TMMD Kodim 1505 Bentengi Pelajar dari Paham Radikal
Halmahera Timur, 21 Juli 2026 – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 1505/Tidore menggelar sosialisasi bahaya radikalisme kepada siswa SMA Negeri 6 Halmahera Timur di Desa Bokimaake, Kecamatan...

Halmahera Timur, 21 Juli 2026 – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 1505/Tidore menggelar sosialisasi bahaya radikalisme kepada siswa SMA Negeri 6 Halmahera Timur di Desa Bokimaake, Kecamatan Wasile Tengah, Kabupaten Halmahera Timur, Selasa (21/7/2026). Kegiatan nonfisik tersebut bertujuan memperkuat wawasan kebangsaan sekaligus membentengi generasi muda dari pengaruh paham yang mengancam persatuan bangsa.
Sosialisasi melibatkan unsur TNI, Polri, dan pihak sekolah sebagai bentuk kolaborasi membangun karakter pelajar.
Danramil 1505-03/Maba Kapten Inf. Stenli menghadiri kegiatan bersama Dan SSK TMMD Kapten Inf. Fardi Ruslan.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Negeri 6 Halmahera Timur Ludia Rita Nyonyie juga mengikuti kegiatan tersebut.
Bhabinkamtibmas Aipda Zulkifli, S.H. menjadi narasumber utama dalam sosialisasi.
Ia memaparkan berbagai bentuk ancaman radikalisme, intoleransi, dan penyebaran ideologi yang bertentangan dengan nilai Pancasila.
Peserta mengikuti penyampaian materi dengan antusias melalui sesi diskusi dan tanya jawab.
Materi juga menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
Edukasi Pelajar Hadapi Ancaman Radikalisme
Aipda Zulkifli menjelaskan radikalisme dapat mengganggu keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia apabila masyarakat mengabaikan upaya pencegahan sejak dini.
Ia mengingatkan pelajar agar tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial.
Kemampuan menyaring informasi dinilai menjadi langkah penting menghadapi penyebaran paham radikal.
Selain itu, pelajar harus berani menolak ajakan yang bertentangan dengan nilai kebangsaan.
Aipda Zulkifli juga mengajak siswa memperkuat semangat toleransi dalam kehidupan sehari-hari.
Sikap saling menghormati menjadi modal utama menjaga kerukunan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
TMMD Perkuat Karakter Generasi Muda
Dan SSK TMMD Ke-129 Kapten Inf. Fardi Ruslan menegaskan sosialisasi tersebut menjadi bagian dari sasaran nonfisik program TMMD.
Menurutnya, pembangunan karakter sama pentingnya dengan pembangunan infrastruktur.
TMMD tidak hanya membangun fasilitas umum, tetapi juga memperkuat kualitas sumber daya manusia.
“Sosialisasi ini merupakan salah satu sasaran nonfisik TMMD yang bertujuan meningkatkan wawasan kebangsaan dan membentuk karakter generasi muda agar memiliki jiwa nasionalisme, cinta tanah air, serta mampu menjadi pelopor dalam menjaga persatuan di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” ujar Kapten Inf. Fardi Ruslan.
Ia berharap para pelajar mampu menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan berkomitmen menjaga keutuhan bangsa.
Menurutnya, pemahaman kebangsaan harus terus ditanamkan sejak usia sekolah.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Negeri 6 Halmahera Timur Ludia Rita Nyonyie mengapresiasi pelaksanaan sosialisasi tersebut.
Ia menilai materi yang disampaikan sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini.
“Materi ini sangat bermanfaat sebagai bekal bagi siswa untuk memahami bahaya radikalisme serta pentingnya menjaga toleransi dan kerukunan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Ludia Rita Nyonyie.
Kodim 1505/Tidore berharap kegiatan serupa terus memperkuat kolaborasi antara TNI, Polri, sekolah, dan masyarakat dalam membangun generasi muda yang berjiwa nasionalis.
Melalui program nonfisik TMMD Ke-129, Kodim 1505/Tidore menegaskan komitmennya membentuk pelajar yang memiliki wawasan kebangsaan, menjunjung tinggi nilai Pancasila, menjaga persatuan, serta mampu menangkal setiap bentuk radikalisme demi mendukung terwujudnya Indonesia yang aman, damai, dan berdaya saing.









