Polisi Sahabat Anak di Pluit, Strategi Humanis Polri Tanamkan Disiplin Sejak Dini

Jakarta Utara, 21 April 2026 – Polsek Metro Penjaringan menggelar program Polisi Sahabat Anak di KB-TK Permai Muara Karang, Pluit, untuk menanamkan disiplin dan kesadaran hukum sejak usia dini. Kegiatan...

-AA+
comment 2 Created with Sketch Beta. 0 Komentar

Jakarta Utara, 21 April 2026 – Polsek Metro Penjaringan menggelar program Polisi Sahabat Anak di KB-TK Permai Muara Karang, Pluit, untuk menanamkan disiplin dan kesadaran hukum sejak usia dini.

Kegiatan berlangsung pukul 11.00 WIB dengan melibatkan aparat kepolisian, tenaga pendidik, serta puluhan anak didik yang mengikuti rangkaian acara secara interaktif.

Kasubnit Binpolmas IPTU Arief W. memimpin kegiatan bersama Bhabinkamtibmas Aiptu Sobirin dan Banit Polsubsektor Aipda Desmon.

Mereka berkolaborasi dengan Kepala KB-TK Permai, Indahwati, serta para guru dalam menyusun kegiatan edukatif dan menyenangkan bagi anak-anak.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Selanjutnya, anak-anak mengikuti sesi bernyanyi bersama yang dipandu guru dan anggota kepolisian.

Suasana berlangsung hangat dan komunikatif. Anak-anak tampak aktif berinteraksi dengan polisi dalam pendekatan yang santai dan edukatif.

Program ini menekankan pengenalan nilai kedisiplinan sejak dini. Polisi menyampaikan pesan sederhana terkait aturan dan perilaku tertib kepada anak-anak.

Selain itu, kegiatan menghadirkan pengalaman langsung melalui interaksi positif antara anak dan aparat penegak hukum.

Momen utama terjadi saat anak-anak mengikuti kegiatan keliling lingkungan menggunakan mobil odong-odong. Mereka menyusuri sejumlah ruas jalan di wilayah Pluit.

Rute meliputi Jalan Karang Barat, Jalan Karang Utara, Jalan Pluit Utara, Jalan Pluit Timur, hingga Jalan Karang Raya.

Melalui kegiatan ini, polisi mengenalkan lingkungan sekitar sekaligus menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas secara sederhana.

Pendekatan Edukatif Bangun Kedekatan Emosional

Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Agta Bhuwana Putra menegaskan pentingnya pendekatan humanis dalam membangun citra Polri di mata anak-anak.

Pilihan Editor :  Brimob Batalyon B dan Bhayangkari Tebar Takjil di Cipinang

“Melalui program ini, kami ingin menanamkan rasa aman dan disiplin sejak dini,” ujar Agta.

Ia menilai pengenalan hukum sejak usia dini dapat membentuk karakter anak yang lebih sadar aturan di masa depan.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menghilangkan jarak antara polisi dan masyarakat. Anak-anak diharapkan melihat polisi sebagai sahabat, bukan sosok yang menakutkan.

Pendekatan ini dinilai efektif dalam membangun kepercayaan publik. Interaksi langsung menciptakan pengalaman positif bagi anak-anak.

Guru dan orang tua menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka menilai program ini memberikan nilai edukasi sekaligus hiburan yang bermanfaat.

Polisi juga memanfaatkan kegiatan ini untuk menyampaikan pesan keselamatan secara ringan. Anak-anak menerima materi dengan metode yang mudah dipahami.

Sebagai penutup, seluruh peserta mengikuti sesi foto bersama. Kegiatan ini memperkuat kesan kebersamaan antara anak-anak dan aparat kepolisian.

Program Polisi Sahabat Anak menjadi bagian strategi preventif Polri. Pendekatan ini menargetkan pembentukan karakter generasi sejak usia dini.

Dengan langkah ini, Polsek Metro Penjaringan mendorong terciptanya generasi yang disiplin, sadar hukum, dan peduli terhadap lingkungan.

Kegiatan serupa akan terus digelar secara berkelanjutan. Polri berupaya menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat melalui pendekatan edukatif dan humanis.

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *