Patroli KRYD Polsek Penjaringan, Kerahkan 48 Personel Bidik Titik Rawan
Jakarta Utara, 4 April 2026 – Polsek Metro Penjaringan mengerahkan 48 personel dalam patroli skala besar untuk menekan tawuran dan kejahatan jalanan di wilayah rawan. Kegiatan berlangsung pada Sabtu malam...

Jakarta Utara, 4 April 2026 – Polsek Metro Penjaringan mengerahkan 48 personel dalam patroli skala besar untuk menekan tawuran dan kejahatan jalanan di wilayah rawan.
Kegiatan berlangsung pada Sabtu malam sebagai bagian dari program Jaga Jakarta, Jaga Lingkungan yang berfokus pada pencegahan gangguan kamtibmas.
Kanit Reskrim AKP Sampson Sosa Hutapea memimpin langsung patroli dengan dukungan kendaraan operasional berupa mobil patroli dan sepeda motor.
Petugas bergerak secara mobile menyisir wilayah hukum Penjaringan guna mengantisipasi potensi kriminalitas pada jam rawan malam.
Polsek Metro Penjaringan menargetkan lokasi yang sering menjadi titik berkumpul remaja serta area dengan potensi konflik sosial.
Selain itu, patroli menyasar jalur yang kerap dilintasi kelompok geng motor dan pelaku kejahatan jalanan.
Beberapa titik yang menjadi fokus pemantauan meliputi kawasan Muara Baru, Pasar Ikan, Kertajaya, hingga Gedong Panjang.
Petugas juga memantau Rusun Muara Baru serta Pos Pengamanan Muara Baru sebagai bagian dari upaya penguatan pengawasan wilayah.
Patroli Mobile dan Pengawasan Intensif
Tim patroli menempuh rute strategis mulai dari Muara Baru Raya, Pluit Timur, hingga Pluit Raya Selatan secara berkelanjutan.
Petugas melakukan patroli hunting untuk mendeteksi dini potensi gangguan serta mencegah aksi kriminal sebelum terjadi.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif tanpa adanya kejadian menonjol di lapangan.
Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Agta Bhuwana Putra menegaskan bahwa patroli KRYD akan terus dilakukan secara konsisten.
Ia menyatakan kepolisian tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan maupun aksi tawuran di wilayah Penjaringan.
“Kami memastikan kehadiran negara di tengah masyarakat melalui patroli intensif demi menjaga rasa aman warga,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menekan angka kriminalitas secara berkelanjutan.
Menurutnya, kolaborasi yang kuat mampu meningkatkan efektivitas pengawasan dan pencegahan gangguan keamanan.
Selain itu, kehadiran polisi di lapangan diharapkan memberikan efek deterrent bagi pelaku kejahatan jalanan.
Polsek Metro Penjaringan menilai langkah preventif ini sebagai strategi utama dalam menjaga stabilitas wilayah perkotaan.
Petugas juga terus mengedepankan pendekatan humanis dalam berinteraksi dengan masyarakat selama patroli berlangsung.
Dengan demikian, patroli intensif ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi warga.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Jakarta Utara.













