Wasrik TNI AL di Lanal Bintan Ungkap Temuan, Dorong Perbaikan Terukur
Bintan, 24 April 2026 – Tim Wasrik Ir Kodaeral IV menutup audit kinerja dan ketaatan di Lanal Bintan dengan menegaskan perlunya percepatan pembenahan administrasi, logistik, dan operasional. Tim menggelar taklimat...

Bintan, 24 April 2026 – Tim Wasrik Ir Kodaeral IV menutup audit kinerja dan ketaatan di Lanal Bintan dengan menegaskan perlunya percepatan pembenahan administrasi, logistik, dan operasional.
Tim menggelar taklimat akhir pada Jumat, 24 April 2026, di Markas Lanal Bintan. Ketua tim Kolonel Laut (P) Setiyo Widodo memimpin langsung kegiatan tersebut.
Ia hadir bersama anggota tim. Komandan Lanal Bintan Kolonel Laut (P) Wityuda Timortimur Suratmono mengikuti jalannya taklimat bersama seluruh jajaran perwira staf.
Audit ini menguji pelaksanaan program kerja satuan. Tim juga menilai kepatuhan terhadap aturan serta efektivitas dukungan logistik dan kesiapan operasional.
Selain itu, tim mengidentifikasi sejumlah kelemahan dalam tata kelola. Temuan tersebut muncul dari pemeriksaan dokumen dan verifikasi langsung di lapangan.
Kemudian, tim menyampaikan rekomendasi perbaikan secara rinci. Rekomendasi tersebut memuat langkah konkret yang harus dijalankan dalam batas waktu tertentu.
“Wasrik mendorong pembenahan nyata, bukan sekadar evaluasi administratif,” ujar Setiyo Widodo saat menyampaikan hasil audit.
Ia juga menekankan pentingnya integritas dalam pelaksanaan tugas. Menurutnya, satuan harus menjaga standar kerja sesuai ketentuan yang berlaku.
Lebih lanjut, tim meminta seluruh unsur satuan segera merespons temuan. Mereka menilai kecepatan tindak lanjut menentukan keberhasilan perbaikan.
Fokus Evaluasi dan Langkah Tindak Lanjut
Komandan Lanal Bintan langsung merespons hasil audit dengan sikap tegas. Ia menilai temuan tersebut menjadi pijakan penting untuk pembenahan internal.
“Kami akan menindaklanjuti seluruh rekomendasi secara terukur dan bertanggung jawab,” tegas Wityuda Timortimur Suratmono dalam forum tersebut.
Ia kemudian menginstruksikan jajaran untuk segera menyusun langkah korektif. Setiap bidang wajib menyelaraskan program kerja dengan hasil evaluasi tim Wasrik.
Selanjutnya, ia menekankan pentingnya koordinasi internal. Ia meminta seluruh unsur bekerja terpadu agar perbaikan berjalan efektif dan berkelanjutan.
Di sisi lain, tim Wasrik mengingatkan bahwa laporan audit tidak menjadi tujuan akhir. Mereka menilai implementasi menjadi indikator utama keberhasilan pengawasan.
Tim juga menegaskan bahwa satuan harus menjaga konsistensi. Mereka mendorong penerapan standar kerja secara disiplin dalam setiap pelaksanaan tugas.
Dengan demikian, kegiatan taklimat akhir menutup seluruh rangkaian audit. Lanal Bintan kini memasuki tahap krusial berupa pelaksanaan rekomendasi.
Ke depan, satuan diharapkan mampu meningkatkan akuntabilitas. Selain itu, satuan juga harus memperkuat kualitas kinerja dan profesionalisme prajurit.
Melalui proses ini, TNI AL terus memperkuat sistem pengawasan internal. Langkah tersebut sekaligus memastikan setiap satuan menjalankan tugas secara optimal dan terukur.









