Minggu, 11 Okt 2026
Beranda » BERITA » Dinkes Muna Gencarkan Pencegahan HIV AIDS, Kasus di 2024 Capai 33 Orang

Dinkes Muna Gencarkan Pencegahan HIV AIDS, Kasus di 2024 Capai 33 Orang

  • account_circle Tama
  • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
  • print Cetak

Muna – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Muna terus berupaya menekan angka penyebaran virus human immunodeficiency virus (HIV) dan acquired immune deficiency syndrome (AIDS) di wilayahnya.

Salah satu langkah yang diambil adalah dengan menyuarakan bahaya HIV/AIDS serta memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahannya.

Sepanjang tahun 2024, tercatat 33 kasus HIV/AIDS di Muna.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinkes Muna, Samudra Taufik, mengungkapkan bahwa dari jumlah tersebut, 30 orang terinfeksi HIV dan 3 orang lainnya mengidap AIDS.

Kasus-kasus ini tersebar di beberapa kecamatan, yakni Katobu, Napabalano, dan Tongkuno.

Mirisnya, dari total pengidap, empat orang di antaranya telah meninggal dunia akibat penyakit ini.

Menurut Samudra, sebagian besar penderita tertular akibat pergaulan bebas, terutama mereka yang pernah merantau.

“Kasus HIV di daerah kita cukup tinggi, tetapi dibandingkan dengan daerah lain, Muna masih berada di angka bawah. Sebagian besar pengidap HIV ini adalah perantau dan terjangkit saat berada di luar daerah. Mereka terkonfirmasi dan terdeteksi positif setelah menjalani pemeriksaan kesehatan,” ungkapnya pada Jumat (7/3/2025).

Ia menjelaskan bahwa gejala HIV tidak spesifik dan sering kali menyerupai penyakit umum lainnya.

Berbeda dengan AIDS yang sudah memasuki tahap lebih parah, penderitanya biasanya mengalami gejala seperti penyakit kulit yang sulit sembuh dan diare yang terus menerus.

Upaya Pencegahan dan Penanganan

Meski HIV belum bisa disembuhkan, Samudra menegaskan bahwa pengobatan secara rutin dapat membantu meningkatkan kualitas hidup penderita serta mencegah penularan lebih lanjut.

Penderita HIV diwajibkan menjalani screening kesehatan untuk menjaga kekebalan tubuhnya.

Selain itu, mereka diberikan obat antiretroviral (ARV) guna menekan laju pertumbuhan virus di dalam tubuh.

“Mereka tidak dapat disembuhkan, tetapi dengan pengobatan yang tepat dan rutin dapat meningkatkan kekebalan tubuh serta meminimalisir risiko penularan. Penderita HIV dan AIDS ini tidak harus dijauhi oleh orang-orang, terutama keluarga. Kami berharap masyarakat lebih sadar akan bahaya HIV/AIDS, terutama bagi mereka yang hendak merantau agar tidak membawa virus ini kembali kepada keluarganya,” tambahnya.

Pilihan Editor :  Ketum Padepokan Pandan Ireng, Berikan Arahan Pengurus Pusat

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Muna, dr. Pangeran, menegaskan bahwa mayoritas penderita HIV/AIDS di Muna telah mendapatkan penanganan dan pengobatan yang sesuai.

Dinkes Muna juga aktif melakukan promosi kesehatan di berbagai puskesmas di wilayah tersebut guna menyosialisasikan bahaya serta cara pencegahan HIV/AIDS.

Pihaknya rutin mengadakan penyuluhan di berbagai fasilitas kesehatan mengenai risiko HIV/AIDS serta langkah-langkah pencegahannya.

Edukasi ini mencakup pentingnya hubungan seksual yang aman, pemakaian alat kontrasepsi, serta kesadaran untuk melakukan tes kesehatan bagi mereka yang memiliki faktor risiko tinggi.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk menghindari HIV dan AIDS dengan tidak melakukan hubungan seksual sembarangan, melainkan hanya dengan pasangan sah. Bagi para pekerja di luar Muna, kami juga mengingatkan pentingnya kesadaran memeriksakan diri ke puskesmas. Jika terdeteksi HIV, maka akan segera diberikan penanganan dan terapi untuk mencegah percepatan pertumbuhan virus,” jelas dr. Pangeran.

Peran Masyarakat dalam Pencegahan

Dinkes Muna menekankan bahwa pencegahan HIV/AIDS bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama.

Kesadaran masyarakat dalam menjaga pola hidup sehat dan menghindari perilaku berisiko menjadi kunci utama dalam mengurangi penyebaran virus ini.

“Tidak ada yang ingin terinfeksi HIV, maka dari itu kita semua harus bersama-sama menjaga diri dan orang-orang di sekitar kita. Jangan diskriminasi penderita, tetapi berikan dukungan agar mereka tetap bisa menjalani hidup dengan baik,” tutup dr. Pangeran.

Dengan berbagai upaya yang dilakukan, Dinkes Muna berharap angka kasus HIV/AIDS di wilayah ini dapat terus ditekan dan masyarakat semakin sadar akan pentingnya pencegahan penyakit yang belum ada obatnya ini.**(sumber: kendaripos.fajar.co.id)

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Tama adalah jurnalis Gensa Media Indonesia yang menjalankan tugas peliputan dan pemberitaan secara profesional, independen, berimbang, serta mengedepankan akurasi, verifikasi fakta, dan Kode Etik Jurnalistik dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Menarik Dibaca

  • OTT Oknum Wartawan di Pontianak “Desakan Keadilan Menggema, Saw­mill Ilegal Ikut Disorot”

    OTT Oknum Wartawan di Pontianak “Desakan Keadilan Menggema, Saw­mill Ilegal Ikut Disorot”

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Pontianak – Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap seorang oknum wartawan di Pontianak pada Rabu (27/8/2025) mendadak jadi buah bibir. Ia diamankan polisi karena diduga melakukan pemerasan terhadap pengusaha sawmill lokal berinisial TH. Kabar penangkapan ini langsung memantik reaksi keras dari kalangan jurnalis. Puluhan wartawan dari berbagai media berbondong-bondong mendatangi Markas Tipidter Polresta Pontianak. Mereka menolak […]

  • TMMD Morotai Kebut RTLH Warga Mandiri

    TMMD Morotai Kebut RTLH Warga Mandiri

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Morotai, Maluku Utara – Personel Kodim 1514/Morotai mempercepat pembangunan RTLH di Desa Mandiri, Selasa (3/3/2026). Mereka mengerjakan flur lantai sekaligus memasang lisplang dengan penuh ketelitian. Program TNI Manunggal Membangun Desa ke-127 ini menyasar peningkatan kualitas hunian warga Morotai Selatan. Prajurit meratakan adukan semen agar lantai kokoh dan nyaman dipijak. Selanjutnya, mereka memasang lisplang untuk memperindah […]

  • Prabowo Tawarkan Indonesia sebagai Basis Investasi Strategis di AS

    Prabowo Tawarkan Indonesia sebagai Basis Investasi Strategis di AS

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Nadya
    • 0Komentar

    Kami sangat terbuka dengan investasi. Kami butuh investasi dan kami ingin lebih banyak investasi. Kami yakin bahwa kami kompetitif dan menarik

  • Remaja 14 Tahun Tewas Dipukul Helm Brimob di Tual, Polisi Tetapkan Tersangka - Foto Istimewa

    Remaja 14 Tahun Tewas Dipukul Helm Brimob di Tual, Polisi Tetapkan Tersangka

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Nasri menyebut seorang anggota Brimob tiba-tiba keluar dari balik pepohonan dan mengayunkan helm ke arah adiknya hingga mengenai wajah.

  • Enam Prajurit Lanal Sibolga Naik Pangkat, Semangat Baru di Bulan Oktober

    Enam Prajurit Lanal Sibolga Naik Pangkat, Semangat Baru di Bulan Oktober

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Sibolga – Awal Oktober 2025 menjadi momen penuh kebanggaan bagi keluarga besar Pangkalan TNI AL (Lanal) Sibolga. Enam prajurit terbaiknya resmi menerima kenaikan pangkat dalam sebuah upacara khidmat di Lapangan Trisila Mako Lanal Sibolga, Kamis (2/10/2025). Upacara dipimpin langsung oleh Komandan Lanal Sibolga, Letkol Laut (P) Haka Andinantha, M.Tr. Opsla., dan dihadiri seluruh prajurit serta […]

  • Dugaan Modus Acara PMI di Jatimulya Gagal, Vendor Alami Kerugian Puluhan Juta Rupiah

    Dugaan Modus Acara PMI di Jatimulya Gagal, Vendor Alami Kerugian Puluhan Juta Rupiah

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tambun Selatan – Rencana pagelaran acara yang mengatasnamakan Palang Merah Indonesia (PMI) di Gedung Serba Guna Jalan Melati Raya, RW 11/13, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kamis (15/1/2026), berakhir gagal. Kegagalan ini langsung membatalkan seluruh agenda kegiatan dan sekaligus menimbulkan kerugian materiil serta immateriil bagi vendor dan warga. Vendor Kehilangan 150 Kursi, Kerugian Tembus Rp27 […]

expand_less