Kodim 1710/Mimika Gelar Sidang UKP, 15 Prajurit Lolos Usulan Kenaikan Pangkat

Timika – Kodim 1710/Mimika menggelar Sidang Pangkat dan Karier (Pankar) untuk Usul Kenaikan Pangkat periode 1 Oktober 2026 di Makodim Mimika, Kamis (02/04/2026). Kepala Staf Kodim 1710/Mimika, Mayor Inf Abdul...

-AA+
comment 2 Created with Sketch Beta. 0 Komentar

Timika – Kodim 1710/Mimika menggelar Sidang Pangkat dan Karier (Pankar) untuk Usul Kenaikan Pangkat periode 1 Oktober 2026 di Makodim Mimika, Kamis (02/04/2026).

Kepala Staf Kodim 1710/Mimika, Mayor Inf Abdul Munir, memimpin langsung sidang tersebut mewakili Komandan Kodim Letkol Inf Jozanda.

Kegiatan berlangsung di Ruang Data Makodim 1710/Mimika, Jalan Agimuga Mile 32, Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Sidang ini menjadi tahapan penting dalam menentukan kelayakan prajurit yang akan diusulkan naik pangkat pada periode mendatang.

Seluruh Perwira Seksi dan para Danramil jajaran Kodim 1710/Mimika mengikuti sidang untuk memastikan proses berjalan objektif dan akuntabel.

Hasil sidang menetapkan sebanyak 15 prajurit memenuhi syarat untuk diusulkan kenaikan pangkat pada periode 1 Oktober 2026.

Jumlah tersebut terdiri dari 6 personel Bintara dan 9 personel Tamtama yang telah melewati proses penilaian menyeluruh.

Mayor Abdul Munir menegaskan bahwa sidang ini mengedepankan prinsip transparansi dan profesionalitas dalam setiap tahapan penilaian.

Ia memastikan tim penilai menelusuri seluruh aspek penting sebelum menetapkan kelayakan prajurit.

Penilaian Ketat dan Objektif

Komandan Kodim 1710/Mimika, Letkol Inf Jozanda, dalam amanat yang dibacakan menekankan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar formalitas administratif.

Ia menyebut kenaikan pangkat mencerminkan kehormatan, kesejahteraan, sekaligus bentuk penghargaan atas dedikasi prajurit.

“Pangkat merupakan penghargaan atas pengabdian. Namun prosesnya harus melalui mekanisme yang adil, objektif, dan transparan,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa satuan harus memastikan hanya prajurit yang memenuhi seluruh kriteria yang mendapatkan usulan kenaikan pangkat.

Menurutnya, proses seleksi harus menjaga integritas institusi serta kepercayaan prajurit terhadap sistem pembinaan karier.

Pilihan Editor :  Polda Metro Jaya Gelar Seminar Tiga Pilar, Bahas Inovasi Urban Farming

Aspek Penilaian Menyeluruh

Tim sidang menilai prajurit berdasarkan berbagai indikator utama yang mencerminkan kualitas dan kesiapan individu.

Aspek tersebut meliputi kepribadian, disiplin, kinerja harian, serta kemampuan jasmani yang menjadi standar utama prajurit TNI AD.

Selain itu, rekam jejak tugas dan loyalitas terhadap satuan juga menjadi pertimbangan penting dalam pengambilan keputusan.

Letkol Jozanda menegaskan bahwa setiap prajurit harus menunjukkan konsistensi dalam kinerja dan sikap selama bertugas.

“Penilaian ini tidak hanya melihat satu aspek, tetapi keseluruhan kualitas prajurit sebagai representasi profesionalisme TNI,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa kenaikan pangkat membawa konsekuensi tanggung jawab yang lebih besar dalam pelaksanaan tugas.

Dorongan Profesionalisme Prajurit

Melalui sidang ini, Kodim 1710/Mimika mendorong seluruh prajurit untuk terus meningkatkan kinerja dan disiplin.

Pimpinan satuan berharap proses ini menjadi motivasi bagi prajurit untuk berkompetisi secara sehat dan profesional.

Selain itu, sidang Pankar juga menjadi instrumen pembinaan karier yang menjaga kualitas sumber daya manusia di lingkungan TNI AD.

Kodim 1710/Mimika berkomitmen menjaga proses seleksi tetap transparan agar menghasilkan prajurit yang layak dan berkualitas.

Dengan demikian, satuan dapat memastikan setiap kenaikan pangkat benar-benar mencerminkan prestasi dan dedikasi nyata prajurit di lapangan.

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *