Jalan Ditutup, Pelaku Usaha Diduga Alami Kerugian Hingga Jutaan Rupiah
- account_circle Sapto Handoko
- calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bekasi – Warga RT/RW 02/01 Pekayon Jaya menyayangkan penutupan jalan di lokasi pembangunan jembatan Kemang Pratama tanpa sosialisasi langsung, Kamis, 26/02/2026.
Spanduk pemberitahuan memang terpasang, namun banyak warga dan pelaku usaha mengaku tidak menerima penjelasan sebelumnya.
Dani, 59 tahun, yang bekerja di Bill Mobil, langsung meluapkan kekecewaannya kepada awak media.
“Seharusnya kasih tahu dulu, ini mau Lebaran, kami yang punya keluarga bagaimana?” cetus Dani.
Rekannya bahkan berseloroh sambil tertawa, lalu menyebut nama Dedi Mulyadi.
“Harus lapor ke Kang Dedi Mulyadi,” ujarnya ringan namun penuh sindiran.
Penutupan jalan itu juga memukul usaha toko kelontong milik Ami dan bengkel motor milik Fadli.
Ami mengaku mengetahui penutupan justru dari orang lain, bukan dari pihak proyek.
“Kita tidak tahu mulai kapan sampai kapan, tiba-tiba saja ditutup,” ucapnya.
Fadli kemudian menghitung potensi kerugian selama sembilan hari penutupan akses jalan tersebut.
“Kalau saya total, bisa rugi sekitar sembilan juta rupiah,” katanya tegas.
Pengemudi ojek online pun menggerutu ketika harus memutar arah akibat barikade penutup jalan.
Beberapa pengendara bahkan mencoba menerobos, sementara petugas kewalahan menghalau mereka.
Hingga kini, petugas perhubungan dan pekerja proyek belum memberikan penjelasan resmi kepada warga terdampak.
📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Ditulis oleh: Sapto Handoko
Sapto Handoko adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

