Donor Darah Serentak Wanita TNI Pecahkan Rekor MURI, Libatkan 143 Titik Nasional
Jakarta, 03 April 2026 – Wanita TNI dan Dharma Pertiwi menggelar donor darah serentak nasional dan mencetak rekor Museum Rekor Dunia Indonesia, pada Kamis 02/04/2026. Kegiatan ini berlangsung di GOR...

Jakarta, 03 April 2026 – Wanita TNI dan Dharma Pertiwi menggelar donor darah serentak nasional dan mencetak rekor Museum Rekor Dunia Indonesia, pada Kamis 02/04/2026.
Kegiatan ini berlangsung di GOR Ahmad Yani Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, serta 143 lokasi lain di seluruh Indonesia.
Ketua Umum Dharma Pertiwi, Evi Agus Subiyanto, memimpin langsung kegiatan tersebut bersama jajaran Wanita TNI.
Selain itu, kegiatan ini melibatkan anggota Dharma Pertiwi, prajurit perempuan, ASN wanita, serta keluarga besar TNI secara luring dan daring.
Aksi ini menargetkan 21.565 pendonor, namun panitia menghimpun 13.068 kantong darah dari berbagai wilayah secara serentak.
Panitia menggandeng Palang Merah Indonesia untuk memastikan distribusi dan pemanfaatan darah berjalan optimal di daerah.
Direktur Marketing MURI, Awan Rahargo, menyerahkan penghargaan kepada Ketua Umum Dharma Pertiwi di lokasi utama kegiatan.
Ia menilai kegiatan ini mencerminkan mobilisasi sosial perempuan dalam skala besar yang berdampak nyata bagi kebutuhan kemanusiaan nasional.
Aksi Nasional Terkoordinasi
Kegiatan ini menjadi bagian dari Apel Bersama Wanita TNI serta peringatan HUT ke-62 Dharma Pertiwi Tahun 2026.
Panitia mengoordinasikan pelaksanaan lintas matra TNI, yakni darat, laut, dan udara, dalam satu waktu secara terpusat dan terintegrasi.
Setiap satuan wilayah menggelar kegiatan donor darah dengan melibatkan fasilitas kesehatan dan unit transfusi daerah setempat.
Dengan demikian, pelaksanaan kegiatan berjalan serentak, terukur, dan terpantau secara nasional oleh panitia pusat.
Panitia menilai pendekatan ini memperkuat efektivitas pengumpulan darah sekaligus memperluas jangkauan penerima manfaat di daerah.
Selain itu, kegiatan ini menjawab kebutuhan stok darah yang kerap mengalami kekurangan di berbagai wilayah Indonesia.
Penegasan Nilai Kemanusiaan
Dalam sambutannya, Evi Agus Subiyanto menegaskan bahwa kegiatan ini mengandung nilai kemanusiaan yang kuat dan relevan.
“Donor darah bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan tindakan nyata yang dapat menyelamatkan kehidupan manusia,” ujarnya.
Ia menambahkan, setiap tetes darah yang terkumpul membawa harapan bagi pasien yang membutuhkan di berbagai fasilitas kesehatan.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh anggota untuk menjaga konsistensi kegiatan sosial sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
“Komitmen harus hadir melalui tindakan nyata, bukan sekadar wacana,” tegasnya.
Ia juga mendorong masyarakat luas agar menjadikan donor darah sebagai kebiasaan positif yang berkelanjutan.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat peran perempuan dalam mendukung agenda kemanusiaan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia.
Di sisi lain, kegiatan ini menunjukkan sinergi antara organisasi internal TNI dengan lembaga kemanusiaan nasional secara konkret.
Dengan capaian tersebut, panitia menilai kegiatan ini tidak hanya mencetak rekor, tetapi juga membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya solidaritas sosial.













