Evaluasi Program Sampah Jadi Sorotan, Menteri Lingkungan Hidup Dorong Percepatan di Rorotan

Jakarta Utara, 6 April 2026 – Pemerintah pusat menyoroti rendahnya tingkat pemilahan sampah di Rorotan saat kick off program “Rorotan 100% Pilah Sampah”. Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq memimpin...

-AA+
comment 2 Created with Sketch Beta. 0 Komentar

Jakarta Utara, 6 April 2026 – Pemerintah pusat menyoroti rendahnya tingkat pemilahan sampah di Rorotan saat kick off program “Rorotan 100% Pilah Sampah”.

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq memimpin langsung apel di Rusunawa Rorotan, Kecamatan Cilincing, Senin pagi.

Ia menilai implementasi program belum berjalan optimal meski sosialisasi telah menjangkau puluhan ribu warga di wilayah tersebut.

Hanif menyampaikan, pemerintah menemukan sejumlah titik lemah dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat di tingkat rukun warga.

“Program sudah menyasar sekitar 60.000 jiwa, namun pelaksanaannya belum merata di semua wilayah,” ujar Hanif dalam arahannya.

Ia mengungkapkan, lima RW masih menunjukkan kinerja rendah dalam pemilahan sampah, termasuk RW 014 Rusunawa Rorotan.

Menurutnya, sekitar 600 warga di wilayah itu menghasilkan tiga kuintal sampah, tetapi tingkat pemilahan masih sangat minim.

Ia menilai kondisi tersebut menghambat efektivitas program yang menargetkan perubahan perilaku masyarakat secara menyeluruh.

Karena itu, Hanif menegaskan akan melakukan evaluasi cepat untuk memastikan program berjalan sesuai target nasional.

“Minggu depan kami lakukan evaluasi, sekaligus dorong wilayah lain meniru program ini secara konsisten,” tegasnya.

Dorong Sinergi dan Pengawasan Lapangan

Selain evaluasi, pemerintah juga menekankan pentingnya pengawasan langsung dan keterlibatan aktif seluruh unsur masyarakat.

Kapolsek Cilincing Bobi Subasri menyatakan dukungan penuh terhadap program tersebut dari sisi keamanan dan ketertiban.

Ia menegaskan, aparat kepolisian siap mengawal setiap tahapan sosialisasi hingga implementasi di lapangan.

“Kami pastikan kegiatan berjalan aman, sekaligus mendorong masyarakat lebih disiplin dalam memilah sampah,” ujar Bobi.

Pilihan Editor :  Sinergi Forkopimda Kalsel dan Kota Banjarmasin Naik KRI dr. Radjiman Widyodiningrat-992

Ia juga mengingatkan, keberhasilan program tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga partisipasi aktif warga.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kolaborasi demi menciptakan lingkungan bersih dan sehat.

Sementara itu, kegiatan apel melibatkan sekitar 200 peserta dari berbagai unsur, termasuk kementerian, dinas, dan perwakilan warga.

Pemerintah kemudian melanjutkan kegiatan dengan sosialisasi langsung kepada lima RW prioritas, yakni RW 03, 09, 11, 013, dan 014.

Petugas lapangan memberikan edukasi teknis terkait pemilahan sampah organik dan anorganik secara sistematis.

Selanjutnya, aparat kepolisian mengerahkan personel terbatas untuk menjaga situasi tetap kondusif selama kegiatan berlangsung.

AKP Edi Santosa memimpin pengamanan dan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tanpa gangguan.

Hingga kegiatan berakhir pukul 08.40 WIB, situasi tetap aman, tertib, dan terkendali di lokasi acara.

Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap perubahan perilaku masyarakat terhadap sampah dapat terjadi secara nyata dan berkelanjutan.

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *