Sabtu, 24 Okt 2026
Beranda » BERITA » Orang Tua Keluhkan Kualitas MBG di SDN Margahayu Bekasi

Orang Tua Keluhkan Kualitas MBG di SDN Margahayu Bekasi

  • account_circle Bento
  • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bekasi – Sejumlah orang tua murid di wilayah Margahayu, Kota Bekasi, mengeluhkan kualitas dan kelengkapan menu dalam program Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterima siswa di SDN Margahayu 7.

Keluhan itu mencuat setelah beberapa siswa disebut menerima paket makanan yang dinilai tidak memenuhi standar kelayakan konsumsi dan prinsip gizi seimbang.

Keluhan disampaikan pada Selasa (24/2/2026).

Salah satu orang tua murid yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan, anaknya hanya menerima satu buah apel dalam kondisi bonyok, satu roti, dan satu abon tanpa disertai susu.

Ia menilai komposisi tersebut tidak sebanding dengan tujuan program yang digadang-gadang untuk mendukung pemenuhan gizi anak usia sekolah.

“Anak saya hanya mendapat apel yang sudah bonyok, roti, dan abon. Tidak ada susu. Kami berharap makanan yang diberikan benar-benar layak dan bergizi,” ujarnya saat dimintai keterangan.

Program MBG sendiri bertujuan membantu pemenuhan kebutuhan nutrisi siswa melalui penyediaan makanan siap konsumsi di sekolah.

Dalam pelaksanaannya, SPPG atau dapur MBG penyedia manfaat bertanggung jawab terhadap kualitas bahan baku, pengolahan, serta distribusi makanan kepada siswa penerima.

Namun, menurut orang tua murid tersebut, realisasi di lapangan belum sepenuhnya mencerminkan standar gizi yang seharusnya diterapkan.

Ia mempertanyakan pengawasan terhadap kualitas bahan makanan, terutama buah yang diterima anaknya dalam kondisi tidak segar.

Ia juga menyebutkan bahwa keluhan serupa mulai dibicarakan di kalangan orang tua murid lainnya.

Beberapa di antaranya menilai komposisi menu yang diterima belum mencakup unsur protein, karbohidrat, vitamin, dan mineral secara proporsional sebagaimana prinsip gizi seimbang yang lazim diterapkan dalam program makanan sekolah.

Secara prinsip, program pemberian makanan di lingkungan pendidikan menuntut perhatian pada aspek kebersihan, keamanan pangan, serta kandungan nutrisi.

Pilihan Editor :  Pangdam Cenderawasih Tutup TMMD Ke-128 Mimika, Tekankan Kolaborasi Percepat Pembangunan Wilayah 3T

Anak usia sekolah dasar berada dalam fase pertumbuhan yang membutuhkan asupan gizi cukup dan berkualitas untuk mendukung perkembangan fisik dan kognitif.

Para orang tua berharap pengelola program tidak hanya berfokus pada distribusi kuantitas penerima, tetapi juga menjamin mutu makanan yang dibagikan.

Mereka meminta evaluasi menyeluruh terhadap standar penyajian dan mekanisme distribusi agar makanan yang diterima siswa benar-benar layak konsumsi.

Desakan Evaluasi dan Pengawasan

Sejumlah orang tua mendorong adanya pengawasan berkala dari pihak terkait terhadap dapur penyedia manfaat.

Pengawasan tersebut dinilai penting untuk memastikan setiap paket makanan memenuhi standar kebersihan, kelayakan bahan, serta kecukupan gizi.

Mereka juga meminta transparansi mengenai standar menu harian yang seharusnya diterima siswa.

Dengan adanya standar yang jelas dan terbuka, orang tua dapat mengetahui apakah makanan yang diterima anak sesuai dengan ketentuan program.

Di sisi lain, belum terdapat penjelasan resmi dari pengelola Dapur MBG maupun pihak sekolah terkait mengenai komposisi menu pada hari tersebut.

Hingga berita ini ditulis, redaksi belum memperoleh keterangan dari pihak pengelola program maupun manajemen sekolah terkait mekanisme pengawasan kualitas makanan.

Redaksi telah berupaya menghubungi pihak penyelenggara program dan pihak sekolah guna memperoleh klarifikasi atas keluhan tersebut.

Konfirmasi diperlukan untuk memastikan apakah kejadian tersebut bersifat insidental atau mencerminkan persoalan sistemik dalam pengelolaan program.

Sebagai program yang menyasar kebutuhan dasar peserta didik, MBG diharapkan mampu menjawab tantangan pemenuhan gizi anak sekolah secara konsisten.

Evaluasi terhadap kualitas bahan, variasi menu, dan prosedur distribusi menjadi langkah penting untuk menjaga kepercayaan publik.

Orang tua murid menegaskan bahwa mereka mendukung penuh program peningkatan gizi bagi siswa.

Namun, dukungan itu disertai harapan agar pelaksanaan di lapangan selaras dengan tujuan awal program, yakni menyediakan makanan yang aman, sehat, dan bergizi.

Pilihan Editor :  Lanud Sultan Hasanuddin Tebar Takjil Ramadan

Pemberian makanan di sekolah bukan sekadar rutinitas distribusi, melainkan bagian dari upaya membangun generasi yang sehat.

Karena itu, setiap unsur yang terlibat mulai dari penyedia bahan, pengolah, hingga penyalur dituntut bekerja sesuai standar yang dapat dipertanggungjawabkan.

Perkembangan lebih lanjut terkait respons resmi dari pengelola program dan pihak sekolah akan disampaikan setelah redaksi memperoleh konfirmasi tambahan.**/red

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Nikko adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Menarik Dibaca

  • Satgas TMMD Kejar Target, Warga Tagalaya Segera Nikmati Air Bersih

    Satgas TMMD Kejar Target, Warga Tagalaya Segera Nikmati Air Bersih

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tidore Kepulauan — Menjelang penutupan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 1505/Tidore, semangat personel Satgas bersama warga Desa Tagalaya, Kecamatan Oba Selatan, terus berkobar. Mereka bekerja keras menuntaskan pembangunan sumur air bersih yang menjadi harapan besar masyarakat setempat. Pembangunan sumur air bersih ini merupakan salah satu sasaran fisik utama TMMD yang ditunggu-tunggu warga. […]

  • Politik Estetika dan Krisis Tata Kelola: Mengapa Renovasi Gedung Sate 3,9 M Bernuansa Candi Layak Dikritisi

    Politik Estetika dan Krisis Tata Kelola: Mengapa Renovasi Gedung Sate 3,9 M Bernuansa Candi Layak Dikritisi

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Oleh: Izus Salam S. SosKetua Umum PW KAMMI Jawa Barat, Mahasiswa Magister Administrasi Publik UNPAD Bandung – Renovasi Gedung Sate dengan biaya mencapai 3,9 miliar rupiah dan penambahan ornamen bernuansa candi kembali menimbulkan pertanyaan besar tentang arah tata kelola pemerintahan di Jawa Barat. Publik wajar bertanya: apa urgensi estetikanya? Apa relevansinya dengan kebutuhan masyarakat? Dan […]

  • Teknologi Pendidikan: Bagaimana Menggunakannya untuk Meningkatkan Pembelajaran Pelajar dan Mahasiswa di Sekolah

    Teknologi Pendidikan: Bagaimana Menggunakannya untuk Meningkatkan Pembelajaran Pelajar dan Mahasiswa di Sekolah

    • calendar_month Senin, 23 Jan 2023
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    Hai sobat gensa, teknologi pendidikan telah menjadi salah satu hal yang penting dalam meningkatkan pembelajaran pelajar dan mahasiswa di sekolah. Teknologi yang digunakan dalam pendidikan dapat menyediakan pembelajaran yang lebih interaktif, menyenangkan, dan efektif.  Dalam artikel ini, kita akan membahas bagaimana menggunakan teknologi pendidikan untuk meningkatkan pembelajaran pelajar dan mahasiswa di sekolah. Pertama, gunakan teknologi […]

  • Dankodaeral IX Tinjau Pembagian MBG dan Gelar Doa Bersama Jelang Hari Armada RI 2025

    Dankodaeral IX Tinjau Pembagian MBG dan Gelar Doa Bersama Jelang Hari Armada RI 2025

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    TNI AL, Ambon – Dalam suasana hangat penuh kepedulian, Komandan Kodaeral IX Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., turun langsung meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus memimpin Doa Bersama di Mako Kodaeral IX, Kamis (27/11/2025). Kegiatan ini menjadi rangkaian penting dalam menyongsong Hari Armada Republik Indonesia Tahun 2025. Didampingi Ketua Daerah Kodaeral […]

  • Pemuda 21 Tahun di Garut Ditangkap Polisi, Jual Sabu dan Tembakau Sintetis Lewat Medsos

    Pemuda 21 Tahun di Garut Ditangkap Polisi, Jual Sabu dan Tembakau Sintetis Lewat Medsos

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Ujang Sunarya
    • 0Komentar

    Garut – Seorang pemuda berusia 21 tahun berinisial RY, warga Kecamatan Garut Kota, harus berurusan dengan polisi setelah kedapatan mengedarkan narkotika jenis sabu dan tembakau sintetis melalui media sosial. RY ditangkap oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Garut pada Minggu (17/08/2025) sekitar pukul 17.00 WIB di Jalan Ibu Noch Kartanegara, Kampung Jangkurang, Kelurahan Sukamentri, Garut Kota. […]

  • Dandim 1715/Yahukimo Hadiri Doa Bersama Maulid Nabi Muhammad SAW dan HUT ke-80 TNI

    Dandim 1715/Yahukimo Hadiri Doa Bersama Maulid Nabi Muhammad SAW dan HUT ke-80 TNI

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Papua Pegunungan — Komandan Kodim (Dandim) 1715/Yahukimo Letkol Inf Didiet Trilaksono bersama unsur Forkopimda, tokoh agama, dan masyarakat menghadiri doa bersama dan pengajian umum dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025 M sekaligus menyambut HUT ke-80 TNI, Minggu (14/9/2025). Acara yang berlangsung di Masjid At Taqwa Kabupaten Yahukimo ini dipimpin oleh Ustaz Dr. […]

expand_less