Rabu, 21 Okt 2026
Beranda » BERITA » HMT ITB Minta Maaf atas Video Lagu Erika Bernuansa Pelecehan Perempuan

HMT ITB Minta Maaf atas Video Lagu Erika Bernuansa Pelecehan Perempuan

  • account_circle Kontributor
  • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung – Video yang memperlihatkan sekelompok mahasiswa menyanyikan lagu berjudul “Erika” dengan lirik bernada melecehkan perempuan viral di media sosial dan memicu kecaman publik.

Rekaman tersebut diunggah akun Instagram @fakta.indo dan dengan cepat menyebar luas, menimbulkan sorotan terhadap budaya organisasi kemahasiswaan di lingkungan perguruan tinggi.

Peristiwa ini melibatkan Himpunan Mahasiswa Tambang Institut Teknologi Bandung (HMT-ITB), yang kemudian secara resmi menyampaikan permohonan maaf kepada publik pada Rabu (15/4/2026).

Permintaan maaf tersebut disampaikan setelah muncul reaksi negatif dari masyarakat yang menilai konten lagu tersebut tidak pantas, terutama dalam konteks lingkungan akademik.

Dalam keterangannya, pihak HMT-ITB mengakui bahwa penampilan lagu “Erika” merupakan bagian dari tradisi Orkes Semi Dangdut HMT-ITB yang telah ada sejak 1970-an.

Lagu tersebut disebut diciptakan pada era 1980-an dan telah lama menjadi bagian dari repertoar hiburan organisasi.

Namun demikian, mereka menegaskan bahwa penggunaan lagu tersebut dalam kegiatan terbaru merupakan bentuk kelalaian.

HMT-ITB menyadari bahwa lirik dalam lagu tersebut sudah tidak sesuai dengan perkembangan norma sosial dan nilai kesusilaan yang berlaku di masyarakat saat ini.

“Kami menyadari bahwa merupakan sebuah kelalaian untuk tetap menampilkan lagu tersebut dengan perkembangan norma sosial dan kesusilaan di masyarakat dewasa ini. Kami dengan tegas mengakui bahwa konten dalam penampilan tersebut tidak mencerminkan nilai-nilai yang seharusnya dijunjung oleh lingkungan akademik dan organisasi kemahasiswaan,” demikian pernyataan resmi HMT-ITB.

Video yang beredar memperlihatkan sejumlah mahasiswa menyanyikan lagu tersebut secara bersama-sama dalam sebuah kegiatan internal.

Meski tidak dijelaskan secara rinci konteks acara, ekspresi dan lirik yang dibawakan dalam video tersebut dinilai mengandung unsur pelecehan terhadap perempuan, sehingga memicu reaksi keras dari warganet.

Pilihan Editor :  Kuda Renggong dan Kereta Naga Paksi Curi Perhatian di Kirab Budaya HUT ke-80 Jawa Barat

Sejumlah pengguna media sosial mengkritik keras tindakan tersebut, menilai bahwa lingkungan kampus seharusnya menjadi ruang yang menjunjung tinggi nilai kesetaraan, penghormatan terhadap perempuan, serta etika komunikasi publik.

Kritik juga diarahkan pada minimnya sensitivitas terhadap isu gender di kalangan mahasiswa.

Selain itu, peristiwa ini juga memunculkan diskusi lebih luas mengenai relevansi tradisi lama dalam organisasi kemahasiswaan.

Banyak pihak menilai bahwa tidak semua warisan budaya organisasi dapat dipertahankan tanpa evaluasi, terutama jika bertentangan dengan nilai-nilai sosial yang terus berkembang.

Evaluasi Internal dan Tuntutan Perubahan

Menanggapi polemik tersebut, HMT-ITB menyatakan akan melakukan evaluasi internal terhadap seluruh bentuk kegiatan dan konten yang diproduksi organisasi.

Langkah ini disebut sebagai upaya untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Mereka juga berkomitmen untuk lebih selektif dalam memilih materi hiburan dan kegiatan, serta menyesuaikannya dengan prinsip inklusivitas, etika, dan tanggung jawab sosial.

Pernyataan ini sekaligus menjadi pengakuan bahwa organisasi kemahasiswaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan budaya berpikir mahasiswa.

Hingga berita ini terbit, belum ada pernyataan resmi dari pihak Institut Teknologi Bandung terkait insiden tersebut.

Namun, sejumlah kalangan menilai bahwa pihak kampus perlu turut mengambil langkah tegas, baik dalam bentuk pembinaan maupun penegakan aturan, guna menjaga marwah institusi pendidikan.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa dinamika sosial yang berkembang di masyarakat menuntut adanya penyesuaian berkelanjutan, termasuk di lingkungan akademik.

Dalam video yang beredar, mereka menyanyikan lagu berjudul Erika yang dibuat di tahun 1980-an.

Berikut liriknya:

Pengalaman tak terlupa, Waktu aku mahasiswa
kecantol di Surabaya, janda muda nama Erika
Erika buka celana, diam diam main gila
sambal bawa botol fanta, siapa mau boleh coba

ooohhhh… goyang Erika luar biasa…..
ooohhhh… lebar pinggulnya hamper sedepa…..
bila disenggolanya celana pasti terbuka
walau sudah janda sempitnya masih terasa

pagi-pagi Erika mandi, lenggak-lenggok di pinggir kali
kagetku setengah mati, lihat barang kayak serabi

ooohhhh… goyang Erika luar biasa…..
ooohhhh… lebar pinggulnya hamper sedepa…..
bila disenggolanya celana pasti terbuka
walau sudah janda sempitnya masih terasa

ooohhhh… goyang Erika luar biasa…..
ooohhhh… lebar pinggulnya hamper sedepa…..
bila disenggolanya celana pasti terbuka
walau sudah janda sempitnya masih terasa

ha ha ha ha … ha hi hi hi hi … hi anunya kegedean
ha ha ha ha … ha hi hi hi hi … hi anunya kesempitan
ha ha ha ha … ha hi hi hi hi … hi anunya kegedean
ha ha ha ha … ha hi hi hi hi … hi anunya kesempitan

Tradisi yang pernah dianggap lumrah pada masa lalu tidak serta-merta relevan di masa kini, terutama jika berpotensi melanggar norma kesopanan dan merugikan kelompok tertentu.

Pilihan Editor :  Satu Jenazah Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi

Dengan sorotan publik yang semakin kuat terhadap isu kesetaraan dan penghormatan terhadap perempuan, organisasi mahasiswa dituntut untuk lebih adaptif dan bertanggung jawab dalam setiap aktivitasnya, termasuk dalam memilih bentuk ekspresi budaya dan hiburan.**/

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Kontributor Gensa Media Indonesia yang berperan mendukung kerja jurnalistik melalui pengumpulan informasi dan peliputan di lapangan secara profesional, independen, dan berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik.

Menarik Dibaca

  • Modus Oper Kredit Kekeluargaan, Warga Bekasi Dikejar Nyaris Dilaporkan Penggelapan

    Modus Oper Kredit Kekeluargaan, Warga Bekasi Dikejar Nyaris Dilaporkan Penggelapan

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle Nadya
    • 0Komentar

    Banyak masyarakat tergiur solusi instan dalam masalah keuangan, tapi justru terjebak dalam skema yang merugikan.

  • TNI-Polri Jaga Damai Jumat Agung di Puncak Jaya

    TNI-Polri Jaga Damai Jumat Agung di Puncak Jaya

    • calendar_month Jumat, 18 Apr 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Puncak Jaya, Papua – Di tengah medan tugas yang menantang, prajurit Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 715/Motuliato (Mtl) tak hanya menunjukkan ketangguhan, tapi juga keteladanan dalam menjaga nilai-nilai toleransi dan kebersamaan. Momen Jumat Agung, Jumat (18/4/2025), dimanfaatkan personel Satgas yang beragama Kristen untuk beribadah dengan khidmat di Gereja Kristen Injili (GKI) Papua, Puncak Jaya. Sementara itu, […]

  • Kecelakaan Kerja di Indonesia Meningkat: 462.241 Kasus Sepanjang 2024

    Kecelakaan Kerja di Indonesia Meningkat: 462.241 Kasus Sepanjang 2024

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Nadya
    • 0Komentar

    Kami akan terus mendorong perusahaan untuk menerapkan standar keselamatan kerja yang lebih ketat serta memperkuat pengawasan

  • Satgas Yonif 112/DJ Rayakan Idul Fitri di Medan Tugas, Pererat Persaudaraan di Puncak Jaya

    Satgas Yonif 112/DJ Rayakan Idul Fitri di Medan Tugas, Pererat Persaudaraan di Puncak Jaya

    • calendar_month Senin, 31 Mar 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Puncak Jaya – Di tengah tugas menjaga keamanan di Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, prajurit Satgas Yonif 112/DJ tetap merayakan Idul Fitri 1446 H dengan penuh kehangatan dan kebersamaan. Jauh dari keluarga, namun semangat persaudaraan tetap menyala, menciptakan suasana perayaan yang bermakna di wilayah tugas mereka, Senin (31/3/2025). Sholat Id berjamaah menjadi awal dari perayaan […]

  • Panglima TNI Lantik 260 Pa PK Progsus 2026

    Panglima TNI Lantik 260 Pa PK Progsus 2026

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto melantik dan mengambil sumpah 260 Perwira Prajurit Karier Progsus TA 2026 di Lapangan Prima Mabes TNI Cilangkap. Upacara Prasetya Perwira ini turut dihadiri Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin serta para Kepala Staf Angkatan Darat, Laut, dan Udara. Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Laksamana TNI Muhammad Ali, dan Marsekal TNI […]

  • Satgas TNI AD Selesaikan Rehabilitasi Rumah Warga di Sipora Utara

    Satgas TNI AD Selesaikan Rehabilitasi Rumah Warga di Sipora Utara

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Faisal Ryanggie Fermana
    • 0Komentar

    MENTAWAI – Program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Robert S. di Dusun Karoniet, Desa Tuapejat, Kecamatan Sipora Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, telah rampung dikerjakan oleh personel Satgas Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat Tahun Anggaran 2026. Setelah pembangunan selesai, personel satgas melaksanakan pembersihan lingkungan rumah sebagai tahap akhir sebelum hunian tersebut […]

expand_less