Rangkaian ziarah tersebut menjadi bagian dari penghormatan TNI terhadap para pendahulu yang memiliki peran dalam perjalanan sejarah bangsa.
Panglima TNI mengenang perjuangan dan keteladanan tokoh-tokoh tersebut melalui momentum peringatan hari jadi TNI.
Kegiatan itu sekaligus mengingatkan prajurit mengenai nilai perjuangan yang menjadi bagian dari sejarah perjalanan Tentara Nasional Indonesia.
Mengenang Perjuangan Pendahulu TNI
Jenderal Soedirman merupakan Panglima Besar yang memimpin perjuangan bersenjata dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Sementara itu, Jenderal Besar TNI (Purn) Soeharto pernah memimpin TNI dan kemudian menjadi Presiden Republik Indonesia kedua.
Ziarah ke kedua makam tersebut mempertemukan dua bagian penting dalam sejarah perjalanan TNI dan Republik Indonesia.
Melalui kegiatan tersebut, TNI menempatkan penghormatan terhadap pendahulu sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81.
Momentum itu juga menjadi pengingat bagi prajurit untuk meneruskan nilai pengabdian yang diwariskan para pendahulu.
Semangat perjuangan tersebut menjadi landasan moral bagi prajurit dalam menjalankan tugas sesuai tanggung jawabnya kepada bangsa dan negara.
Karena itu, peringatan HUT ke-81 TNI tidak hanya menjadi momentum seremonial, tetapi juga ruang untuk merefleksikan perjalanan pengabdian TNI.
Panglima TNI mengajak seluruh prajurit berpegang pada nilai patriotisme, pengabdian, dan kesetiaan kepada bangsa dan negara.
Nilai tersebut menjadi bagian dari tekad TNI dalam menjalankan tugas menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Selain itu, TNI terus menempatkan keselamatan bangsa sebagai bagian dari tanggung jawab dalam melaksanakan tugas pertahanan negara.
Ziarah tersebut juga memperkuat pesan mengenai pentingnya kesinambungan antara perjuangan generasi terdahulu dan pengabdian prajurit saat ini.
Dengan mengenang jasa para pendahulu, prajurit diharapkan terus menjaga semangat pengabdian dalam menghadapi berbagai tantangan tugas.
Rangkaian ziarah di Karanganyar dan Yogyakarta akhirnya menjadi bagian dari refleksi sejarah dalam menyambut HUT ke-81 TNI.
Momentum tersebut menegaskan kembali komitmen TNI untuk menjaga keutuhan, kedaulatan, serta keselamatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Ditulis oleh: Sapto Handoko
Sapto Handoko adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

