Senin, 2 Nov 2026
Gensa Media Indonesia » Informasi » PU Klaim Jembatan Pasca Banjir Sumatera Sudah Pulih Sepenuhnya

PU Klaim Jembatan Pasca Banjir Sumatera Sudah Pulih Sepenuhnya

  • account_circle Tama
  • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Aceh – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyatakan seluruh jalan dan jembatan nasional yang terdampak bencana di wilayah Sumatera telah kembali berfungsi.

Klaim tersebut disampaikan Menteri PU Dody Hanggodo dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera di Gedung DPR RI, Rabu (18/2/2026).

Dalam forum tersebut, pemerintah juga mengungkap kebutuhan anggaran penanganan bencana periode 2025–2029 yang mencapai Rp 73,98 triliun.

Dalam paparannya, Dody menegaskan pemulihan sektor konektivitas menjadi prioritas utama pemerintah pascabencana.

Ia menyebut seluruh jalan dan jembatan nasional telah pulih sepenuhnya. Sementara itu, progres pemulihan jalan daerah mencapai 93 persen dan jembatan daerah baru mencapai 63 persen.

“Di sektor konektivitas, jalan dan jembatan nasional sudah berfungsi penuh. Untuk jalan dan jembatan daerah masih terus kami dorong percepatannya,” ujar Dody di hadapan anggota dewan.

Pernyataan tersebut sekaligus menjawab kekhawatiran publik terkait akses logistik dan mobilitas masyarakat yang sempat terganggu akibat bencana.

Meski demikian, data menunjukkan pemulihan infrastruktur daerah belum sepenuhnya rampung, terutama pada sektor jembatan yang progresnya masih di bawah 70 persen.

Pada sektor layanan dasar, Kementerian PU mencatat progres pemulihan air baku dan air bersih mencapai 71 persen.

Dari 176 unit Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang terdampak, sebanyak 153 unit atau 87 persen telah kembali fungsional.

Angka tersebut menunjukkan perbaikan signifikan, meski masih menyisakan pekerjaan rumah di sejumlah wilayah terdampak.

Di sektor sumber daya air, pemerintah menangani 25 dari 31 daerah irigasi terdampak dengan progres 81 persen.

Seluruh Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) yang terdampak diklaim telah ditangani 100 persen.

Adapun pembangunan 1.301 unit hunian bagi masyarakat terdampak saat ini mencapai progres rata-rata 64 persen dan ditargetkan selesai pada Februari 2026.

Baca juga :  Disdukcapil Soroti Rendahnya Aktivasi IKD di Kota Bekasi yang Rawan Banjir

Dody memaparkan kebutuhan anggaran penanganan bencana periode 2025–2029 sebesar Rp 73,98 triliun.

Rinciannya, Rp 4,87 triliun dialokasikan untuk fase tanggap darurat dan Rp 69,10 triliun untuk tahap rehabilitasi dan rekonstruksi.

Ia mengungkapkan kebutuhan tanggap darurat tahun 2026 sebesar Rp 4,3 triliun sempat diarahkan untuk dapat menggunakan anggaran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Karena sifatnya tanggap darurat, arahan saat itu bisa mengambil dari anggaran BNPB. Namun sebagian sudah berjalan karena tidak bisa menunggu. Kami berharap ada anggaran khusus untuk Rp 4,3 triliun tersebut karena hingga hari ini kami masih diminta menyiapkan hunian sementara,” ujarnya.

Sebaran kebutuhan anggaran terbesar berada di Aceh sebesar Rp 39,59 triliun, disusul Sumatera Utara Rp 17,35 triliun dan Sumatera Barat Rp 17,03 triliun.

Besarnya kebutuhan dana di tiga provinsi tersebut menunjukkan skala kerusakan yang signifikan serta kompleksitas pemulihan lintas sektor.

Percepatan Padat Karya dan Sabo Dam

Selain memaparkan progres dan kebutuhan anggaran, Kementerian PU juga menekankan pelibatan masyarakat dalam percepatan pemulihan melalui skema cash for work atau Padat Karya Tunai.

Program tersebut telah berjalan sejak Desember 2025 di seluruh daerah terdampak.

Menurut Dody, pola padat karya diterapkan khususnya di kawasan yang masih berada dalam fase tanggap darurat, sesuai arahan DPR RI.

Seluruh pekerjaan pembersihan kawasan dilakukan dengan melibatkan masyarakat setempat.

Di Kabupaten Aceh Tamiang, misalnya, masyarakat dilibatkan dalam pembersihan lumpur dari rumah-rumah warga.

Pemerintah menetapkan standar kubikasi minimum sebagai dasar pembayaran, kemudian material diangkut menggunakan alat berat menuju TPA yang telah diperbaiki agar mampu menampung lumpur dalam jumlah besar.

“Kami tentukan kubikasi minimum agar bisa dibayar. Setelah itu excavator akan mengangkutnya ke TPA yang sudah kami siapkan,” kata Dody.

Baca juga :  Jangan Langsung Pakai Celana Dalam Baru, Ini Risikonya

Di sektor pengendalian banjir dan sedimen, Kementerian PU mempercepat pembangunan 108 struktur sabo works yang terdiri atas 98 sabo dam dan 10 sand pocket.

Sekitar 100 sabo dam direncanakan dibangun di Aceh dan Sumatera Utara menggunakan skema design and build untuk mempercepat proses.

Dody mengakui percepatan dilakukan sebagai langkah antisipatif, meski secara waktu belum sepenuhnya ideal.

Pemerintah menargetkan 108 sabo dam di tiga provinsi dapat dibangun dan diselesaikan dalam waktu dua hingga tiga bulan guna mencegah bencana serupa terulang.

Dukungan terhadap percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi juga disampaikan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.

Ia menyatakan DPR mendorong pemerintah memastikan kebutuhan masyarakat terdampak terpenuhi, baik yang masih berada di hunian sementara maupun yang menunggu hunian tetap.

“Kami mendorong percepatan agar beberapa daerah yang masih memerlukan atensi dapat diselesaikan sebelum Idul Fitri 2026,” ujar Dasco.

Satgas Pemulihan Pascabencana DPR RI, lanjutnya, menyetujui skema pengambilan dana tanggap darurat dari pos lain untuk tambahan anggaran Kementerian PU.

Tambahan anggaran tersebut akan mendukung pemulihan infrastruktur, sarana dan prasarana kesehatan, fasilitas pendidikan, rumah ibadah, pondok pesantren, serta madrasah.

Meski pemerintah mengklaim capaian signifikan, tantangan utama tetap terletak pada konsistensi realisasi anggaran, percepatan hunian tetap, serta pengawasan pelaksanaan di lapangan.

Publik kini menunggu komitmen pemerintah dan DPR memastikan proses rehabilitasi berjalan transparan, akuntabel, dan tepat waktu, terutama menjelang Idul Fitri 2026 yang menjadi salah satu tenggat percepatan pemulihan.**/red

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Tama adalah jurnalis Gensa Media Indonesia yang menjalankan tugas peliputan dan pemberitaan secara profesional, independen, berimbang, serta mengedepankan akurasi, verifikasi fakta, dan Kode Etik Jurnalistik dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Interesting

  • Politik Estetika dan Krisis Tata Kelola: Mengapa Renovasi Gedung Sate 3,9 M Bernuansa Candi Layak Dikritisi

    Politik Estetika dan Krisis Tata Kelola: Mengapa Renovasi Gedung Sate 3,9 M Bernuansa Candi Layak Dikritisi

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Oleh: Izus Salam S. SosKetua Umum PW KAMMI Jawa Barat, Mahasiswa Magister Administrasi Publik UNPAD Bandung – Renovasi Gedung Sate dengan biaya mencapai 3,9 miliar rupiah dan penambahan ornamen bernuansa candi kembali menimbulkan pertanyaan besar tentang arah tata kelola pemerintahan di Jawa Barat. Publik wajar bertanya: apa urgensi estetikanya? Apa relevansinya dengan kebutuhan masyarakat? Dan […]

  • Perpisahan TMMD ke-129 Tinggalkan Air Mata dan Kenangan Warga Lolobata

    Perpisahan TMMD ke-129 Tinggalkan Air Mata dan Kenangan Warga Lolobata

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Halmahera Timur Tangis haru mengiringi perpisahan warga dan Satgas TMMD ke-129 Kodim 1505/Tidore di Desa Lolobata, Selasa (11/8/2026) malam. Hampir sebulan prajurit dan warga hidup berdampingan, bekerja bersama, serta bergotong royong menyelesaikan berbagai pembangunan selama program TMMD berlangsung. Karena itu, perpisahan tersebut tidak sekadar menandai berakhirnya penugasan, tetapi juga memperlihatkan kuatnya hubungan emosional antara prajurit […]

  • Kemudi Kepemimpinan Berganti, Danlanal Simeulue Laksanakan Sertijab di Mako Lantamal I Belawan

    Kemudi Kepemimpinan Berganti, Danlanal Simeulue Laksanakan Sertijab di Mako Lantamal I Belawan

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    TNI AL, Simeulue,- Tongkat estafet kepemimpinan Komandan Pangkalan TNI AL Simeulue resmi berganti dari Letkol Laut (P) Oyu Mulia Sukmana, S.T., M.T., M.Tr.Opsla., kepada Letkol Laut (P) Wisnu Pryangga, M.Tr.Opsla., dalam Upacara Serah Terima Jabatan yang berlangsung khidmat di Gedung O.B. Syaaf, Mako Lantamal I Belawan, Jumat (4/7/2025). Upacara Sertijab dipimpin langsung oleh Komandan Lantamal […]

  • Tingkatkan Kemampuan Bahasa Inggris Personel, SSDM Polri Luncurkan Aplikasi Digital Police English Training

    Tingkatkan Kemampuan Bahasa Inggris Personel, SSDM Polri Luncurkan Aplikasi Digital Police English Training

    • calendar_month Jumat, 18 Okt 2024
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    JAKARTA – SSDM Polri terus melakukan inovasi dan terobosan guna mengembangkan potensi dan kemampuan personel Polri dalam rangka mempersiapkan SDM unggul yang berperan penting menuju Indonesia Emas 2045.Dalam rangkaian Rakorbin SDM Polri dan PNS Tahun Anggaran 2024 yang berakhir hari Rabu (16/10/2024). SSDM Polri meluncurkan aplikasi Dpetc, _Digital Police English Training_. Asisten Kapolri Bidang Sumber […]

  • Ibu-Ibu Super: Ember dan Semangat Jadi Senjata Membangun Desa

    Ibu-Ibu Super: Ember dan Semangat Jadi Senjata Membangun Desa

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Halmahera Barat – Sabtu pagi (24/5/2025) di Desa Balisoan, Kecamatan Sahu, Kabupaten Halmahera Barat, bukan hanya suara alat berat atau denting cangkul yang terdengar. Di antara debu dan adukan semen, tampak sosok-sosok tangguh mengenakan caping dan sarung tangan sederhana, para ibu yang ikut bahu-membahu membangun desa. Mereka disebut “Ibu-Ibu Super” oleh personel Satgas TMMD Ke-124 […]

  • Sinergi Taktis di Perairan Batam: KN Bintang Laut‑401 Gembleng Kesiapan Pasukan Bakamla RI

    Sinergi Taktis di Perairan Batam: KN Bintang Laut‑401 Gembleng Kesiapan Pasukan Bakamla RI

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Batam – KN Bintang Laut‑401 menjadi arena latihan intensif Latihan Kesiapan Tugas Tingkat I dan II Bakamla RI, yang digelar sejak Kamis siang di perairan Batam. Sebanyak 23 awak kapal ditempa kemampuan operasionalnya, didampingi dua personel Zona Bakamla Barat, untuk menyelaraskan gerak dan sikap dalam tugas pengamanan laut. Upacara pembukaan, dipimpin Laksamana Pertama Ermawan Susilo, […]

expand_less