Tim Penyelam TNI AL Temukan 15 Jenazah Korban KM Virgo Transport 8
- account_circle Sapto Handoko
- calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta – Tim SAR Gabungan menemukan dan mengevakuasi 15 jenazah korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di Perairan Masalembo, Laut Jawa.
Penemuan tersebut berlangsung bertahap dari dalam bangkai kapal selama operasi pencarian dan evakuasi korban.
Tim penyelam TNI AL bekerja bersama Basarnas Special Group (BSG) dan Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI).
Operasi melibatkan prajurit Satuan Komando Penyelam dan Penyelamatan Bawah Air (Satkoppeba) serta Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska) Koarmada II.
Pada Jumat (18/9), tim penyelam menemukan tiga korban yang masih berada di dalam bangkai kapal.
Para penyelam kemudian membuka akses pada bagian kapal untuk mengeluarkan korban dengan memperhatikan kondisi bangkai kapal dan lingkungan bawah air.
Arus laut yang deras serta perubahan cuaca menjadi tantangan bagi tim selama proses pencarian dan evakuasi.
Setelah berhasil mengeluarkan korban, tim membawa jenazah ke permukaan untuk selanjutnya dievakuasi menuju KRI I Gusti Ngurah Rai-332.
Memasuki hari kesepuluh operasi SAR pada Selasa (22/9), Tim SAR Gabungan kembali menemukan tiga korban di dalam kapal.
Sehari kemudian, Rabu (23/9), tim kembali menemukan sembilan jenazah dalam pencarian hari kesebelas operasi.
Penemuan sembilan jenazah tersebut menambah jumlah korban yang berhasil ditemukan menjadi 15 orang.
Seluruh jenazah kemudian dievakuasi secara bertahap menuju KN SAR Pacitan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut sesuai prosedur.
TNI AL Kerahkan Kemampuan Bawah Air
Selain mengandalkan kemampuan penyelam, TNI AL menggandeng TB Jaya Dragon untuk mendukung pencarian menggunakan Remotely Operated Vehicle (ROV).
Perangkat tersebut membantu tim memperoleh gambaran kondisi bawah air sekaligus mendukung pencarian korban yang masih berada di dalam bangkai kapal.
Penggunaan ROV menjadi bagian dari upaya memperluas kemampuan pencarian pada area bangkai kapal yang memiliki kondisi bawah air menantang.
Sementara itu, tim penyelam tetap menjalankan proses evakuasi secara bertahap dengan mempertimbangkan keselamatan personel selama berada di dalam kapal.
Sinergi antarlembaga terus berlangsung untuk mempercepat proses pencarian dan penanganan korban dalam operasi kemanusiaan tersebut.
Kapuspen TNI Mayjen TNI Muhammad Nas menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang terus menjalankan pencarian dan evakuasi.
“TNI akan terus mendukung operasi kemanusiaan ini dengan mengerahkan personel, Alutsista dan kemampuan terbaik,” ujar Muhammad Nas.
Menurut dia, TNI juga akan terus memperkuat koordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat selama operasi berlangsung.
“Kami bersinergi dengan seluruh unsur terkait hingga seluruh tahapan pencarian dan penanganan korban selesai,” katanya.
Temuan 15 jenazah tersebut menjadi bagian penting dalam rangkaian operasi SAR terhadap kecelakaan KM Virgo Transport 8.
Meski demikian, tim gabungan masih menghadapi tantangan kondisi bangkai kapal dan lingkungan bawah laut dalam melanjutkan pencarian.
TNI AL bersama unsur SAR terkait terus mengoptimalkan personel dan peralatan untuk mendukung setiap tahapan operasi.
Upaya tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen seluruh unsur gabungan dalam menjalankan misi kemanusiaan serta memberikan penanganan terhadap para korban.
📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Ditulis oleh: Sapto Handoko
Sapto Handoko adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

