Korban Longsor Sumedang Ditemukan, Pencarian Intensif Libatkan Tim Gabungan

Sumedang, 9 April 2026 – Tim gabungan menemukan korban longsor di Dusun Ciranggon, Desa Mekarahayu, Kecamatan Sumedang Selatan, setelah pencarian intensif sejak pagi hingga siang hari. Peristiwa longsor terjadi pada...

-AA+
comment 2 Created with Sketch Beta. 0 Komentar

Sumedang, 9 April 2026 – Tim gabungan menemukan korban longsor di Dusun Ciranggon, Desa Mekarahayu, Kecamatan Sumedang Selatan, setelah pencarian intensif sejak pagi hingga siang hari.

Peristiwa longsor terjadi pada Rabu, 8 April 2026, sekitar pukul 18.00 WIB akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Sumedang.

Tim gabungan memulai evakuasi sejak Kamis pukul 07.00 WIB dengan melibatkan TNI, Polri, BPBD, Basarnas, Damkar, relawan, dan warga setempat.

Petugas langsung membuka akses jalan yang tertutup material longsor agar proses pencarian korban dapat berjalan lebih efektif dan terarah.

Selain itu, tim mengerahkan tiga unit alat alkon untuk menyemprot lumpur serta menggunakan cangkul guna mempercepat proses evakuasi.

Selanjutnya, tim menyisir area terdampak secara bertahap dengan fokus pada titik yang diduga menjadi lokasi korban tertimbun.

Sekitar pukul 14.39 WIB, tim berhasil menemukan korban bernama Pepen setelah melakukan pencarian selama lebih dari tujuh jam.

Petugas kesehatan dari Puskesmas

Sumedang Selatan segera melakukan pemeriksaan awal sebelum proses identifikasi dilakukan oleh tim Inafis Polres Sumedang.

Setelah seluruh tahapan selesai, petugas menyerahkan jenazah korban kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di TPU Ciranggon.

Sinergi Lintas Sektor Percepat Penanganan

Kapolsek Sumedang Selatan AKP Sukardi, S.Sos. menegaskan bahwa seluruh unsur bergerak cepat dalam merespons bencana tersebut.

“Sinergi antarinstansi menjadi kunci utama sehingga pencarian korban dapat berjalan efektif dan membuahkan hasil,” ujar Sukardi di lokasi.

Ia menjelaskan bahwa koordinasi intensif dilakukan sejak awal kejadian untuk memastikan setiap tim bekerja sesuai peran masing-masing.

Pilihan Editor :  Serikat Pemuda Apresiasi Kepemimpinan Irjen Pol Asep, Kinerja Polri Semakin Presisi

Selain itu, aparat juga mengatur jalur evakuasi guna menjaga keselamatan personel yang bekerja di tengah kondisi tanah yang labil.

Tim gabungan terus memantau potensi longsor susulan selama proses evakuasi berlangsung di area rawan tersebut.

Di sisi lain, pemerintah daerah turut mendukung logistik serta kebutuhan operasional agar pencarian tidak terhambat.

Sukardi kemudian mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, terutama saat curah hujan tinggi.

“Kami meminta masyarakat segera melapor jika menemukan tanda pergerakan tanah di lingkungan sekitar,” tegasnya.

Lebih lanjut, aparat terus melakukan edukasi kebencanaan kepada warga guna meminimalkan risiko korban pada kejadian serupa.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi mitigasi yang menekankan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana alam.

Dengan ditemukannya korban, tim gabungan mengakhiri proses pencarian dan memastikan situasi di lokasi tetap aman dan terkendali.

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *