Selasa, 20 Okt 2026
Beranda » BERITA » Ketua BERANI DKI Jakarta Rinto Langitan ,S.Th, Kecam Intoleransi terhadap Pelajar Kristen

Ketua BERANI DKI Jakarta Rinto Langitan ,S.Th, Kecam Intoleransi terhadap Pelajar Kristen

  • account_circle Sapto Handoko
  • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Ketua Badan Persaudaraan Antar Iman (BERANI) DKI Jakarta menyampaikan penyesalan mendalam atas insiden pembubaran paksa dan perusakan retret pelajar Kristen di Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat, pada Jumat (27/6).

Ia juga mengapresiasi langkah cepat Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang telah menetapkan tujuh tersangka dalam kasus tersebut .

Penyesalan atas Trauma yang Dialami Pelajar
Dalam pernyataannya, Ketua BERANI DKI menegaskan bahwa peristiwa ini tidak hanya melukai korban secara fisik dan materiil, tetapi juga meninggalkan trauma psikologis, terutama bagi anak-anak yang menjadi peserta retret.

“Kami sangat menyesalkan tindakan intoleransi yang terjadi di Cidahu. Bagaimana mungkin anak-anak yang sedang belajar nilai-nilai spiritual justru menjadi korban kekerasan? Ini bertentangan dengan semangat kebhinekaan yang seharusnya dijunjung tinggi di Indonesia,” ujarnya.

Ia juga menyoroti laporan bahwa peserta retret—yang sebagian besar berusia 10-14 tahun—dipaksa keluar di tengah aksi pengrusakan, bahkan menghadapi lemparan batu dan ancaman fisik .

Apresiasi atas Respons Cepat Polri
Ketua BERANI DKI memberikan apresiasi tinggi kepada Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Setiawan dan jajarannya yang telah menetapkan tujuh tersangka hanya dalam hitungan hari setelah kejadian.

Langkah ini dinilai sebagai bentuk komitmen Polri dalam menegakkan hukum dan melindungi kebebasan beragama .

“Kami berterima kasih kepada Polri yang bertindak tegas. Penetapan tersangka ini membuktikan bahwa negara hadir untuk melindungi semua warga, tanpa terkecuali,” tegasnya.

Kritik terhadap Implementasi Toleransi yang Belum Merata
Meski mengapresiasi penegakan hukum, Ketua BERANI DKI menyayangkan fakta bahwa nilai-nilai toleransi dan kerukunan yang sering digaungkan oleh pemimpin, termasuk Gubernur Jawa Barat, belum sepenuhnya terinternalisasi di tingkat akar rumput.

“Kita sering mendengar pidato tentang kebhinekaan dan persatuan, tetapi realitanya, masih ada masyarakat yang merasa berhak membubarkan kegiatan keagamaan orang lain. Ini menunjukkan bahwa toleransi belum benar-benar hidup dalam praktik sehari-hari,” ujarnya .

Pilihan Editor :  Herindra Dorong UU Spionase dan Intervensi Asing Hadapi Ancaman Geopolitik

Ia menambahkan, insiden di Cidahu adalah alarm darurat bahwa pendidikan multikultural dan sosialisasi tentang hak konstitusional warga negara—seperti kebebasan beribadah—masih harus ditingkatkan, terutama di daerah pedesaan .

Seruan untuk Kolaborasi Antarumat Beragama
Sebagai organisasi yang fokus pada dialog antaragama, BERANI DKI mendorong pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan lembaga keagamaan untuk lebih aktif membangun komunikasi lintas iman guna mencegah konflik serupa di masa depan.

“Kami mengajak semua pihak, termasuk Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), untuk memperkuat sosialisasi tentang hidup berdampingan secara damai. Tidak boleh lagi ada kekerasan yang mengatasnamakan agama atau kebenaran sepihak, tegasnya .

Dukungan untuk Pemulihan Korban
BERANI DKI juga mendesak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) serta Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk memberikan pendampingan psikologis bagi korban, khususnya anak-anak yang mengalami trauma .
Kami mendukung upaya Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang memberikan bantuan perbaikan rumah senilai Rp100 juta. Namun, pemulihan mental korban juga harus menjadi prioritas, tambahnya .

Toleransi Harus Jadi Praktik Nyata
Ketua BERANI DKI menegaskan bahwa Indonesia tidak akan menjadi bangsa yang besar jika masih ada warga yang merasa terancam hanya karena menjalankan ibadahnya.

“Kami berharap insiden ini menjadi refleksi bersama. Toleransi bukan sekadar slogan, tapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata, dari tingkat tertinggi hingga lapisan masyarakat paling bawah,” pungkanya.

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Sapto Handoko adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Menarik Dibaca

  • Remaja 15 Tahun Hilang di Florida, Amber Alert Diterbitkan

    Remaja 15 Tahun Hilang di Florida, Amber Alert Diterbitkan

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Kontributor
    • 0Komentar

    “Upaya pencarian terus dilakukan secara intensif oleh aparat setempat, termasuk koordinasi dengan lembaga penegak hukum di wilayah lain”

  • Koramil 01/Tangerang Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Lewat Program On The Spot

    Koramil 01/Tangerang Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Lewat Program On The Spot

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Kota Tangerang – Koramil 01/Tangerang, Kodim 0506/Tangerang, menyalurkan bantuan paket sembako kepada 20 warga melalui Program On The Spot Kodim 0506/Tangerang di KWT Cempaka Wangi, Gang H. Imsar, RT 02/RW 01, Kelurahan Nambo Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Rabu (8/7/2026). Kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari komitmen TNI Angkatan Darat untuk hadir di tengah masyarakat […]

  • Dewan Pers Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik Masuk dalam Revisi UU Hak Cipta

    Dewan Pers Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik Masuk dalam Revisi UU Hak Cipta

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta — Dewan Pers secara resmi menyampaikan Usulan Pandangan dan Pendapat terhadap perubahan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, sebagai bagian dari proses revisi yang kini tengah dibahas di DPR RI. Dalam usulan tersebut, Dewan Pers menegaskan pentingnya penguatan perlindungan hukum terhadap karya jurnalistik, baik dari sisi hak ekonomi maupun moral pencipta. Ketua […]

  • Brimob Metro Jaya Bersihkan Bantaran Kali Senen

    Brimob Metro Jaya Bersihkan Bantaran Kali Senen

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Satuan Brimob Polda Metro Jaya menggelar kegiatan Jaga Jakarta Bersih di Jalan Prapatan RT 001 RW 005 Kecamatan Senen, Minggu pagi, 08/02/2026. Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB sebagai tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026. Sejak awal kegiatan, personel Brimob bergerak cepat menyasar bantaran kali yang […]

  • Kesabaran Rakyat Indonesia, Dari Sarkasme Gus Dur hingga Amnesia Post-Kolonial

    Kesabaran Rakyat Indonesia, Dari Sarkasme Gus Dur hingga Amnesia Post-Kolonial

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Oleh: Novita Sari Yahya Gus Dur pernah melontarkan guyonan soal mumi di Giza. Tentara asing pusing menebak usianya, sementara orang Indonesia enteng saja: “Tanya langsung.” Sekilas terdengar konyol, tapi justru di situlah ironi bangsa ini: menghadapi masalah pelik seringkali bukan dengan aksi, melainkan dengan tawa. Indonesia bangga dengan 1.340 suku bangsa, ratusan bahasa, ribuan tradisi. […]

  • Panglima TNI Lantik 734 Perwira Karier, Tekankan Integritas dan Profesionalisme

    Panglima TNI Lantik 734 Perwira Karier, Tekankan Integritas dan Profesionalisme

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta Timur – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto melantik 734 Perwira Prajurit Karier (Pa PK) TNI Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Prima, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (27/7/2026). Momentum tersebut menandai lahirnya perwira baru dari tiga matra sekaligus mempertegas komitmen TNI membangun sumber daya manusia yang profesional, adaptif, modern, serta berintegritas dalam menghadapi […]

expand_less