Minggu, 18 Okt 2026
Beranda » BERITA » SGS 2026 Uji Respons Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Bencana

SGS 2026 Uji Respons Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Bencana

  • account_circle Sapto Handoko
  • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung Barat – Latgabma Super Garuda Shield 2026 menguji kesiapan lintas lembaga menghadapi bencana melalui latihan Humanitarian Assistance and Disaster Relief (HADR).

Kegiatan berlangsung di Bandung, Jawa Barat, Jumat (4/9/2026), dengan melibatkan TNI, Polri, BPBD, BASARNAS, RSUD, serta personel negara mitra.

Latihan tersebut menguji kemampuan setiap unsur membangun respons cepat melalui koordinasi, pertukaran informasi, kesiapan aset, dan pemahaman kondisi lapangan.

Peserta memulai rangkaian kegiatan dengan mengunjungi BPBD Provinsi Jawa Barat untuk memperoleh gambaran mengenai mekanisme penanggulangan bencana.

Dalam kunjungan itu, peserta menerima paparan tentang manajemen bencana, sistem pelaporan, serta kesiapan aset yang mendukung operasi kemanusiaan.

Selanjutnya, peserta mendatangi Pemerintah Kabupaten Bandung Barat untuk memperluas pemahaman mengenai penanganan bencana pada tingkat pemerintahan daerah.

Rangkaian tersebut kemudian berlanjut dengan survei langsung ke lokasi longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Peninjauan lapangan memungkinkan peserta melihat kondisi lokasi sekaligus memahami karakteristik medan yang dapat memengaruhi proses penanganan bencana.

Koordinasi Menjadi Kunci Respons Darurat

Koordinator HADR Kolonel Lek Panca Dianto menilai latihan tersebut penting untuk membangun kemampuan respons bersama ketika bencana membutuhkan pengerahan berbagai unsur.

“Kegiatan ini berguna untuk membangun kemampuan untuk merespons bencana secara cepat, terkoordinasi, dan saling melengkapi antarunsur,” kata Panca.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa penanganan bencana tidak dapat mengandalkan satu institusi karena setiap unsur memiliki fungsi dan kemampuan berbeda.

TNI memiliki kapasitas tertentu, sementara lembaga sipil dan unsur terkait membawa keahlian yang mendukung kebutuhan operasi kemanusiaan.

Karena itu, latihan HADR mendorong seluruh peserta memahami pola koordinasi sebelum menghadapi kondisi darurat yang menuntut keputusan cepat.

Selain koordinasi, sistem pelaporan menjadi unsur penting karena informasi yang akurat menentukan langkah berikutnya dalam penanganan bencana.

Pilihan Editor :  Cara Mudah Membatalkan Tiket Kereta Api Secara Online Melalui Aplikasi

Peserta juga mempelajari kesiapan aset agar pengerahan sumber daya dapat menyesuaikan kebutuhan dan kondisi di lokasi terdampak.

Dengan demikian, latihan tidak berhenti pada penyampaian materi, tetapi berlanjut melalui pengamatan langsung terhadap medan bencana.

Pendekatan tersebut membantu peserta menghubungkan prosedur penanganan dengan kondisi nyata yang dapat muncul dalam operasi kemanusiaan.

Perkuat Kemampuan Operasi Kemanusiaan

Kehadiran negara mitra memberikan dimensi multinasional dalam latihan HADR SGS 2026 sekaligus membuka ruang peningkatan kemampuan operasi bersama.

Interaksi antarpeserta mendorong terbentuknya pemahaman mengenai prosedur, koordinasi, dan pembagian peran dalam menghadapi situasi bencana.

Sementara itu, keterlibatan BPBD, BASARNAS, RSUD, dan pemerintah daerah memperkuat perspektif sipil dalam pelaksanaan operasi kemanusiaan.

Sinergi tersebut menjadi penting karena bencana dapat menghadirkan kebutuhan berbeda, mulai dari evakuasi hingga dukungan kesehatan.

Namun, efektivitas respons tetap bergantung pada kemampuan setiap unsur menjaga komunikasi dan menjalankan tugas sesuai kewenangannya.

Karena itu, latihan HADR SGS 2026 menempatkan kesiapan bersama sebagai bagian penting dari kemampuan menghadapi keadaan darurat.

Latihan tersebut juga menjadi ruang untuk menguji sejauh mana unsur yang berbeda dapat bekerja dalam satu kerangka operasi.

Menurut Panca, kegiatan HADR diharapkan memperkuat kesiapsiagaan bersama dalam menjalankan misi kemanusiaan dan penanggulangan bencana.

“Selanjutnya, kegiatan HADR SGS 2026 diharapkan memperkuat kesiapsiagaan bersama serta kemampuan TNI dan negara mitra,” ujarnya.

Melalui latihan tersebut, TNI dan negara mitra memperkuat kemampuan menghadapi bencana secara terpadu dengan dukungan unsur pemerintah dan lembaga terkait.

Pada akhirnya, kesiapan menghadapi bencana tidak hanya bergantung pada jumlah personel maupun aset yang tersedia.

Kemampuan berbagi informasi, mengambil keputusan, membangun koordinasi, dan bergerak sesuai kebutuhan menjadi faktor penting dalam menentukan efektivitas respons.

Pilihan Editor :  Komnas HAM Imbau Semua Pihak Hentikan Kekerasan di Papua

HADR SGS 2026 karena itu menjadi sarana untuk memperkuat kemampuan tersebut melalui latihan bersama, pembelajaran lintas lembaga, dan survei lapangan.

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Sapto Handoko adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Menarik Dibaca

  • Dinas PUTR Sumedang Bergerak Cepat Atasi Longsor di Kadakajaya

    Dinas PUTR Sumedang Bergerak Cepat Atasi Longsor di Kadakajaya

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Ujang Sunarya
    • 0Komentar

    Sumedang – Bencana longsor yang melanda Desa Kadakajaya, Kabupaten Sumedang, langsung mendapat respon cepat dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR). Tim lapangan segera diterjunkan untuk memastikan kondisi jalan tetap bisa digunakan masyarakat. Hasil peninjauan menyebutkan, longsor dipicu tersumbatnya saluran gorong-gorong pembuang di pinggir jalan akibat tertutup bangunan rumah warga. Air yang tidak bisa […]

  • Pembantaian Pendulang Emas di Yahukimo, TNI Kecam Keras Aksi Biadab OPM

    Pembantaian Pendulang Emas di Yahukimo, TNI Kecam Keras Aksi Biadab OPM

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Tragedi kemanusiaan kembali terjadi di Papua. Kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali menebar teror dengan membunuh sejumlah warga sipil yang tengah bekerja sebagai pendulang emas di Distrik Suntamon, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada 8 April 2025. Menyikapi kejadian memilukan itu, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Brigjen TNI Kristomei Sianturi, dengan tegas mengecam […]

  • Polisi lakukan Pengamanan Kedatangan Tim Oxford United Untuk Piala Presiden 2025 di Bandung

    Polisi lakukan Pengamanan Kedatangan Tim Oxford United Untuk Piala Presiden 2025 di Bandung

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Ujang Sunarya
    • 0Komentar

    Bandung – Kepolisian Daerah Jawa Barat melaksanakan pengamanan terhadap kedatangan tim sepak bola asal Inggris, Senin (07/07/2025)Oxford United, yang menjadi salah satu peserta dalam ajang Piala Presiden Tahun 2025. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Sebanyak kurang lebih 34 orang pemain dan official tiba dan langsung menuju tempat penginapan […]

  • TMMD Bangun Akses Wisata Air Terjun Kampung Sesor

    TMMD Bangun Akses Wisata Air Terjun Kampung Sesor

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Sorong Selatan – Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1807/Sorong Selatan mempercepat pembangunan jalan dan tangga menuju Air Terjun Kampung Sesor di Distrik Wayer, Kabupaten Sorong Selatan, Sabtu, 1 Agustus 2026. Pekerjaan memasuki Hari H+16 atau hari ke-17 pelaksanaan TMMD Tahun Anggaran 2026. Satgas bersama masyarakat memusatkan pekerjaan pada peningkatan akses menuju kawasan wisata alam tersebut. Program […]

  • Satgas TMMD dan Warga Percepat Pembangunan Drainase di Bokimaake

    Satgas TMMD dan Warga Percepat Pembangunan Drainase di Bokimaake

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Halmahera Timur, 20 Juli 2026 – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 1505/Tidore bersama warga terus mempercepat pembangunan drainase di Desa Bokimaake, Kecamatan Wasile Tengah, Kabupaten Halmahera Timur, Senin (20/7/2026). Sejak pagi, prajurit TNI dan masyarakat bekerja bergotong royong menggali saluran drainase sebagai salah satu sasaran fisik program TMMD Ke-129. Kolaborasi tersebut memperlihatkan […]

  • Pemuda Nasional Dukung Sertifikasi Tanah Adat di Sumbar

    Pemuda Nasional Dukung Sertifikasi Tanah Adat di Sumbar

    • calendar_month Minggu, 20 Jul 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta, 19 Juli 2025 — Seruan dukungan terhadap program sertifikasi tanah ulayat di Sumatera Barat bergema dari kalangan pemuda nasional. Tokoh muda Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Benny, menyatakan bahwa langkah Kementerian ATR/BPN ini adalah bentuk nyata hadirnya negara untuk melindungi warisan leluhur Minangkabau yang tak ternilai: tanah ulayat. “Ini bukan soal sertifikat semata. Ini soal […]

expand_less