Simulasi Sispam Mako Polres Metro Jakarta Utara, Uji Kesiapan Hadapi Aksi Anarkis
Jakarta Utara, 7 April 2026 – Polres Metro Jakarta Utara menggelar simulasi Sistem Pengamanan Markas Komando (Sispam Mako) melalui skenario Sabukamtibmas “Jaga Warga” guna menguji kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan keamanan....

Jakarta Utara, 7 April 2026 – Polres Metro Jakarta Utara menggelar simulasi Sistem Pengamanan Markas Komando (Sispam Mako) melalui skenario Sabukamtibmas “Jaga Warga” guna menguji kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan keamanan.
Kegiatan yang berlangsung di halaman Mapolres Metro Jakarta Utara ini dipimpin langsung oleh Kapolres Kombes Pol. Erick Frendriz dan melibatkan 556 peserta, terdiri dari 206 personel Polri serta 350 unsur Sabukamtibmas dari berbagai organisasi kemasyarakatan dan komunitas.
Simulasi dimulai pukul 16.00 WIB dengan skenario aksi unjuk rasa di depan Mapolres yang dipicu ketidakpuasan terhadap kinerja kepolisian.
Negosiasi Gagal, Aparat Turunkan Dalmas
Dalam tahap awal, tim negosiator Polwan melakukan pendekatan persuasif kepada massa aksi.
Namun situasi berkembang tidak terkendali hingga berujung pada tindakan anarkis.
Merespons kondisi tersebut, aparat menurunkan pasukan Dalmas Awal hingga Dalmas Inti untuk mengendalikan situasi.
Kapolres Kombes Pol. Erick Frendriz turut memberikan imbauan langsung kepada massa agar tetap tertib.
Meski demikian, massa dalam simulasi tetap melakukan aksi anarkis sehingga membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Unsur Sabukamtibmas kemudian dilibatkan untuk membantu meredam situasi bersama aparat kepolisian.
Koordinasi antara polisi dan masyarakat akhirnya mampu mengendalikan keadaan hingga kembali aman dan kondusif.
Perkuat Sinergi Polisi dan Masyarakat
Kapolres Metro Jakarta Utara menegaskan bahwa simulasi ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan personel.
“Simulasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi keterlibatan Sabukamtibmas yang dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung tugas kepolisian.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta, khususnya Sabukamtibmas. Kegiatan seperti ini akan terus kami lakukan secara berkala,” tambahnya.
Melalui simulasi ini, Polres Metro Jakarta Utara berharap koordinasi lintas unsur semakin solid dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah preventif untuk memastikan kesiapan aparat dan masyarakat dalam menghadapi potensi eskalasi gangguan kamtibmas di Jakarta Utara.













