Senin, 12 Okt 2026
Beranda » INFORMASI » PU Klaim Jembatan Pasca Banjir Sumatera Sudah Pulih Sepenuhnya

PU Klaim Jembatan Pasca Banjir Sumatera Sudah Pulih Sepenuhnya

  • account_circle Tama
  • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Aceh – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyatakan seluruh jalan dan jembatan nasional yang terdampak bencana di wilayah Sumatera telah kembali berfungsi.

Klaim tersebut disampaikan Menteri PU Dody Hanggodo dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera di Gedung DPR RI, Rabu (18/2/2026).

Dalam forum tersebut, pemerintah juga mengungkap kebutuhan anggaran penanganan bencana periode 2025–2029 yang mencapai Rp 73,98 triliun.

Dalam paparannya, Dody menegaskan pemulihan sektor konektivitas menjadi prioritas utama pemerintah pascabencana.

Ia menyebut seluruh jalan dan jembatan nasional telah pulih sepenuhnya. Sementara itu, progres pemulihan jalan daerah mencapai 93 persen dan jembatan daerah baru mencapai 63 persen.

“Di sektor konektivitas, jalan dan jembatan nasional sudah berfungsi penuh. Untuk jalan dan jembatan daerah masih terus kami dorong percepatannya,” ujar Dody di hadapan anggota dewan.

Pernyataan tersebut sekaligus menjawab kekhawatiran publik terkait akses logistik dan mobilitas masyarakat yang sempat terganggu akibat bencana.

Meski demikian, data menunjukkan pemulihan infrastruktur daerah belum sepenuhnya rampung, terutama pada sektor jembatan yang progresnya masih di bawah 70 persen.

Pada sektor layanan dasar, Kementerian PU mencatat progres pemulihan air baku dan air bersih mencapai 71 persen.

Dari 176 unit Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang terdampak, sebanyak 153 unit atau 87 persen telah kembali fungsional.

Angka tersebut menunjukkan perbaikan signifikan, meski masih menyisakan pekerjaan rumah di sejumlah wilayah terdampak.

Di sektor sumber daya air, pemerintah menangani 25 dari 31 daerah irigasi terdampak dengan progres 81 persen.

Seluruh Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) yang terdampak diklaim telah ditangani 100 persen.

Adapun pembangunan 1.301 unit hunian bagi masyarakat terdampak saat ini mencapai progres rata-rata 64 persen dan ditargetkan selesai pada Februari 2026.

Pilihan Editor :  Bakamla RI Gelar Khitanan Massal, Wujud Kepedulian Sosial di HUT ke-20

Dody memaparkan kebutuhan anggaran penanganan bencana periode 2025–2029 sebesar Rp 73,98 triliun.

Rinciannya, Rp 4,87 triliun dialokasikan untuk fase tanggap darurat dan Rp 69,10 triliun untuk tahap rehabilitasi dan rekonstruksi.

Ia mengungkapkan kebutuhan tanggap darurat tahun 2026 sebesar Rp 4,3 triliun sempat diarahkan untuk dapat menggunakan anggaran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Karena sifatnya tanggap darurat, arahan saat itu bisa mengambil dari anggaran BNPB. Namun sebagian sudah berjalan karena tidak bisa menunggu. Kami berharap ada anggaran khusus untuk Rp 4,3 triliun tersebut karena hingga hari ini kami masih diminta menyiapkan hunian sementara,” ujarnya.

Sebaran kebutuhan anggaran terbesar berada di Aceh sebesar Rp 39,59 triliun, disusul Sumatera Utara Rp 17,35 triliun dan Sumatera Barat Rp 17,03 triliun.

Besarnya kebutuhan dana di tiga provinsi tersebut menunjukkan skala kerusakan yang signifikan serta kompleksitas pemulihan lintas sektor.

Percepatan Padat Karya dan Sabo Dam

Selain memaparkan progres dan kebutuhan anggaran, Kementerian PU juga menekankan pelibatan masyarakat dalam percepatan pemulihan melalui skema cash for work atau Padat Karya Tunai.

Program tersebut telah berjalan sejak Desember 2025 di seluruh daerah terdampak.

Menurut Dody, pola padat karya diterapkan khususnya di kawasan yang masih berada dalam fase tanggap darurat, sesuai arahan DPR RI.

Seluruh pekerjaan pembersihan kawasan dilakukan dengan melibatkan masyarakat setempat.

Di Kabupaten Aceh Tamiang, misalnya, masyarakat dilibatkan dalam pembersihan lumpur dari rumah-rumah warga.

Pemerintah menetapkan standar kubikasi minimum sebagai dasar pembayaran, kemudian material diangkut menggunakan alat berat menuju TPA yang telah diperbaiki agar mampu menampung lumpur dalam jumlah besar.

“Kami tentukan kubikasi minimum agar bisa dibayar. Setelah itu excavator akan mengangkutnya ke TPA yang sudah kami siapkan,” kata Dody.

Pilihan Editor :  Persiapan Mudik: Jangan Asal Cabut Aki Mobil, Ini Risiko pada Sistem Elektronik Kendaraan

Di sektor pengendalian banjir dan sedimen, Kementerian PU mempercepat pembangunan 108 struktur sabo works yang terdiri atas 98 sabo dam dan 10 sand pocket.

Sekitar 100 sabo dam direncanakan dibangun di Aceh dan Sumatera Utara menggunakan skema design and build untuk mempercepat proses.

Dody mengakui percepatan dilakukan sebagai langkah antisipatif, meski secara waktu belum sepenuhnya ideal.

Pemerintah menargetkan 108 sabo dam di tiga provinsi dapat dibangun dan diselesaikan dalam waktu dua hingga tiga bulan guna mencegah bencana serupa terulang.

Dukungan terhadap percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi juga disampaikan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.

Ia menyatakan DPR mendorong pemerintah memastikan kebutuhan masyarakat terdampak terpenuhi, baik yang masih berada di hunian sementara maupun yang menunggu hunian tetap.

“Kami mendorong percepatan agar beberapa daerah yang masih memerlukan atensi dapat diselesaikan sebelum Idul Fitri 2026,” ujar Dasco.

Satgas Pemulihan Pascabencana DPR RI, lanjutnya, menyetujui skema pengambilan dana tanggap darurat dari pos lain untuk tambahan anggaran Kementerian PU.

Tambahan anggaran tersebut akan mendukung pemulihan infrastruktur, sarana dan prasarana kesehatan, fasilitas pendidikan, rumah ibadah, pondok pesantren, serta madrasah.

Meski pemerintah mengklaim capaian signifikan, tantangan utama tetap terletak pada konsistensi realisasi anggaran, percepatan hunian tetap, serta pengawasan pelaksanaan di lapangan.

Publik kini menunggu komitmen pemerintah dan DPR memastikan proses rehabilitasi berjalan transparan, akuntabel, dan tepat waktu, terutama menjelang Idul Fitri 2026 yang menjadi salah satu tenggat percepatan pemulihan.**/red

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Tama adalah jurnalis Gensa Media Indonesia yang menjalankan tugas peliputan dan pemberitaan secara profesional, independen, berimbang, serta mengedepankan akurasi, verifikasi fakta, dan Kode Etik Jurnalistik dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Menarik Dibaca

  • Wamenko Polkam Pastikan Stabilitas Aman dalam Persiapan Pemungutan Suara Ulang

    Wamenko Polkam Pastikan Stabilitas Aman dalam Persiapan Pemungutan Suara Ulang

    • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Tahapan Pemungutan Suara Ulang (PSU) dan Pilkada Ulang 2025 kian mendekat. Digelar pada 6 Agustus mendatang, pemerintah memastikan seluruh persiapan berjalan matang, termasuk keamanan dan kelancaran distribusi logistik. Hal ini ditegaskan Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) Letjen TNI (Purn) Lodewijk Freidrich Paulus dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat (25/7/2025). […]

  • Warga Geger! Mayat Pria Tanpa Identitas Mengambang di Kali Gading Kirana

    Warga Geger! Mayat Pria Tanpa Identitas Mengambang di Kali Gading Kirana

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta Utara — Suasana tenang di kawasan Kelapa Gading Barat mendadak gempar pada Sabtu pagi (17/5/2025) setelah warga menemukan sesosok mayat pria tanpa identitas mengambang di aliran Kali Gading Kirana. Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang tuna wisma bernama Hermanto (54), sekitar pukul 06.00 WIB. Saat hendak buang air kecil di dekat kali, Hermanto […]

  • Pengamat Sebut Temuan PPATK Tentang Aliran Dana Rp 195 miliar Bukti Mahalnya Politik

    Pengamat Sebut Temuan PPATK Tentang Aliran Dana Rp 195 miliar Bukti Mahalnya Politik

    • calendar_month Minggu, 14 Jan 2024
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    Terpantau oleh mimin gensa.club di sebuah artikel milik Republika.co.id di duga mahalnya politik di indonesia bedasarkan temuan PPATK hingga mencapai dana sebesar seratus sembilan puluh lima miliar rupiah.   Jakarta – Direktur Eksekutif Centre for Indonesia Strategic Actions, Herry Mendrofa merespons laporan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengenai temuan aliran dana Rp 195 miliar […]

  • Tim SAR Brimob Sigap Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Total Persada Priuk

    Tim SAR Brimob Sigap Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Total Persada Priuk

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tangerang – Tim Search and Rescue Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bergerak cepat merespons banjir di Total Persada, Priuk, Tangerang. Selanjutnya, tim patroli siaga banjir langsung memberikan pelayanan kemanusiaan kepada warga yang terdampak genangan air tinggi. Ipda Azhar selaku Dantim SAR memimpin langsung operasi siaga evakuasi di lokasi banjir. Beliau juga menegaskan kehadiran […]

  • Kasus Dugaan Pemerkosaan Tahanan Wanita oleh Polisi: Dorongan Penghapusan Penahanan di Kantor Kepolisian

    Kasus Dugaan Pemerkosaan Tahanan Wanita oleh Polisi: Dorongan Penghapusan Penahanan di Kantor Kepolisian

    • calendar_month Minggu, 20 Apr 2025
    • account_circle Nadya
    • 0Komentar

    ICJR menyarankan agar pemerintah dan DPR segera meninjau ulang substansi RUU KUHAP dengan mempertimbangkan standar HAM

  • Satgas TMMD Kodim 1807 Kebut Pembangunan Rumah Warga

    Satgas TMMD Kodim 1807 Kebut Pembangunan Rumah Warga

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Sorong Selatan, 21 Juli 2026 – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1807/Sorong Selatan mempercepat pembangunan rumah milik Herman di Kampung Sesor, Distrik Wayer, Kabupaten Sorong Selatan, Selasa (21/7/2026). Memasuki hari ketujuh pelaksanaan TMMD atau H+6, prajurit bersama warga terus bekerja untuk menyelesaikan salah satu sasaran fisik program tersebut demi […]

expand_less