8 Atlet Boardriders Mentawai Incar Tiket Surfing Internasional dan Porprov Sumbar

Boardriders Kepulauan Mentawai berharap para atlet binaannya mampu memanfaatkan momentum Bupati Cup 2026

8 Atlet Boardriders Mentawai Incar Tiket Surfing Internasional dan Porprov Sumbar – Foto Istimewa
-AA+
comment 2 Created with Sketch Beta. 0 Komentar

MENTAWAI – Delapan atlet surfing binaan Boardriders Kepulauan Mentawai mulai memanaskan persaingan pada ajang Mentawai Surfing Competition Bupati Cup 2026 yang digelar di Pantai Mapaddegat, Sipora Utara, 19-21 Mei 2026.

Kompetisi bertajuk “Road to QS6000 Mentawai Pro 2026” itu menjadi momentum penting bagi para peselancar muda Mentawai untuk memburu tiket menuju kejuaraan internasional di Katiet serta Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026.

Para atlet yang berada di bawah pembinaan manajer tim Lora Riska tersebut diproyeksikan menjadi wakil Mentawai pada sejumlah agenda surfing bergengsi tingkat nasional maupun internasional.

Selain menguji kemampuan, Bupati Cup juga menjadi bagian dari proses seleksi atlet daerah.

Salah satu atlet yang mencuri perhatian adalah Peipei, peselancar muda yang dinilai memiliki perkembangan signifikan selama masa latihan.

Bersama tujuh atlet lainnya, ia menjalani persiapan intensif menjelang kompetisi dengan fokus pada teknik manuver, daya tahan fisik, serta adaptasi ombak.

“Semoga atlet kami bisa terpilih untuk mengikuti kontes surfing internasional di Katiet pada 9-16 Agustus mendatang. Target kami, mereka dapat membawa nama Mentawai dan lolos mewakili daerah pada Porprov Sumbar Oktober 2026,” kata Lora Riska saat ditemui di sela persiapan tim.

Menurut Lora, keikutsertaan atlet Boardriders dalam Bupati Cup bukan sekadar mengejar prestasi jangka pendek.

Kompetisi tersebut dinilai sebagai sarana pembentukan mental tanding dan pengalaman menghadapi atmosfer kejuaraan resmi.

Ia menyebut, potensi atlet surfing Mentawai selama ini cukup besar karena didukung kondisi geografis yang dikenal memiliki ombak kelas dunia.

Namun demikian, pembinaan yang berkelanjutan tetap diperlukan agar para atlet lokal mampu bersaing dengan peselancar dari daerah lain maupun mancanegara.

Pilihan Editor :  Bhabinkamtibmas Polsek Sipora Cek Dampak Banjir di Dusun Solainan

Ajang Mentawai Surfing Competition Bupati Cup 2026 sendiri menjadi salah satu agenda olahraga unggulan daerah yang mendapat perhatian luas.

Selain diikuti atlet lokal, kompetisi ini juga diharapkan menjadi daya tarik promosi wisata olahraga atau sport tourism di Kepulauan Mentawai.

Pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Kepulauan Mentawai bersama Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) Pengurus Kabupaten Kepulauan Mentawai turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.

Dukungan juga datang dari sejumlah sponsor, di antaranya Bank Nagari, Bintang, dan Wondr by BNI.

Pelaksanaan Bupati Cup dinilai strategis karena menjadi bagian dari rangkaian menuju QS6000 Mentawai Pro 2026, kompetisi surfing internasional yang kembali dijadwalkan berlangsung di Kepulauan Mentawai.

Event tersebut selama ini dikenal sebagai salah satu agenda surfing bergengsi yang menarik perhatian peselancar dunia.

Regenerasi Atlet Lokal Jadi Fokus Pembinaan

Di tengah meningkatnya perhatian terhadap olahraga surfing di Mentawai, regenerasi atlet lokal menjadi salah satu fokus utama pembinaan.

Kehadiran kompetisi tingkat daerah seperti Bupati Cup dianggap penting untuk membuka ruang bagi atlet muda menunjukkan kemampuan mereka secara kompetitif.

Selain itu, kompetisi juga menjadi sarana evaluasi kesiapan atlet menghadapi level pertandingan yang lebih tinggi.

Pengalaman bertanding dinilai sangat menentukan dalam membentuk mental dan konsistensi performa peselancar muda.

Mentawai selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi surfing terbaik di dunia dengan karakter ombak yang menjadi incaran wisatawan mancanegara.

Potensi tersebut dinilai perlu diimbangi dengan lahirnya atlet-atlet lokal yang mampu tampil dan berprestasi di panggung nasional maupun internasional.

Boardriders Kepulauan Mentawai berharap para atlet binaannya mampu memanfaatkan momentum Bupati Cup 2026 untuk menunjukkan kualitas terbaik mereka.

Pilihan Editor :  Bupati Cup Mentawai Surfing Competition Resmi Dibuka, Seleksi Atlet Menuju QS6000

Target utama yang dibidik tidak hanya lolos seleksi menuju ajang internasional di Katiet, tetapi juga memperkuat posisi Mentawai sebagai daerah penghasil atlet surfing potensial di Sumatera Barat.

Dengan persaingan yang diperkirakan berlangsung ketat, para atlet dituntut menjaga konsistensi dan fokus selama kompetisi berlangsung.

Semangat untuk membawa nama Mentawai ke level lebih tinggi menjadi motivasi utama bagi para peselancar muda tersebut dalam menghadapi ajang yang menjadi pintu menuju kompetisi kelas dunia.**/Fais

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *