Senin, 9 Nov 2026
Gensa Media Indonesia » Berita » Barantin Perkuat Pengawasan Perbatasan Lewat Tujuh Strategi

Barantin Perkuat Pengawasan Perbatasan Lewat Tujuh Strategi

  • account_circle Sapto Handoko
  • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Batam – Badan Karantina Indonesia (Barantin) memperkuat sistem pengawasan perbatasan melalui tujuh strategi nasional untuk mencegah penyelundupan komoditas ilegal sekaligus menjaga keamanan hayati Indonesia. Komitmen itu disampaikan saat Kunjungan Kerja Reses Komisi IV DPR RI di Tempat Pelayanan Fisik Terpadu (TPFT) Pelabuhan Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau, Kamis, 23 Juli 2026.

Sekretaris Utama Barantin Shahandra Hanitiyo mewakili Kepala Badan Karantina Indonesia Abdul Kadir Karding dalam kegiatan tersebut.

Ia menjelaskan penguatan pengawasan menjadi langkah penting karena wilayah perbatasan berfungsi sebagai pintu utama keluar masuk komoditas antarnegara.

Menurut Shahandra, tingginya arus perdagangan internasional meningkatkan potensi masuknya hama, penyakit, dan organisme pengganggu yang mengancam sektor pertanian, peternakan, perikanan, serta lingkungan hidup.

Karena itu, Barantin terus mempercepat transformasi sistem pengawasan agar mampu mengikuti perkembangan perdagangan global tanpa mengurangi aspek perlindungan terhadap sumber daya hayati nasional.

“Penguatan pengawasan menjadi prioritas Badan Karantina Indonesia melalui tujuh langkah strategis untuk memastikan perlindungan keamanan hayati Indonesia semakin optimal,” ujar Shahandra.

Ia menegaskan ketujuh strategi tersebut saling melengkapi untuk memperkuat efektivitas pengawasan di seluruh pintu pemasukan dan pengeluaran komoditas.

Tujuh Strategi Perkuat Pengawasan

Shahandra menjelaskan strategi pertama berfokus pada perluasan jangkauan pengawasan di titik-titik rawan penyelundupan.

Langkah tersebut bertujuan meningkatkan kehadiran petugas karantina pada jalur perdagangan yang memiliki tingkat risiko tinggi.

Strategi berikutnya menitikberatkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan kompetensi petugas karantina.

Selain itu, Barantin memodernisasi laboratorium agar identifikasi hama dan penyakit berlangsung lebih cepat serta akurat.

Lembaga tersebut juga memperkuat sarana operasional guna meningkatkan efektivitas pengawasan di lapangan.

Selanjutnya, Barantin membangun instalasi pemerintah terpadu untuk mempercepat koordinasi pelayanan antarinstansi.

Baca juga :  Ustadz di Bekasi Jadi Tersangka Kasus Pencabulan Anak Angkat dan Keponakan

Barantin juga memperluas digitalisasi layanan agar proses pemeriksaan, sertifikasi, hingga pelacakan media pembawa berlangsung lebih cepat, transparan, dan akuntabel.

Strategi terakhir menitikberatkan pada operasi terpadu bersama kementerian, lembaga, dan aparat penegak hukum guna mempersempit ruang gerak penyelundupan komoditas.

“Kami terus memperkuat pengawasan melalui kolaborasi lintas sektor agar perlindungan keamanan hayati berjalan semakin efektif,” kata Shahandra.

Kepulauan Riau Hadapi Tantangan Besar

Barantin menilai Kepulauan Riau memiliki posisi strategis karena berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia.

Kondisi geografis tersebut menjadikan wilayah itu sebagai pintu utama perdagangan internasional sekaligus kawasan yang rentan terhadap penyelundupan komoditas.

Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kepulauan Riau, Hasim, mengatakan pengawasan tidak dapat berjalan maksimal tanpa dukungan lintas instansi.

Menurutnya, karakteristik wilayah kepulauan menghadirkan banyak jalur keluar masuk yang memerlukan pengawasan secara terpadu.

“Kami terus memperkuat pelayanan, pengawasan berbasis risiko, laboratorium, dan penegakan hukum agar keamanan hayati Indonesia tetap terjaga,” ujar Hasim.

Sepanjang Semester I 2026, BKHIT Kepulauan Riau mencatat 18 tindakan penolakan terhadap komoditas yang tidak memenuhi persyaratan karantina.

Selain itu, petugas juga melaksanakan 10 tindakan pemusnahan terhadap komoditas yang melanggar ketentuan perkarantinaan.

BKHIT Kepulauan Riau juga menuntaskan lima perkara tindak pidana karantina terkait komoditas beras hingga berstatus P-21.

Kunjungan kerja Komisi IV DPR RI dipimpin Wakil Ketua Tim Alex Indra Lukman.

Rombongan meninjau proses pemeriksaan dokumen, verifikasi administrasi, hingga pemeriksaan fisik media pembawa di TPFT Pelabuhan Batu Ampar.

Melalui penerapan tujuh strategi tersebut, Barantin menargetkan sistem pengawasan perbatasan semakin efektif mencegah masuk, keluar, dan penyebaran Hama Penyakit Hewan Karantina, Hama Penyakit Ikan Karantina, serta Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina. Langkah itu sekaligus memperkuat keamanan hayati nasional dan mendukung kelancaran perdagangan komoditas yang aman, sehat, serta memenuhi seluruh ketentuan perkarantinaan Indonesia.

Baca juga :  Wamen LH Tinjau Dapur Sehat Lanud Husein
Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Sapto Handoko adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Interesting

  • Reddoorz Ciwidey Saksi Bisu Tidur Dengan Tetangga

    Reddoorz Ciwidey Saksi Bisu Tidur Dengan Tetangga

    • calendar_month Kamis, 1 Feb 2024
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    mas roy pinter banget mainnya, aku puas banget, belum pernah sekalipun aku merasakan seperti ini dengan suamiku, makasih ya mas roy,

  • Danlanal Dumai Hadiri Upacara Penabalan Gelar Adat Datuk Seri Setia Amanah Kepada Gunernur Riau

    Danlanal Dumai Hadiri Upacara Penabalan Gelar Adat Datuk Seri Setia Amanah Kepada Gunernur Riau

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    TNI AL, Pekanbaru,- Dalam sebuah upacara adat yang penuh makna dan khidmat, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Dumai Kolonel Laut (P) Abdul Haris, S.E., M.M.D.S., menghadiri Upacara Adat Penabalan Gelar Adat Datuk Seri Setia Amanah kepada Gubernur Riau Abdul Wahid S.Pd.I, M.Si., bertempat di Balai Adat Lembaga Adat Melayu Riau, Jalan Diponegoro No. 39 Pekanbaru, […]

  • APH Periksa Proyek PJU, Diduga Jadi Bancakan Oknum Legislatif dan Eksekutif

    APH Periksa Proyek PJU, Diduga Jadi Bancakan Oknum Legislatif dan Eksekutif

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    CIKARANG – Proyek pengadaan Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kabupaten Bekasi kembali menuai sorotan. Alih-alih meningkatkan keselamatan lalu lintas dan keamanan masyarakat, fasilitas tersebut justru banyak dikeluhkan karena kualitasnya dinilai buruk dan cepat rusak. Kritik keras dilontarkan Ketua DPC Badan Komite Pemberantasan Korupsi (BKPK) Kabupaten Bekasi, Asep Dayat, Senin (29/9/2025). Ia menyebut program PJU seakan […]

  • Kepala SMKN 10 Medan Dicopot Usai Demo Siswa Soal Gagal SNBP

    Kepala SMKN 10 Medan Dicopot Usai Demo Siswa Soal Gagal SNBP

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Nadya
    • 0Komentar

    Kami ingin ada solusi. Kami sudah belajar dan berusaha keras, tapi malah kehilangan hak kami karena kesalahan sekolah

  • Gegara Kue Pancong Remaja Putri Mengalami Kekerasan Fisik

    Gegara Kue Pancong Remaja Putri Mengalami Kekerasan Fisik

    • calendar_month Minggu, 14 Apr 2024
    • account_circle Gensa Media Indonesia
    • 0Komentar

    Ketika korban berjanji akan membelikan kue pancong di hari berikutnya, E tidak menerima karena warung kue pancong tutup.

  • Usai dari Istana Negara, Peternak Unggas Geruduk Kemenko Pangan

    Usai dari Istana Negara, Peternak Unggas Geruduk Kemenko Pangan

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Setelah menyuarakan aspirasi di depan Istana Negara, puluhan peternak ayam yang tergabung dalam Komunitas Peternak Unggas Nasional (KPUN) melanjutkan langkah mereka menuju Kementerian Koordinator Bidang Pangan di kawasan Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis (9/10/2025). Dengan atribut dan spanduk yang masih mereka bawa dari lokasi sebelumnya, massa kembali berorasi lantang. Mereka menuntut pemerintah […]

expand_less