Persit Kodim Mansel Dorong Kesadaran Kesehatan Ibu dan Anak di Yamboi
- account_circle Sapto Handoko
- calendar_month 56 menit yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Manokwari Selatan – Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XVII Kodim 1808/Manokwari Selatan menggandeng tenaga kesehatan Puskesmas Nuhuwei untuk memperkuat pemahaman masyarakat tentang kesehatan ibu dan anak di Kampung Yamboi, Distrik Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat, Jumat (23/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan Persit terhadap program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130, terutama melalui kegiatan nonfisik yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Melalui sosialisasi ini, Persit mengajak para ibu memperhatikan kesehatan sejak masa kehamilan, memenuhi kebutuhan gizi keluarga, serta menjaga pertumbuhan dan perkembangan anak.
Selain itu, kegiatan tersebut mempertemukan anggota Persit, tenaga kesehatan, dan warga dalam suasana akrab untuk membangun kepedulian bersama terhadap kesehatan keluarga.
Para ibu Papua bersama anak-anak mereka mengikuti penyuluhan dengan antusias. Mereka menyimak materi mengenai perawatan selama kehamilan, gizi seimbang, pemberian ASI eksklusif, imunisasi, serta perilaku hidup bersih dan sehat.
Persit Tekankan Pentingnya Kesehatan Sejak Dini
Ketua Persit KCK Cabang XVII Kodim 1808/Mansel menegaskan bahwa kesehatan ibu dan anak memegang peranan penting dalam membangun generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
Menurutnya, pengetahuan yang memadai membantu para ibu mengambil langkah tepat untuk menjaga kesehatan diri sekaligus memenuhi kebutuhan anak.
“Kami ingin mama-mama Papua memiliki pengetahuan yang cukup tentang pentingnya menjaga kesehatan diri dan anak-anaknya,” ujar Ketua Persit KCK Cabang XVII Kodim 1808/Mansel.
Ia menambahkan, kesehatan ibu menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang anak. Karena itu, ia berharap kegiatan tersebut memberikan manfaat nyata bagi keluarga di Kampung Yamboi.
Melalui edukasi tersebut, Persit mendorong para ibu menerapkan pengetahuan kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, penyuluhan tidak sekadar menambah wawasan, tetapi juga diharapkan mendorong kebiasaan yang lebih sehat di lingkungan keluarga.
Materi mengenai gizi seimbang, misalnya, mengingatkan keluarga tentang pentingnya memenuhi kebutuhan nutrisi sesuai kondisi ibu dan tahap perkembangan anak.
Sementara itu, pemahaman mengenai ASI eksklusif dan imunisasi membantu orang tua mengenali langkah penting untuk mendukung kesehatan bayi.
Selain kedua hal tersebut, perilaku hidup bersih dan sehat turut berperan dalam menjaga kebersihan lingkungan serta mengurangi risiko penyakit.
Namun, peningkatan pengetahuan perlu berjalan beriringan dengan akses pelayanan kesehatan. Oleh sebab itu, keluarga perlu memanfaatkan layanan kesehatan untuk pemeriksaan kehamilan, pemantauan pertumbuhan anak, imunisasi, dan konsultasi sesuai kebutuhan.
Dansatgas TMMD Dorong Pembangunan Manusia
Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 1808/Mansel, Letkol Czi Sunandar Parius, menempatkan edukasi kesehatan sebagai bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga mencakup kegiatan yang mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“TMMD bukan hanya tentang membangun jalan, jembatan, dan rumah masyarakat, tetapi juga membangun sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas,” ungkap Sunandar.
Ia berharap sosialisasi kesehatan ibu dan anak memperluas pemahaman masyarakat mengenai pentingnya kesehatan keluarga sebagai dasar kehidupan yang lebih baik dan sejahtera.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pembangunan desa membutuhkan pendekatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara menyeluruh. Infrastruktur memang penting, tetapi pengetahuan kesehatan juga mendukung kesejahteraan keluarga dalam jangka panjang.
Karena itu, kegiatan nonfisik TMMD melengkapi pembangunan fisik melalui penyampaian informasi yang relevan dengan kebutuhan warga.
Dalam pelaksanaannya, Persit bekerja sama dengan tenaga kesehatan Puskesmas Nuhuwei untuk menyampaikan materi secara langsung kepada masyarakat.
Kolaborasi tersebut juga memperkuat hubungan antara TNI, Persit, tenaga kesehatan, dan warga Kampung Yamboi. Selain menyampaikan edukasi, interaksi langsung membuka ruang bagi masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan keluarga.
Meski demikian, sosialisasi saja belum cukup untuk memastikan peningkatan status kesehatan masyarakat. Dampaknya memerlukan tindak lanjut melalui penerapan pengetahuan, pemeriksaan rutin, serta pemanfaatan layanan kesehatan yang tersedia.
Edukasi Gizi Dukung Pencegahan Stunting
Sosialisasi kesehatan ibu dan anak tersebut juga diharapkan mendukung upaya pencegahan stunting melalui peningkatan pemahaman keluarga mengenai kebutuhan gizi dan pertumbuhan anak.
Stunting merupakan gangguan pertumbuhan akibat kekurangan gizi kronis dan berbagai faktor lain yang memengaruhi kesehatan anak. Karena itu, pencegahannya membutuhkan perhatian terhadap gizi, kesehatan ibu, pola pengasuhan, sanitasi, dan akses pelayanan kesehatan.
Melalui materi yang disampaikan, para ibu diharapkan semakin memahami pentingnya memenuhi kebutuhan nutrisi anak serta memantau pertumbuhannya secara berkala.
Apabila keluarga menemukan masalah pertumbuhan atau kondisi kesehatan anak, tenaga kesehatan dapat membantu melakukan pemeriksaan dan menentukan langkah lanjutan sesuai kebutuhan.
Dengan demikian, edukasi kesehatan perlu berjalan seiring dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan agar keluarga memperoleh pendampingan yang sesuai.
Kegiatan di Kampung Yamboi menjadi bagian dari upaya Satgas TMMD ke-130 Kodim 1808/Manokwari Selatan dalam mendukung pembangunan masyarakat melalui pendekatan fisik dan nonfisik.
Melalui keterlibatan Persit dan tenaga kesehatan setempat, program tersebut diharapkan memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan ibu dan anak.
Pada akhirnya, keberlanjutan edukasi, pemenuhan gizi, dan pemantauan tumbuh kembang menjadi unsur penting dalam mendukung generasi Papua yang sehat, cerdas, dan tumbuh optimal.
📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Ditulis oleh: Sapto Handoko
Sapto Handoko adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

