Sports and Cultural Day Tutup SGS 2026 dengan Semangat Kebersamaan
- account_circle Sapto Handoko
- calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Martapura – Sports and Cultural Day menjadi momentum puncak kebersamaan prajurit multinasional peserta Latihan Gabungan Bersama Super Garuda Shield (SGS) 2026.
Kegiatan berlangsung di Lapangan Mako Puslatpur Kodiklat TNI AD, Martapura, Sumatera Selatan, Jumat (11/9/2026).
Wakil Komandan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto meninjau langsung kegiatan tersebut mewakili Komandan Kodiklat TNI Letjen TNI Mohamad Naudi Nurdika.
Dalam SGS 2026, Sports Day mempertemukan prajurit lintas negara melalui olahraga bersama dan berbagai permainan tradisional Indonesia.
Interaksi tersebut menciptakan ruang informal bagi prajurit untuk membangun komunikasi sekaligus mempererat hubungan antarpeserta latihan.
Selain itu, kegiatan tersebut memperkuat Confidence Building Measures serta menumbuhkan rasa saling percaya dan kekompakan antarprajurit.
Momentum kebersamaan itu menjadi bagian penting dari latihan multinasional yang tidak hanya mengandalkan kemampuan operasi militer.
Olahraga dan Budaya Perkuat Interoperabilitas
Sports Day memberikan kesempatan kepada prajurit dari berbagai negara untuk berinteraksi dalam suasana yang lebih cair melalui aktivitas olahraga.
Melalui kegiatan bersama, para peserta dapat membangun kedekatan dan memperkuat hubungan antarprajurit dari negara sahabat.
Sementara itu, Cultural Day menjadi kesempatan bagi Indonesia sebagai tuan rumah untuk memperkenalkan kekayaan budaya kepada komunitas militer internasional.
Indonesia memperkenalkan kearifan lokal, kesenian, tradisi, serta berbagai makanan khas kepada para peserta SGS 2026.
Pertukaran budaya tersebut memperluas interaksi antarpeserta sekaligus memperkuat hubungan persahabatan selama pelaksanaan latihan.
Dengan demikian, rangkaian kegiatan SGS 2026 tidak hanya menguji kemampuan militer, tetapi juga membangun kepercayaan antarnegara peserta.
Wing Airborne dan Penutupan Latihan
Pada kesempatan yang sama, panitia juga melaksanakan pertukaran Wing Airborne kepada perwakilan peterjun dari lima negara peserta.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian akhir latihan yang mempertemukan personel militer dari berbagai negara.
Setelah rangkaian kegiatan berlangsung, Marsda TNI Bambang Gunarto bersama Deputy Commanding General – Operations for the 4th Infantry Division Brig Gen Ed Matthaidess III.
Keduanya secara resmi menutup pelaksanaan Latgabma SGS 2026 pada Jumat, 11 September 2026.
Latihan tersebut berlangsung sejak 31 Agustus hingga 11 September 2026 dengan melibatkan 4.743 personel dari 21 negara.
SGS 2026 bertujuan meningkatkan interoperabilitas dan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai kebutuhan operasi gabungan.
Latihan juga memperkuat kemampuan kerja sama antara TNI dan negara-negara sahabat dalam melaksanakan operasi secara terpadu.
Dengan berakhirnya SGS 2026, rangkaian latihan gabungan tersebut meninggalkan momentum kebersamaan yang memperkuat hubungan militer antarnegara peserta.
Sports and Cultural Day sekaligus menegaskan bahwa interoperabilitas tidak hanya tumbuh melalui latihan taktis.
Kepercayaan, komunikasi, dan hubungan antarprajurit juga menjadi fondasi penting dalam membangun kesiapsiagaan operasi gabungan.
📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Ditulis oleh: Sapto Handoko
Sapto Handoko adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

