Tiga Atlet Junior Riau Masuk Seleksi Timnas, PTPN IV PalmCo Bidik Panggung Asia 2026
Foto Ilustrasi

Pekanbaru, 4 April 2026 – Tiga atlet tenis junior binaan PTPN IV PalmCo dari Riau menembus seleksi nasional. Mereka membidik tiket memperkuat Indonesia di ajang Asia.
Ketiga atlet itu yakni Sadat Arjuna Ardi dan M Al Fatih pada sektor putra. Sementara itu, Rajwa Alesha tampil di sektor putri.
Mereka mengikuti seleksi nasional pada 3 hingga 6 April 2026. Panitia menggelar seleksi di Lapangan Tenis Kapten Muslihat Pakansari, Bogor.
Seleksi ini menjadi pintu masuk menuju Asian Tennis Federation 12 & Under Team Competition 2026. Ajang ini mempertemukan atlet muda terbaik se-Asia.
Ketiga atlet tersebut berasal dari Akademi Tenis Nusalima PTPN IV Regional III. Akademi ini menjalankan pembinaan usia dini secara berkelanjutan di Riau.
Keikutsertaan mereka menunjukkan hasil pembinaan yang konsisten. Program tersebut melibatkan pelatihan teknik, fisik, dan mental secara terpadu.
Momentum Pembuktian di Level Nasional
Pembina ATN PTPN IV Regional III, Sori Ritonga, menilai seleksi ini sebagai momentum penting.
Ia mendorong atlet memanfaatkan peluang secara maksimal.
“Ini kesempatan bagi mereka untuk naik level dan menunjukkan kemampuan di panggung nasional,” ujar Sori, 4 April 2026.
Ia menegaskan bahwa seleksi ini tidak hanya menguji kemampuan teknik. Ia juga menilai mental bertanding menjadi faktor penentu.
Sori Ritonga juga menjelaskan para atlet telah menjalani latihan intensif. Program tersebut mencakup peningkatan daya tahan, strategi permainan, dan stabilitas emosi.
Selain itu, ia menilai pengalaman bertanding menjadi modal penting. Ketiga atlet tersebut telah mengikuti berbagai turnamen daerah dan nasional.
“Mereka sudah teruji dalam berbagai kompetisi. Sekarang mereka harus menjaga fokus dan kepercayaan diri,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya kesiapan menghadapi tekanan. Seleksi ini mempertemukan atlet terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia.
Target Timnas dan Harapan Prestasi
Sori optimistis anak didiknya mampu bersaing. Ia meyakini mereka memiliki potensi besar untuk menembus tim nasional.
“Kami yakin mereka bisa memberikan performa terbaik dan membawa nama baik daerah,” ujarnya.
Ia juga menilai dukungan berbagai pihak berperan penting. Perusahaan, pelatih, dan masyarakat ikut mendorong perkembangan atlet muda.
Akademi Tenis Nusalima terus memperkuat sistem pembinaan. Mereka menanamkan disiplin, sportivitas, dan semangat pantang menyerah.
Nilai tersebut menjadi fondasi pembentukan karakter atlet. Pendekatan ini melengkapi aspek teknis dalam mencetak atlet berprestasi.
Dalam beberapa tahun terakhir, akademi ini melahirkan sejumlah atlet potensial. Mereka mampu bersaing di tingkat nasional secara konsisten.
Keikutsertaan tiga atlet ini diharapkan memicu motivasi generasi muda. Mereka dapat melihat peluang nyata untuk berkembang di dunia olahraga.
Selain itu, keberhasilan mereka dapat memperkuat posisi Riau dalam peta tenis nasional. Daerah ini terus menunjukkan potensi atlet muda berbakat.
Seleksi nasional ini akan menentukan komposisi tim Indonesia. Hasilnya menjadi langkah awal menuju persaingan di tingkat Asia tahun 2026.













