Apel Siaga Koja Himpun 207 Elemen Masyarakat
Jakarta Utara, 4 April 2026 – Polsek Koja menghimpun 207 peserta lintas elemen dalam Apel Siaga Kamtibmas guna memperkuat kolaborasi menjaga keamanan wilayah. Kegiatan berlangsung di halaman Mapolsek Koja pada...

Jakarta Utara, 4 April 2026 – Polsek Koja menghimpun 207 peserta lintas elemen dalam Apel Siaga Kamtibmas guna memperkuat kolaborasi menjaga keamanan wilayah.
Kegiatan berlangsung di halaman Mapolsek Koja pada Sabtu sore sebagai bagian dari implementasi program “Jaga Jakarta”.
Kapolsek Koja Kompol Dr. Andry Suharto memimpin langsung apel yang melibatkan unsur TNI, pemerintah kecamatan, dan tokoh masyarakat.
Polsek Koja menginisiasi kegiatan ini untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban lingkungan.
Selain itu, kegiatan tersebut mengintegrasikan berbagai potensi masyarakat dalam satu gerakan kolektif berbasis kolaborasi lintas sektor.
Sebanyak 207 peserta mengikuti apel yang terdiri dari personel Polri, TNI, Satpol PP, serta unsur masyarakat sipil.
Peserta juga mencakup Pokdar Kamtibmas, FKDM, Karang Taruna, LMK, organisasi kemasyarakatan, serta perwakilan pengemudi ojek online.
Kehadiran lintas elemen tersebut menunjukkan pendekatan kolaboratif dalam menjaga keamanan berbasis komunitas di wilayah Koja.
Selain itu, perwakilan Koramil Koja, jajaran Kecamatan Koja, dan anggota Dewan Kota Jakarta Utara turut menghadiri kegiatan tersebut.
Tekankan Kolaborasi dan Kepatuhan Aturan
Kapolsek Koja menegaskan pentingnya sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga stabilitas wilayah secara berkelanjutan.
Ia mendorong masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus memperkuat disiplin dalam menaati aturan yang berlaku.
“Melalui apel siaga ini, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama menjaga keamanan dan meningkatkan kepedulian lingkungan,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa keamanan wilayah tidak hanya bergantung pada aparat, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat.
Selain itu, ia menilai pendekatan kolaboratif mampu memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.
Rangkaian kegiatan meliputi apel siaga, pembacaan doa, serta deklarasi komitmen menjaga keamanan wilayah Koja secara bersama.
Peserta kemudian mengikuti sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan soliditas antar elemen yang terlibat.
Selanjutnya, panitia menggelar ramah tamah guna memperkuat komunikasi dan koordinasi antar peserta kegiatan.
Kegiatan berlangsung tertib dan kondusif dengan suasana kebersamaan yang mencerminkan soliditas antar elemen masyarakat.
Polsek Koja menilai kegiatan ini sebagai langkah konkret dalam memperkuat pendekatan keamanan berbasis komunitas di wilayahnya.
Selain itu, kegiatan ini menjadi bagian dari strategi preventif untuk meminimalkan potensi gangguan kamtibmas di tingkat lokal.
Dengan demikian, sinergi antara aparat dan masyarakat diharapkan mampu menjaga stabilitas wilayah secara berkelanjutan.
Melalui apel siaga ini, seluruh elemen berkomitmen untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Kecamatan Koja.













