Selasa, 20 Okt 2026
Beranda » OPINI » Arogansi Petugas MBG dan Ancaman Nyata terhadap Lingkungan Rawa Lumbu

Arogansi Petugas MBG dan Ancaman Nyata terhadap Lingkungan Rawa Lumbu

  • account_circle Tama
  • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Supriyatno,
Ketua GMBI KSM Rawa Lumbu

Bekasi – Lingkungan hidup bukan warisan dari nenek moyang, melainkan titipan bagi generasi yang akan datang.

Kalimat ini seolah klise, namun realitas di lapangan menunjukkan bahwa banyak pihak justru abai terhadap maknanya.

Di tengah hiruk pikuk pembangunan Kota Bekasi, masih ada segelintir pihak yang diduga melakukan pencemaran lingkungan tanpa rasa tanggung jawab.

Kasus dugaan pencemaran yang berasal dari kegiatan MBG milik Yayasan Al Barkah Cipta Insani di Jalan Swadaya II RT 005 RW 04, Kelurahan Bojong Menteng, Kecamatan Rawa Lumbu, menjadi contoh nyata bagaimana kesadaran lingkungan kerap dikalahkan oleh kepentingan tertentu.

Alih-alih memberi klarifikasi atau menunjukkan itikad baik, salah satu staf MBG justru memilih bersikap menantang ketika dimintai keterangan oleh warga.

“Laporkan saja ke wali kota, kalau wali kota datang kami siap beri keterangan,” ujarnya dengan nada menantang.

Pernyataan semacam itu jelas menunjukkan arogansi dan ketidakpedulian terhadap keresahan warga sekitar.

Padahal, masyarakat tidak meminta hal yang berlebihan.

Mereka hanya ingin mendapatkan penjelasan dan kejelasan atas dugaan pencemaran yang mungkin telah mengganggu keseimbangan lingkungan di wilayahnya.

Sebagai lembaga yang lahir dari rahim masyarakat bawah, kami di Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) KSM Rawa Lumbu tidak bisa tinggal diam.

Kami mengecam keras sikap tidak kooperatif tersebut dan mendesak agar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi serta aparat penegak hukum (Gakkum) turun tangan menelusuri kebenaran dugaan ini.

Lingkungan Bukan Sekadar Isu Teknis

Banyak pihak yang sering memandang urusan lingkungan hidup sebagai hal teknis belaka, urusan limbah, saluran air, atau bau menyengat.

Padahal, persoalan lingkungan adalah persoalan hidup dan mati manusia. Ketika air tercemar, tanah rusak, dan udara kotor, maka yang pertama merasakan dampaknya adalah masyarakat kecil di sekitar lokasi.

Pilihan Editor :  Lebaran Usai, Ancaman Cicilan Kendaraan Macet Mengintai: Simak Solusinya

Dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) telah ditegaskan bahwa setiap orang atau badan hukum yang dengan sengaja atau lalai mencemari lingkungan dapat dikenai sanksi pidana.

Ini bukan sekadar aturan kaku, tetapi perisai hukum bagi masyarakat untuk melawan ketidakadilan ekologis.

Jika benar MBG melakukan pencemaran, maka tindakan itu bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi juga pengkhianatan terhadap nilai kemanusiaan.

Sebab, mereka yang mencemari lingkungan berarti merampas hak masyarakat untuk hidup sehat.

Sampai saat ini, pihak RT setempat sudah berupaya melakukan pendekatan dengan pengelola MBG, namun hasilnya nihil.

Tidak ada tindak lanjut, tidak ada solusi, dan yang muncul hanyalah kesan pembiaran. Inilah saatnya Pemerintah Kota Bekasi melalui DLH menunjukkan keberpihakan yang nyata terhadap rakyatnya.

Kita tidak butuh janji manis atau surat teguran semu. Yang dibutuhkan masyarakat adalah tindakan nyata, investigasi lapangan, dan penegakan hukum tanpa pandang bulu.

Jangan sampai penegakan hukum berhenti di tengah jalan hanya karena pihak terduga pencemar memiliki kedekatan dengan kekuasaan atau pihak tertentu.

Keadilan lingkungan harus berdiri di atas semua kepentingan. Karena ketika pencemaran dibiarkan, bukan hanya satu RW atau satu kelurahan yang terdampak.

Efeknya bisa meluas, merusak ekosistem, dan menurunkan kualitas hidup warga Bekasi secara keseluruhan.

GMBI Tidak Akan Berdiam Diri

Sebagai organisasi masyarakat yang berkomitmen pada kepentingan rakyat kecil, GMBI KSM Rawa Lumbu akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas.

Kami telah berkoordinasi dengan aparatur kelurahan Bojong Menteng dan DLH Kota Bekasi untuk memastikan langkah hukum ditempuh sesuai prosedur.

Kami tidak ingin persoalan ini menguap begitu saja seperti banyak kasus lingkungan lainnya yang berakhir tanpa kejelasan.

Pilihan Editor :  Kriminalitas Tinggi dan Birokrasi Rumit, Palembang Kehilangan Investasi

Kami ingin kepastian: apakah benar terjadi pencemaran, siapa yang bertanggung jawab, dan bagaimana pemulihan lingkungannya akan dilakukan.

Menjaga lingkungan bukan tugas pemerintah semata, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh warga negara.

Namun, ketika ada pihak yang diduga merusak, maka negara wajib hadir untuk menegakkan keadilan.

Kita tidak bisa menunggu sampai sungai menghitam atau udara menjadi beracun baru bertindak. Kepedulian harus dimulai sekarang.

Tidak peduli apakah pelakunya perusahaan besar, lembaga pendidikan, atau yayasan keagamaan, semua harus tunduk pada hukum dan etika lingkungan.

Karena sejatinya, bumi Bekasi yang kita pijak hari ini bukan milik segelintir orang, melainkan milik bersama.

Dan setiap tetes air yang tercemar adalah pengingat bahwa keadilan ekologis tidak boleh ditunda lagi.**/Opini

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Tama adalah jurnalis Gensa Media Indonesia yang menjalankan tugas peliputan dan pemberitaan secara profesional, independen, berimbang, serta mengedepankan akurasi, verifikasi fakta, dan Kode Etik Jurnalistik dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Menarik Dibaca

  • AMKI Resmi Dikukuhkan Era Baru Kolaborasi Media di Indonesia Dimulai

    AMKI Resmi Dikukuhkan Era Baru Kolaborasi Media di Indonesia Dimulai

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    JAKARTA — Dunia media Indonesia memasuki babak baru. Di tengah gempuran digitalisasi dan perubahan perilaku pembaca, lahir sebuah wadah yang menyatukan seluruh kekuatan media dari berbagai platform. Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) resmi dikukuhkan pada Senin, 30 Juni 2025, dalam sebuah seremoni penuh semangat di Kampus University of Jakarta International, Slipi, Jakarta Barat. Pengukuhan dilakukan […]

  • Kodaeral X Rawat Semangat Sehat Prajurit di Rumkital dr. Sodibjo Sardadi

    Kodaeral X Rawat Semangat Sehat Prajurit di Rumkital dr. Sodibjo Sardadi

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jayapura – Di tengah kesibukan menjaga kedaulatan laut Nusantara, keluarga besar Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) X menunjukkan sisi lain yang penuh kasih dan kepedulian. Jumat (10/10/2025), Komandan Kodaeral X Mayjen TNI (Mar) Werijon, M.Han., CIQnR., CIQaR., bersama Ketua Daerah Jalasenastri Kodaeral X Ny. Chici Werijon, mengunjungi prajurit dan keluarga besar Kodaeral X yang tengah […]

  • Acara Akbar M1R Jatiasih Siap Tampilkan Kolaborasi Budaya Maluku-Betawi

    Acara Akbar M1R Jatiasih Siap Tampilkan Kolaborasi Budaya Maluku-Betawi

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Kota Bekasi – Dewan Pimpinan Cabang Maluku Satu Rasa (M1R) Sagu Salempeng Ingat (SSI) Jatiasih tengah mempersiapkan gelaran akbar bertajuk “Maluku Satu Rasa for Jatiasih”, yang akan berlangsung pada 20 Desember 2025. Acara ini menjadi salah satu perhelatan terbesar yang pernah diadakan di tingkat DPC, menghadirkan rangkaian kegiatan sosial, deklarasi organisasi, serta pertunjukan seni budaya. […]

  • Ribuan Anak Cianjur Rayakan Hari Anak Nasional Bersama TNI AL Lewat Bakti Kesehatan

    Ribuan Anak Cianjur Rayakan Hari Anak Nasional Bersama TNI AL Lewat Bakti Kesehatan

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Bandung – Senyum ceria anak-anak mewarnai Kompleks Pendopo Kabupaten Cianjur, Rabu (23/7/2025). Lebih dari 1.000 anak mendapat perhatian istimewa dari Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) yang menggelar Bakti Sosial (Baksos) Kesehatan dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke-41 bertema “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045”. Kegiatan yang digagas Ladokgi TNI […]

  • Richard Tampubolon Motivasi Atlet Taekwondo Saat Buka Puasa

    Richard Tampubolon Motivasi Atlet Taekwondo Saat Buka Puasa

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia Richard Tampubolon menggelar buka puasa bersama atlet nasional di The Ritz-Carlton Jakarta, Mega Kuningan, Jumat 13/03/2026. Pertemuan hangat tersebut mempertemukan atlet, pelatih, serta jajaran pengurus Pengurus Besar Taekwondo Indonesia dalam suasana penuh semangat kebersamaan. Dalam sambutannya, Richard Tampubolon menegaskan bahwa setiap prestasi lahir melalui proses panjang, disiplin, […]

  • Lanud Sjamsudin Noor dan BRI Renovasi TK Angkasa 2 Banjarbaru

    Lanud Sjamsudin Noor dan BRI Renovasi TK Angkasa 2 Banjarbaru

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Banjarbaru– Lanud Sjamsudin Noor bersama BRI merenovasi TK Angkasa 2 untuk meningkatkan kenyamanan dan kualitas lingkungan belajar anak usia dini. Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita meninjau langsung sekolah tersebut, Rabu (5/8/2026). Peninjauan berlangsung di TK Angkasa 2 Lanud Sjamsudin Noor, Banjarbaru, sekaligus menandai dimulainya kolaborasi renovasi fasilitas pendidikan tersebut. Pada kesempatan […]

expand_less