Ledakan Tabung Gas Picu Kebakaran, Tiga Karyawan Terluka
Jakarta Utara – Ledakan tabung gas memicu kebakaran di Restoran Yakiniku Ten, Penjaringan, hingga melukai tiga karyawan dan merusak sebagian bangunan, Minggu (29/3/2026). Peristiwa terjadi sekitar pukul 10.29 WIB di...

Jakarta Utara – Ledakan tabung gas memicu kebakaran di Restoran Yakiniku Ten, Penjaringan, hingga melukai tiga karyawan dan merusak sebagian bangunan, Minggu (29/3/2026).
Peristiwa terjadi sekitar pukul 10.29 WIB di lantai satu ruko Paladium A No.70, Kelurahan Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan.
Dugaan awal menyebut ledakan berasal dari tabung gas berkapasitas 50 kilogram yang tersimpan di area gudang restoran.
Sejumlah karyawan berada di dalam bangunan saat ledakan pertama terdengar keras dan mengejutkan seluruh penghuni ruko.
Dua saksi yang berada di lantai atas segera menyelamatkan diri dengan menyeberang ke bangunan sebelah.
Mereka kemudian melihat api cepat membesar dan melahap sebagian area lantai satu restoran.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun tiga karyawan mengalami luka bakar serius pada wajah, tangan, dan kaki.
Petugas langsung membawa korban ke RS Tzu Chi untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Petugas pemadam kebakaran merespons cepat dengan mengerahkan tujuh unit mobil damkar ke lokasi kejadian.
Komandan regu, Algani, memimpin langsung proses pemadaman yang berlangsung intens di tengah kepulan asap tebal.
Petugas berjibaku mengendalikan api agar tidak merambat ke bangunan lain di kawasan ruko yang cukup padat.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.45 WIB, kemudian petugas melanjutkan proses pendinginan.
Polisi dari Polsek Metro Penjaringan turut melakukan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan penyebab kebakaran.
Pawas Ipda Taufik Amin memimpin langsung pemeriksaan awal serta pengamanan lokasi kejadian.
Petugas memasang garis polisi di area terdampak untuk mencegah gangguan selama proses penyelidikan berlangsung.
Polisi juga mengamankan empat tabung gas berukuran 50 kilogram sebagai barang bukti utama.
Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Agta Bhuwana Putra menyatakan penyelidikan masih terus berjalan.
Ia menegaskan bahwa dugaan sementara mengarah pada ledakan tabung gas, namun tim masih mendalami faktor pemicu.
“Kami masih mengumpulkan keterangan saksi dan bukti untuk memastikan penyebab pasti,” ujarnya.
Selain itu, pihak kepolisian mengingatkan pelaku usaha agar meningkatkan standar keselamatan penggunaan gas.
Ia menilai kelalaian dalam penyimpanan dan penggunaan tabung gas berpotensi memicu insiden serupa.
Kebakaran ini menyebabkan kerusakan pada ruang gudang gas serta sebagian area restoran di lantai satu.
Luas area terdampak diperkirakan mencapai sekitar 6 x 12 meter persegi dengan kerugian material yang masih dihitung.
Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya sistem keamanan dan pengawasan instalasi gas di sektor usaha kuliner.
Pihak berwenang menekankan bahwa setiap pelaku usaha wajib mematuhi standar keselamatan demi melindungi pekerja dan pelanggan.
Hingga kini, polisi terus memeriksa saksi dan mengumpulkan bukti tambahan guna mengungkap penyebab pasti kebakaran.
Hasil penyelidikan diharapkan dapat menjadi dasar evaluasi sekaligus langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.













