Selasa, 20 Okt 2026
Beranda » BERITA » Korban Tewas Akibat Mpox di Afrika Meningkat, Kini Capai 1.200 Jiwa

Korban Tewas Akibat Mpox di Afrika Meningkat, Kini Capai 1.200 Jiwa

  • account_circle Redaktur
  • calendar_month Minggu, 8 Des 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Addis Ababa – Jumlah korban tewas akibat wabah mpox di Afrika terus meningkat. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Afrika (CDC Afrika) melaporkan bahwa hingga kini angka kematian mencapai 1.200 jiwa, dengan total kasus sepanjang tahun 2024 mencapai 62.171.

Seperti dilansir dari laman antaranews.com. Dalam konferensi pers daring yang digelar Kamis malam (5/12), Direktur Jenderal CDC Afrika, Jean Kaseya, menyampaikan bahwa wabah ini telah menyebar ke 20 negara di Afrika. Dari total kasus yang dilaporkan, 13.579 di antaranya telah terkonfirmasi secara laboratorium.

“Pada pekan lalu saja, Afrika melaporkan 2.708 kasus baru, termasuk 565 kasus terkonfirmasi dan 36 kematian. Ini menunjukkan bahwa mpox adalah salah satu wabah terbesar setelah pandemi COVID-19,” ujar Kaseya.

Kaseya mengungkapkan bahwa jumlah kasus mpox sepanjang tahun 2024 mengalami peningkatan hingga 716 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Jika tren ini terus berlanjut, angka peningkatan diperkirakan akan melebihi 800 persen pada akhir Desember.

“Lonjakan ini menjadi tantangan besar bagi sistem kesehatan di Afrika. Mpox bukan hanya masalah nasional, tetapi telah menjadi ancaman kontinen,” tambahnya.

Lebih lanjut, Kaseya menjelaskan bahwa wabah mpox kali ini lebih kompleks karena melibatkan kombinasi empat galur (strain) virus yang berbeda.

“Kombinasi strain ini menyulitkan pengendalian wabah karena memerlukan pendekatan yang lebih terarah,” jelasnya.

Mpox, yang sebelumnya dikenal sebagai cacar monyet (monkeypox), pertama kali terdeteksi pada monyet laboratorium pada 1958. Penyakit ini disebabkan oleh virus yang ditularkan melalui cairan tubuh, percikan saluran pernapasan, atau benda yang terkontaminasi.

Gejala umum mpox meliputi demam, ruam kulit, dan pembengkakan kelenjar getah bening. Meski biasanya tidak mematikan, wabah kali ini menunjukkan tingkat keparahan yang lebih tinggi.

Pilihan Editor :  Kapolri Pastikan Siap Amankan dan Kawal Rute Pelantikan Presiden

CDC Afrika telah menetapkan wabah mpox sebagai Darurat Kesehatan Masyarakat yang Mengancam Keamanan Benua (Public Health Emergency of Continental Security/PHECS) sejak Agustus 2024. Langkah ini diikuti oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang menyatakan mpox sebagai Darurat Kesehatan Masyarakat yang Menjadi Perhatian Internasional (Public Health Emergency of International Concern/PHEIC), level tertinggi peringatan kesehatan global.

Wabah mpox ini mengungkapkan tantangan mendalam dalam sistem kesehatan Afrika. Banyak negara masih kekurangan infrastruktur medis yang memadai untuk menangani wabah penyakit menular. Selain itu, akses terbatas terhadap vaksin dan pengobatan membuat upaya pengendalian semakin sulit.

“Situasi ini memerlukan kolaborasi internasional, termasuk dukungan dalam bentuk dana, tenaga medis, dan distribusi vaksin,” tegas Kaseya.

CDC Afrika bersama pemerintah di negara-negara terdampak terus memperkuat langkah pengendalian wabah. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan protokol kesehatan, menghindari kontak fisik dengan pasien mpox, dan segera melaporkan gejala yang mencurigakan.

Mpox kini bukan hanya menjadi ancaman bagi Afrika, tetapi juga berpotensi menyebar ke wilayah lain jika tidak ditangani dengan serius. Kolaborasi antara negara-negara Afrika dan dunia internasional sangat penting untuk mencegah dampak yang lebih luas.

(red/*)

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Redaktur Gensa Media Indonesia bertanggung jawab mengelola, menyunting, dan memastikan setiap berita memenuhi standar jurnalistik, akurasi, keberimbangan, independensi, serta Kode Etik Jurnalistik sebelum dipublikasikan kepada masyarakat.

Menarik Dibaca

  • Brimob Batalyon C Pelopor Layani Aksi Damai di Kantor Nike dan Adidas Jakarta Selatan

    Brimob Batalyon C Pelopor Layani Aksi Damai di Kantor Nike dan Adidas Jakarta Selatan

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya melayani penyampaian aspirasi masyarakat di Kantor Nike & Adidas, Jakarta Selatan, Rabu 21 Januari 2026. Kompol Tabrani memimpin langsung kegiatan dan mengarahkan seluruh personel mengedepankan pendekatan humanis serta profesional. Sejak awal, jajaran Brimob menata pola pelayanan, membangun komunikasi, dan menjaga suasana tetap sejuk. Personel Brimob […]

  • PalmCo Apresiasi 3.856 Karyawan pada Momentum HUT ke-81 RI

    PalmCo Apresiasi 3.856 Karyawan pada Momentum HUT ke-81 RI

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta, 27 Agustus 2026 – PTPN IV PalmCo memberikan penghargaan masa kerja kepada 3.856 karyawan di seluruh wilayah operasional Indonesia. Perusahaan menggelar apresiasi Yubileum tersebut bertepatan dengan rangkaian peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia sepanjang Agustus 2026. Penghargaan itu mencakup masa pengabdian 20, 25, 30, hingga 35 tahun bagi karyawan yang memenuhi ketentuan perusahaan. Kelompok pengabdian […]

  • Advokat Kondang Angkat Bicara Terkait Kasus Penahanan Guru Honorer di Konawe

    Advokat Kondang Angkat Bicara Terkait Kasus Penahanan Guru Honorer di Konawe

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    KOTA BEKASI – Viral kasus Ibu Supriyani, S.Pd , guru honorer SDN 4 Baito, Desa Wonua Raya, Kecamatan Baito, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, berurusan dengan hukum atas tuduhan penganiayaan terhadap anak muridnya. Ibu Supriyani, S.Pd, yang saat ini masih berstatus guru honorer dan tengah dalam proses pemberkasan P3K, ditahan setelah dituduh melakukan kekerasan terhadap […]

  • Festival Pop Singer Sumedang Siap Menggebrak Agustus Ini

    Festival Pop Singer Sumedang Siap Menggebrak Agustus Ini

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Ujang Sunarya
    • 0Komentar

    Sumedang – Festival Pop Singer tingkat Kabupaten Sumedang bakal digelar pada 23–24 Agustus 2025 oleh Himpunan Artis Penyanyi dan Musisi Indonesia (HAPMI) Sumedang. Menjelang acara, HAPMI melakukan audensi dengan Wakil Bupati Fajar Aldila di Ruang Rapat Wabup Sumedang, Kamis (14/08/2025). “Semoga Festival Pop Singer dapat berjalan lancar dan sukses. Para juara nantinya akan menjadi wakil […]

  • Sinergi TNI-Polri Tanam Mangrove Jaga Pesisir Bengkulu Tengah

    Sinergi TNI-Polri Tanam Mangrove Jaga Pesisir Bengkulu Tengah

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    TNI AL, Bengkulu – Posbinpotmar Benteng Lanal Bengkulu bersama Koramil dan Polsek Pondok Kelapa menanam mangrove di Muara Sungai Lemau, Bengkulu Tengah, Rabu (4/2/2026). Personel gabungan menanam 100 bibit sebagai langkah awal memperkuat garis pantai sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Selain itu, kegiatan ini memperlihatkan sinergi kuat TNI dan Polri dalam merawat lingkungan serta menumbuhkan […]

  • Pangkalan TNI AL Bandung Peringati Maulid Nabi

    Pangkalan TNI AL Bandung Peringati Maulid Nabi

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Bandung – Suasana penuh syukur dan kebersamaan menyelimuti Aula Markas Komando Lanal Bandung, Kamis (18/9/2025). Seluruh prajurit, Pegawai Negeri Sipil, dan keluarga besar Pangkalan TNI Angkatan Laut Bandung berkumpul untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025 M. Komandan Lanal Bandung, Kolonel Laut (P) Erfan Indra Darmawan, S.E., M.Tr.Hanla., M.M., CIQaR., memimpin langsung kegiatan yang […]

expand_less