Rabu, 28 Okt 2026
Gensa Media Indonesia » BERITA » Dijanjikan Gaji Rp9 Juta, Tiga Remaja Tangsel Diduga Jadi Korban TPPO

Dijanjikan Gaji Rp9 Juta, Tiga Remaja Tangsel Diduga Jadi Korban TPPO

  • account_circle Kontributor
  • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANGERANG SELATAN – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang Selatan melakukan pendampingan dan rehabilitasi terhadap tiga remaja perempuan yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) setelah tertipu tawaran pekerjaan di Bali.

Ketiganya, RM (17), ST (17), dan TS (18), telah dipulangkan ke Tangerang Selatan dan kini menjalani pendampingan untuk memulihkan kondisi fisik, mental, serta psikososial mereka.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Kota Tangerang Selatan, Carsono, mengatakan ketiga korban mendapat pendampingan dari pekerja sosial dan psikolog sejak kembali ke daerah asal pada Kamis (13/8/2026).

Pemerintah daerah, kata dia, menempatkan pemulihan korban sebagai prioritas.

“Saat ini, ketiga remaja tersebut telah berada dalam pendampingan penuh oleh pekerja sosial dan psikolog dari Dinsos Kota Tangerang Selatan. Fokus utama kami adalah pemulihan kondisi fisik, mental, dan psikososial para korban,” ujar Carsono saat dikonfirmasi, Rabu (19/8/2026).

Kasus tersebut bermula ketika ketiga remaja mendapat tawaran pekerjaan di Bali dengan iming-iming penghasilan hingga Rp9 juta per bulan.

Tawaran itu kemudian diduga menjadi pintu masuk bagi pihak yang membawa mereka ke dalam situasi eksploitasi.

Berdasarkan keterangan Dinsos Jawa Timur, yang sebelumnya menangani proses pemulangan sebelum korban diserahkan kepada Dinsos Kota Tangerang Selatan, ketiga remaja tersebut diduga dipaksa bekerja di bawah kendali seorang muncikari.

Para korban disebut diwajibkan melayani sejumlah tamu dalam waktu singkat.

Kondisi tersebut berlangsung sekitar dua hari sebelum aparat melakukan penggerebekan dan menemukan ketiganya.

Dalam proses tersebut, para korban juga disebut sempat mendapat intimidasi agar memberikan keterangan yang tidak sesuai kepada polisi.

Namun, mereka tetap memberikan keterangan secara terbuka dan kooperatif sehingga membantu proses penanganan dan pemulangan.

Baca juga :  Berkah Ramadhan: Zonapers dan BNI Berbagi Sembako untuk Kaum Dhuafa dan Wartawan di Tangerang

Meski demikian, informasi mengenai pihak yang diduga merekrut, membawa, dan mengeksploitasi korban masih perlu dibuktikan melalui proses hukum.

Identitas para korban juga perlu dilindungi mengingat dua di antaranya masih berusia di bawah 18 tahun.

Pendidikan dan Pemulihan Menjadi Prioritas

Selain memastikan pemulihan psikologis, Dinsos Kota Tangerang Selatan juga berupaya memastikan hak pendidikan ketiga remaja tersebut tetap terpenuhi. Pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan pihak terkait menyusul keinginan para korban untuk kembali bersekolah dan menjalani kehidupan seperti sebelum mengalami peristiwa tersebut.

“Kami berkomitmen untuk memfasilitasi hak pendidikan mereka dan memastikan mereka mendapatkan lingkungan yang aman dan mendukung,” kata Carsono.

Pendampingan terhadap korban TPPO tidak berhenti pada proses pemulangan. Pemulihan psikologis, reintegrasi sosial, pemenuhan hak pendidikan, serta perlindungan dari kemungkinan kembali menjadi sasaran eksploitasi menjadi bagian penting dalam proses rehabilitasi.

Kasus ini sekaligus menunjukkan risiko yang dapat muncul dari tawaran pekerjaan dengan iming-iming penghasilan tinggi, terutama bagi pencari kerja muda yang belum memiliki pengalaman. Perekrutan melalui media sosial maupun jaringan informal dapat menjadi celah bagi pelaku untuk menyamarkan praktik perdagangan orang sebagai kesempatan kerja.

Karena itu, masyarakat perlu memeriksa identitas perusahaan atau pemberi kerja, alamat tempat kerja, jenis pekerjaan, kontrak, besaran upah, serta mekanisme keberangkatan sebelum menerima tawaran pekerjaan di luar daerah. Tawaran yang meminta calon pekerja berangkat secara mendadak tanpa informasi pekerjaan yang jelas patut diwaspadai.

Di sisi lain, penanganan kasus TPPO membutuhkan koordinasi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, lembaga perlindungan korban, serta masyarakat. Proses hukum terhadap pihak yang diduga terlibat juga penting untuk memastikan peristiwa serupa tidak kembali terjadi.

Hingga Rabu (19/8/2026), Dinsos Kota Tangerang Selatan masih menjalankan pendampingan terhadap ketiga remaja tersebut. Pemerintah daerah memastikan proses rehabilitasi tetap berjalan sembari mendukung pemenuhan hak-hak korban.

Baca juga :  Pergantian Tongkat Komando, Kolonel Cornelius Resmi Jabat Kafasharkan Sabang

Kasus ini menjadi pengingat bahwa perlindungan terhadap kelompok rentan tidak cukup dilakukan setelah korban ditemukan. Pencegahan, pengawasan terhadap perekrutan tenaga kerja, edukasi mengenai modus TPPO, serta penegakan hukum terhadap pelaku merupakan rangkaian yang harus berjalan bersamaan.

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Kontributor Gensa Media Indonesia yang berperan mendukung kerja jurnalistik melalui pengumpulan informasi dan peliputan di lapangan secara profesional, independen, dan berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik.

Interesting

  • Polda Metro Jaya Kerahkan 1.634 Personel untuk Amankan Debat Perdana Pilgub DKI

    Polda Metro Jaya Kerahkan 1.634 Personel untuk Amankan Debat Perdana Pilgub DKI

    • calendar_month Minggu, 6 Okt 2024
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    Jakarta – Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi menyampaikan kesiapan pihak kepolisian untuk mengamankan debat perdana calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta, yang akan dilansungkan malam ini. “Kami siapkan sebanyak 1.634 personel pengamanan yang terbagi dalam beberapa titik,” kata Kabid Humas Ade Ary pada hari Minggu (6/10/2024). Ribuan […]

  • Pangdam Jaya Hadiri Waisak 2570 TB di Ekayana Arama

    Pangdam Jaya Hadiri Waisak 2570 TB di Ekayana Arama

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta, Minggu, 31/5/2026 – Pangdam Jaya/Jayakarta Letjen TNI Deddy Suryadi menghadiri perayaan Waisak 2570 TB di Wihara Ekayana Arama Buddhist Center. Sebanyak 9.500 umat Buddha mengikuti rangkaian ibadah secara khidmat sejak pukul 08.00 WIB di kawasan Duri Kepa. Panitia menghadirkan 28 Bhiksu dan Bhiksuni dari Sangha Agung Indonesia dalam prosesi keagamaan tersebut. Kegiatan diawali prosesi […]

  • Kodim 0506 Perkuat Keamanan Wilayah Lewat Patroli Malam Terpadu

    Kodim 0506 Perkuat Keamanan Wilayah Lewat Patroli Malam Terpadu

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tangerang – Kodim 0506/Tangerang memperkuat keamanan wilayah melalui patroli malam terpadu yang melibatkan Babinsa Koramil 04/Ciledug, Koramil 08/Pamulang, Komponen Pendukung (Komduk), dan Linmas di sejumlah wilayah binaan, Kamis malam, 23 Juli 2026. Patroli tersebut menjadi langkah preventif untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan sejak dini. Kodim 0506/Tangerang mengerahkan […]

  • Prabowo Bertolak ke Washington Hari Ini, Teken Tarif Resiprokal

    Prabowo Bertolak ke Washington Hari Ini, Teken Tarif Resiprokal

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Nadya
    • 0Komentar

    Kunjungan kerja Presiden ke Amerika Serikat juga dinilai sebagai sinyal bahwa pemerintah menempatkan diplomasi ekonomi sebagai prioritas.

  • Danlanal Bintan Ikut Senam Bersama dan Syukuran Ulang Tahun ASN di Tanjungpinang

    Danlanal Bintan Ikut Senam Bersama dan Syukuran Ulang Tahun ASN di Tanjungpinang

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tanjungpinang – Suasana penuh semangat kebersamaan mewarnai halaman Apron Lanudal Tanjungpinang, Kamis (25/9/2025), saat ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non-ASN Pemerintah Kota Tanjungpinang mengikuti senam bersama yang disejalankan dengan perayaan ulang tahun ASN bulan September. Kegiatan yang digagas Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemko Tanjungpinang ini turut dihadiri Komandan Lanal Bintan, […]

  • Sejarah dan Dinamika THR: Dari Persekot PNS hingga Ojol 2026

    Sejarah dan Dinamika THR: Dari Persekot PNS hingga Ojol 2026

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Kontributor
    • 0Komentar

    “Perjalanan panjang THR menunjukkan bahwa kebijakan ini lahir dari proses negosiasi sosial, tekanan pekerja, serta penyesuaian dinamika zaman”

expand_less