Isu Kekosongan Obat di IGD RSUD Chasbullah Abdulmadjid Bekasi, Dibantah Manajemen
- account_circle Sapto Handoko
- calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
- print Cetak

Isu Kekosongan Obat di IGD RSUD Chasbullah Abdulmadjid Bekasi, Dibantah Manajemen - Foto Istimewa
Bekasi – Isu mengenai ketersediaan obat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid (RSUD CAM) Kota Bekasi mencuat sehari setelah prosesi pelepasan direktur rumah sakit, Kamis (11/9/2025).
Informasi yang beredar menyebutkan, beberapa jenis obat di IGD dilaporkan menipis, bahkan ada yang kosong.
Seorang sumber internal rumah sakit yang enggan disebut namanya menyampaikan kekhawatirannya.
“Memang ada beberapa jenis obat di IGD yang kosong. Situasi ini tentu bisa memengaruhi pelayanan pasien, terutama yang membutuhkan penanganan cepat,” ujarnya.
Kabar tersebut sontak menjadi perhatian, mengingat RSUD CAM merupakan salah satu rumah sakit rujukan utama bagi warga Kota Bekasi dan sekitarnya.
Kekosongan obat di IGD dinilai dapat berdampak pada pelayanan pasien dalam kondisi darurat yang membutuhkan ketersediaan obat secara instan.
Menanggapi isu ini, pihak RSUD CAM memastikan stok obat tetap aman. Dr. Sudirman, perwakilan manajemen, menjelaskan bahwa dinamika ketersediaan obat merupakan hal wajar dalam pelayanan medis.
“Ini sebenarnya dinamika ya. Penyakit yang datang tidak selalu sama, jadi stok obat memang perlu disesuaikan dengan kebutuhan. Namun kami selalu mempersiapkan segala sesuatunya untuk pelayanan pasien. Sejauh ini aman-aman saja,” ujarnya sambil tersenyum.
Sementara itu, Humas RSUD CAM, Yeyet, menyayangkan isu tersebut beredar tanpa konfirmasi terlebih dahulu.
Ia mengingatkan, informasi yang tidak diverifikasi dapat memengaruhi reputasi rumah sakit.
“Kami selalu terbuka bila ada pertanyaan. Akan lebih baik jika dilakukan klarifikasi dulu agar tidak terjadi kesalahpahaman,” katanya.
Dengan klarifikasi tersebut, manajemen RSUD CAM memastikan pelayanan IGD tetap berjalan normal. Mereka juga terus memantau ketersediaan obat agar kebutuhan pasien dapat terpenuhi secara optimal.
📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Ditulis oleh: Sapto Handoko
Sapto Handoko adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

