Bukit Pamulang Indah Dilanda Banjir, Brimob C Kerahkan SAR Evakuasi Warga
Tangerang Selatan, 4 April 2026 – Banjir merendam permukiman Bukit Pamulang Indah sejak pagi, Tim SAR Batalyon C Pelopor langsung mengevakuasi warga. Hujan dengan intensitas tinggi memicu genangan yang cepat...

Tangerang Selatan, 4 April 2026 – Banjir merendam permukiman Bukit Pamulang Indah sejak pagi, Tim SAR Batalyon C Pelopor langsung mengevakuasi warga.
Hujan dengan intensitas tinggi memicu genangan yang cepat meluas hingga memasuki rumah-rumah warga di kawasan tersebut.
Tim SAR Satuan Brimob Polda Metro Jaya segera bergerak setelah menerima laporan warga terkait kondisi darurat tersebut.
Petugas menyisir permukiman terdampak untuk membantu evakuasi sekaligus memastikan tidak ada warga yang terjebak banjir.
Selain itu, personel mengutamakan kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan perempuan dalam proses evakuasi.
Kehadiran aparat mempercepat penanganan serta mengurangi risiko keselamatan bagi warga yang terdampak genangan air.
Komandan Batalyon C Pelopor, Toha Subakat, menegaskan respons cepat sebagai prioritas utama.
“Kami bergerak cepat setelah menerima informasi untuk memastikan warga segera mendapatkan bantuan,” ujar Toha.
Ia kemudian memastikan tim tetap bersiaga guna mengantisipasi perkembangan situasi di lapangan.
“Kami terus memantau kondisi air dan siap mengevakuasi warga tambahan jika diperlukan,” lanjutnya.
Fokus Evakuasi dan Mitigasi Risiko
Tim SAR memprioritaskan evakuasi di titik genangan dengan ketinggian air yang terus meningkat secara bertahap.
Selain evakuasi, petugas juga membantu warga mengamankan barang penting dari dalam rumah.
Kemudian, personel memperkuat pemantauan untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan akibat curah hujan tinggi.
Langkah tersebut mempercepat respons lapangan sekaligus meminimalisir dampak yang lebih luas.
Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Henik Maryanto, menegaskan komitmen kemanusiaan dalam penanganan bencana.
“Kami hadir untuk memastikan keselamatan masyarakat dalam setiap situasi darurat,” ujar Henik.
Ia kemudian menekankan bahwa Brimob menjalankan tugas tidak hanya di bidang keamanan, tetapi juga kemanusiaan.
“Personel kami selalu siap berada di garis depan saat masyarakat menghadapi musibah,” tegasnya.
Petugas memastikan seluruh proses evakuasi berjalan tertib dengan mengutamakan keselamatan warga terdampak.
Situasi di lokasi mulai terkendali setelah air berangsur stabil dan evakuasi berjalan efektif.
Selanjutnya, aparat mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi genangan susulan di wilayah rawan.
“Masyarakat kami harapkan segera berkoordinasi dengan petugas jika kondisi kembali memburuk,” tambah Henik.
Melalui langkah cepat ini, Brimob memperkuat peran sebagai garda terdepan dalam penanganan bencana dan perlindungan masyarakat.













