Babinsa Tangerang Salurkan 150 Karung Beras, Warga Miskin Jadi Prioritas

Tangerang, 21 April 2026 – Babinsa Koramil 01/Tangerang menyalurkan bantuan beras kepada warga kurang mampu di Panunggangan Utara, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. Program ini menargetkan penguatan ketahanan pangan, TNI melalui...

-AA+
comment 2 Created with Sketch Beta. 0 Komentar

Tangerang, 21 April 2026 – Babinsa Koramil 01/Tangerang menyalurkan bantuan beras kepada warga kurang mampu di Panunggangan Utara, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.

Program ini menargetkan penguatan ketahanan pangan, TNI melalui Kodim 0506/Tangerang menggandeng Koperasi Dian Mandiri dalam penyediaan bantuan.

Mereka mengarahkan distribusi langsung ke rumah warga agar bantuan tepat sasaran.

Petugas memulai distribusi sejak pagi hari. Mereka menyisir lingkungan permukiman dan menyerahkan bantuan kepada penerima yang telah terdata sebelumnya.

Setiap warga menerima satu karung beras seberat lima kilogram, bantuan ini menjadi respons terhadap tekanan kebutuhan pokok di tingkat rumah tangga.

“Bantuan ini membantu kami memenuhi kebutuhan makan sehari-hari,” ujar salah satu warga penerima manfaat, Selasa (21/4/2026).

Danramil 01/Tangerang Mayor Inf Jefriansen Sipayung menegaskan kegiatan ini bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan pemerintah.

“Kami fokus membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah binaan,” kata Jefriansen.

Ia menyebut tim menyiapkan total 150 karung beras untuk didistribusikan. Hingga saat ini, petugas telah menyalurkan 40 karung kepada warga penerima.

Petugas melakukan verifikasi data sebelum distribusi, mereka memastikan bantuan diterima warga yang memenuhi kriteria ekonomi.

Selain itu, Babinsa memilih metode door to door untuk menghindari kerumunan. Cara ini juga meningkatkan akurasi penyaluran bantuan.

Distribusi Diawasi dan Dievaluasi

TNI mengawasi proses distribusi secara langsung di lapangan. Mereka menjaga transparansi dan akuntabilitas selama kegiatan berlangsung.

Babinsa berkoordinasi dengan aparat kelurahan dan tokoh masyarakat. Kolaborasi ini memperkuat validitas data penerima bantuan.

Pilihan Editor :  Audit Kinerja Itjenal TA 2025 di Kodaeral IX Resmi Ditutup

“Kami memastikan pendataan berjalan akurat agar bantuan tidak salah sasaran,” ujar Jefriansen.

Di sisi lain, warga menyampaikan apresiasi atas langkah tersebut. Mereka menilai kehadiran TNI memberikan dampak nyata bagi kondisi ekonomi keluarga.

Namun demikian, kebutuhan bantuan pangan masih cukup tinggi. Kondisi ekonomi sebagian warga belum sepenuhnya stabil.

Oleh karena itu, TNI berencana melanjutkan distribusi hingga seluruh bantuan tersalurkan.

Mereka juga membuka kemungkinan evaluasi untuk program lanjutan, agar program ini tidak hanya berfokus pada bantuan sesaat.

TNI mendorong terciptanya ketahanan pangan jangka panjang di tingkat masyarakat.

Melalui pendekatan langsung, Babinsa membangun kedekatan dengan warga. Mereka juga memetakan kebutuhan riil masyarakat di lapangan.

“Program ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Jefriansen.

Dengan langkah ini, TNI memperkuat peran dalam pembangunan sosial. Sinergi antara aparat, koperasi, dan warga menjadi kunci keberhasilan program.

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *