Artikel

Tukang Koran Keliling Bertahan di Era Digital

Kota Bekasi – Di tengah dominasi media digital, profesi tukang koran keliling tetap bertahan di Kota Bekasi, Senin, 16/02/2026.

Rusmansyah, warga Komsen Jatiasih, terus menjajakan koran sejak 1988 tanpa pernah berhenti.

“Dari tahun 1988. Enggak pernah berhenti, terus,” ujarnya pada Selasa, 17 Februari 2026.

Setiap pagi ia berkeliling ke wilayah Pekayon dan Kemang sambil menawarkan koran kepada pelanggan setianya.

Ia kini menjual sekitar 15 hingga 20 eksemplar per hari, sedangkan majalah dapat mencapai 30 eksemplar.

“Lumayan buat sehari,” katanya menjelaskan hasil penjualan yang masih menopang kebutuhan hidup.

Ia menilai sebagian masyarakat tetap menyukai sensasi membaca berita melalui kertas dibanding layar telepon genggam.

“Sebenarnya ada perbedaannya kalau membaca langsung. Kalau saya lebih enakan membaca,” ucapnya.

Rusmansyah bertekad terus berjualan selama percetakan masih memproduksi koran dan pelanggan tetap membeli.

“Selama masih ada percetakan dan masih ada yang beli, Insya Allah saya terus,” tegasnya.

Ia memahami laju teknologi tidak bisa berhenti, namun ia memilih menjaga rutinitas berkeliling setiap pagi.

Keberadaannya menunjukkan budaya membaca koran cetak belum sepenuhnya hilang di tengah arus digital yang cepat.

“Yang penting rajin membaca,” pungkasnya.

Pilihan Editor :  Langit Pagi di Lanud Sultan Hasanuddin Dihiasi Aksi Keren Komunitas Aeromodeling
gensa.club berkomitmen memberikan berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Sebelumnya

Ahmadi Soroti Mutasi Pejabat Bekasi

Firman Ugm
Jurnalis

Firman Ugm

Firman Ugm adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Gensa Media Indonesia