Rabu, 4 Nov 2026
Gensa Media Indonesia » Informasi » BMKG Tegaskan InaEEWS Belum Diluncurkan, Peringatkan Kanal Telegram Palsu

BMKG Tegaskan InaEEWS Belum Diluncurkan, Peringatkan Kanal Telegram Palsu

  • account_circle Kontributor
  • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Info – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan bahwa sistem Indonesia Earthquake Early Warning System (InaEEWS) belum diluncurkan secara resmi untuk publik.

Penegasan itu disampaikan menyusul ditemukannya kanal Telegram yang menggunakan nama, logo, dan atribut visual InaEEWS serta BMKG tanpa otorisasi.

BMKG memastikan kanal tersebut bukan bagian dari institusi resmi dan tidak pernah digunakan untuk menerbitkan informasi peringatan dini gempa bumi.

Klarifikasi itu disampaikan BMKG melalui laman resminya dalam rangka meluruskan informasi yang beredar di tengah masyarakat.

Dalam pernyataan tersebut, BMKG menyebut InaEEWS saat ini masih berada dalam tahap pengembangan dan uji coba terbatas.

Dengan demikian, setiap klaim yang menyatakan sistem tersebut telah aktif dan memberikan peringatan publik dinyatakan tidak benar.

BMKG menekankan bahwa pihaknya tidak pernah menerbitkan informasi peringatan dini gempa melalui kanal Telegram yang dimaksud.

Kanal tersebut dinilai telah mencatut identitas lembaga negara secara tidak sah, sehingga berpotensi menyesatkan masyarakat.

Secara tegas, BMKG mengingatkan bahwa penyebaran informasi yang tidak sah, terlebih terkait potensi gempa bumi, dapat memicu kepanikan dan keresahan publik.

Informasi kegempaan merupakan data strategis yang harus disampaikan secara akurat, terukur, dan melalui jalur resmi agar tidak menimbulkan disinformasi.

Dalam konteks ini, BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi.

Publik juga diminta memastikan setiap informasi terkait gempa bumi dan peringatan dini berasal dari kanal resmi BMKG.

BMKG menyebut, informasi resmi hanya dapat diakses melalui situs web www.bmkg.go.id dan akun media sosial resmi @infobmkg.

Di luar kanal tersebut, masyarakat diminta untuk bersikap waspada dan tidak mudah mempercayai informasi yang mencatut nama lembaga tanpa konfirmasi resmi.

Baca juga :  Flores Belum Tenang: 731 Gempa Susulan Terjadi, BMKG Prediksi Stabilitas Butuh Tiga Pekan

Langkah klarifikasi ini menjadi penting di tengah tingginya sensitivitas masyarakat terhadap isu gempa bumi.

Indonesia merupakan negara yang berada di kawasan Cincin Api Pasifik, sehingga informasi terkait aktivitas seismik memiliki dampak langsung terhadap keselamatan publik.

Potensi Dampak Disinformasi dan Tanggung Jawab Publik

BMKG menjelaskan bahwa sistem InaEEWS dirancang sebagai bagian dari penguatan mitigasi bencana gempa bumi.

Namun, karena sistem tersebut masih dalam tahap pengembangan dan uji coba terbatas, publik belum dapat mengakses layanan tersebut secara resmi.

Pengembangan sistem peringatan dini gempa membutuhkan validasi teknologi, integrasi jaringan sensor, serta pengujian akurasi sebelum dapat digunakan secara luas.

Proses ini tidak bisa dilakukan secara terburu-buru, mengingat konsekuensi kesalahan informasi dapat berakibat fatal.

Karena itu, kemunculan kanal tidak resmi yang mengklaim sebagai bagian dari InaEEWS dinilai berpotensi menimbulkan dampak serius.

Informasi gempa yang tidak diverifikasi dapat memicu kepanikan massal, gangguan aktivitas publik, hingga kerugian ekonomi akibat reaksi berlebihan.

BMKG tidak menjelaskan secara rinci siapa pihak di balik kanal Telegram tersebut.

Namun, lembaga itu menegaskan bahwa penggunaan nama, logo, dan atribut visual BMKG tanpa izin merupakan tindakan yang tidak sah dan dapat melanggar ketentuan hukum yang berlaku.

Sebagai lembaga pemerintah nonkementerian yang memiliki kewenangan dalam penyampaian informasi meteorologi, klimatologi, dan geofisika.

BMKG memiliki tanggung jawab memastikan setiap informasi yang disampaikan telah melalui proses verifikasi ilmiah.

Di sisi lain, BMKG juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga ruang informasi publik agar tetap akurat dan bertanggung jawab.

Partisipasi publik dinilai penting dalam mencegah penyebaran hoaks atau informasi palsu, terutama yang berkaitan dengan kebencanaan.

Imbauan tersebut mencakup tiga poin utama: tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi, memastikan sumber informasi berasal dari kanal resmi BMKG, serta mengakses informasi kegempaan hanya melalui situs resmi dan akun media sosial resmi lembaga.

Baca juga :  BANN Kota Bekasi Siapkan Senam Anti Narkoba, Sasar Peran Ibu dalam Pencegahan

Langkah preventif ini menjadi bagian dari upaya kolektif menghadapi tantangan era digital, di mana informasi dapat menyebar dengan cepat tanpa proses penyaringan yang memadai.

Dalam situasi darurat seperti gempa bumi, kecepatan informasi harus diimbangi dengan akurasi dan tanggung jawab.

BMKG menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan sistem peringatan dini gempa secara profesional dan berbasis sains.

Hingga sistem InaEEWS resmi diluncurkan, masyarakat diminta mengandalkan kanal resmi BMKG sebagai satu-satunya sumber informasi yang sah terkait aktivitas kegempaan dan peringatan dini di Indonesia.

Dengan klarifikasi ini, BMKG berharap tidak ada lagi kesalahpahaman di tengah masyarakat terkait status InaEEWS.

Lembaga itu juga mengingatkan bahwa menjaga ketertiban informasi merupakan tanggung jawab bersama demi keselamatan publik.**/red

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Kontributor Gensa Media Indonesia yang berperan mendukung kerja jurnalistik melalui pengumpulan informasi dan peliputan di lapangan secara profesional, independen, dan berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik.

Interesting

  • Tarawih Keliling Brimob Hidupkan Ramadan di Cikarang

    Tarawih Keliling Brimob Hidupkan Ramadan di Cikarang

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Kab. Bekasi – Suasana Ramadan di Masjid Al Hasanah Kubah Hijau terasa lebih hangat saat personel Kompi 4 Batalyon D Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya hadir, Selasa (10/3/2026). Personel Brimob langsung bergabung dengan jamaah untuk melaksanakan salat Isya dan Tarawih berjamaah di masjid yang dikenal dengan kubah hijaunya. Kehadiran polisi di tengah jamaah menghadirkan […]

  • Kodim 1714/Puncak Jaya Bagi Bingkisan Paskah untuk Jemaat GIDI

    Kodim 1714/Puncak Jaya Bagi Bingkisan Paskah untuk Jemaat GIDI

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Mulia – Di tengah sejuknya suasana pegunungan Papua dan semarak perayaan Paskah, para prajurit Kodim 1714/Puncak Jaya membawa kehangatan kasih dengan turun langsung menyapa jemaat Gereja GIDI Emaus di Kota Mulia, Minggu (20/4/2025). Kunjungan ini bukan sekadar rutinitas, tapi wujud nyata dari semangat solidaritas dan cinta kasih di hari kemenangan. Dipimpin langsung oleh Kasdim 1714/PJ, […]

  • TNI Kerahkan Puluhan Ribu Personel dalam Percepat Pemulihan Pascabencana

    TNI Kerahkan Puluhan Ribu Personel dalam Percepat Pemulihan Pascabencana

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – TNI menegaskan komitmennya untuk hadir dan bekerja maksimal dalam membantu masyarakat terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, seluruh sumber daya yang dimiliki dikerahkan guna mempercepat penanganan darurat hingga pemulihan pascabencana. Hal tersebut disampaikan Wakil Kepala Pusat Penerangan (Wakapuspen) TNI Brigjen TNI Osmar Silalahi saat […]

  • Memahami Teknologi Self-Driving Cars dan Implikasinya pada Industri Otomotif

    Memahami Teknologi Self-Driving Cars dan Implikasinya pada Industri Otomotif

    • calendar_month Senin, 23 Jan 2023
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    Hai sobat gensa, teknologi self-driving cars saat ini sedang menjadi perbincangan hangat di industri otomotif. Banyak pabrikan mobil yang sedang berlomba-lomba untuk mengembangkan teknologi ini, karena diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, keamanan, dan kenyamanan pengemudi.  Namun, sebelum kita membahas lebih jauh tentang teknologi self-driving cars dan implikasinya pada industri otomotif, ada baiknya jika kita memahami dahulu […]

  • Lanal Dumai Hadirkan Bazar Sembako Murah untuk Warga Mangku Jaya

    Lanal Dumai Hadirkan Bazar Sembako Murah untuk Warga Mangku Jaya

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Dumai – Warga Desa Mangku Jaya, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, Rabu (24/9/2025), disambut dengan kabar gembira. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 TNI Angkatan Laut, Pangkalan TNI AL (Lanal) Dumai menggelar Bazar Murah Sembako yang langsung diserbu masyarakat. Komandan Lanal Dumai, Kolonel Laut (P) Abdul Haris, S.E., M.M.D.S., bersama Ketua Jalasenastri Cabang 4 […]

  • Polres Metro Bekasi Berhasil Ungkap Mafia Tanah Yang Merugikan Negara Mencapai Serratus Enam Puluh Triiliun

    Polres Metro Bekasi Berhasil Ungkap Mafia Tanah Yang Merugikan Negara Mencapai Serratus Enam Puluh Triiliun

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    KOTA BEKASI – Polres Metro Bekasi berhasil menyelesaikan target operasi tindak pidana pertanahan yang menjadi fokus Polri dan Kementerian ATR/BPN dalam tahun 2024, di Gedung Promoter Polres Metro Bekasi menjadi tempat berlangsungnya kegiatan penting yang dipimpin oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Dr. H. Agus Harimurti Yudhoyono, Selasa (15/10/2024). Kegiatan ini dihadiri […]

expand_less