TNI Salurkan Peralatan Pemadam untuk Perkuat Penanganan Karhutla di Melawi
- account_circle Sapto Handoko
- calendar_month 53 menit yang lalu
- print Cetak

Melawi – Satgas Karhutla TNI Kabupaten Melawi memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan dengan penyuluhan serta penyaluran peralatan pemadam.
Kegiatan berlangsung di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, Kamis (10/9/2026), sekaligus menyasar masyarakat di wilayah rawan Karhutla.
Satgas yang dipimpin Brigjen TNI Luqman Arief bersama Wakil Ketua Tim Brigjen TNI (Mar) Tri Haryanto menjalankan rangkaian kegiatan tersebut.
Tim memberikan penyuluhan penanggulangan Karhutla di Desa Popai, Kecamatan Ella Hilir, dan Desa Pundau, Kecamatan Menukung.
Selain penyuluhan, Satgas meninjau lokasi kebakaran di area perkebunan PT Citra Mahkota.
Tim juga menyerahkan empat unit peralatan pemadam api beserta kelengkapannya kepada empat kepala desa di wilayah Menukung dan Ella Hilir.
Bantuan tersebut bertujuan memperkuat kesiapan masyarakat dalam menghadapi kebakaran yang berpotensi meluas di wilayah sekitar permukiman dan lahan.
Brigjen TNI Luqman Arief meminta masyarakat memanfaatkan peralatan tersebut secara optimal untuk mendukung penanganan Karhutla.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar merawat seluruh peralatan sehingga tetap siap digunakan ketika kebakaran terjadi.
“Masyarakat perlu memanfaatkan dan merawat peralatan pemadam agar selalu siap digunakan saat menghadapi Karhutla.”
Dorong Peran Korporasi
Selain mengajak masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan, Satgas Karhutla TNI mendorong perusahaan perkebunan ikut memperkuat dukungan kepada masyarakat.
Brigjen TNI Luqman Arief mengimbau pihak korporasi membantu kebutuhan masyarakat ketika Karhutla berdampak terhadap wilayah sekitar.
Dukungan tersebut antara lain berupa obat-obatan, masker, serta sarana penampungan air di desa terdampak.
Menurut Satgas, dukungan berbagai pihak diperlukan karena penanganan Karhutla membutuhkan keterlibatan masyarakat, pemerintah, aparat, dan pihak korporasi.
Karena itu, Satgas tidak hanya melakukan pemadaman, tetapi juga mendorong langkah pencegahan melalui penyuluhan kepada masyarakat.
Tim juga menggunakan pendekatan koordinatif untuk mempertemukan masyarakat dengan perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut.
Melalui mediasi Satgas, masyarakat bersama PT Citra Mahkota 1 dan PT Citra Mahkota 2 menyepakati kerja sama penanganan Karhutla.
Kesepakatan tersebut mencakup upaya bersama untuk mencegah serta menangani kebakaran hutan dan lahan di wilayah sekitar.
Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat
Penyaluran empat unit peralatan pemadam menjadi salah satu langkah konkret untuk meningkatkan kemampuan masyarakat menghadapi Karhutla.
Peralatan tersebut kini berada di wilayah desa yang menjadi sasaran kegiatan Satgas di Kecamatan Menukung dan Ella Hilir.
Dengan dukungan sarana tersebut, masyarakat memiliki tambahan kemampuan untuk merespons kebakaran sejak tahap awal.
Namun, kesiapsiagaan masyarakat tetap membutuhkan dukungan berkelanjutan dari seluruh unsur yang berada di wilayah rawan Karhutla.
Satgas Karhutla TNI terus mendorong sinergi antara masyarakat dan korporasi untuk memperkuat pencegahan serta penanganan kebakaran.
Upaya tersebut berjalan melalui penyuluhan, dukungan sarana pemadaman, peninjauan lokasi kebakaran, dan koordinasi antarpihak.
Sinergi itu juga diharapkan mempercepat respons ketika kebakaran muncul serta mengurangi risiko meluasnya titik api.
TNI menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat penanganan Karhutla melalui pendekatan pencegahan dan kesiapsiagaan masyarakat.
Selain itu, TNI akan terus mendorong keterlibatan seluruh elemen agar penanganan Karhutla berjalan secara terpadu di wilayah terdampak.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya melindungi masyarakat sekaligus mengurangi dampak kebakaran terhadap lingkungan di Kabupaten Melawi.
Ditulis oleh: Sapto Handoko
Sapto Handoko adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

