Babinsa Kawal Distribusi Beras untuk Warga Panunggangan Utara
Tangerang, 20 April 2026 – Babinsa Panunggangan Utara mendampingi pendistribusian beras dari Koperasi Dian Mandiri kepada warga kurang mampu di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. Kegiatan berlangsung di Posko pembangunan Jembatan...

Tangerang, 20 April 2026 – Babinsa Panunggangan Utara mendampingi pendistribusian beras dari Koperasi Dian Mandiri kepada warga kurang mampu di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.
Kegiatan berlangsung di Posko pembangunan Jembatan Garuda Pinang pada Senin pagi pukul 09.00 WIB dengan melibatkan aparat, pihak koperasi, dan pemerintah kelurahan.
Pelda Abdul Munir dari Koramil 01/Tangerang memimpin pendampingan guna memastikan penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran, tertib, dan transparan.
Ia mengawasi langsung proses distribusi agar warga yang berhak menerima bantuan sesuai data yang telah diverifikasi sebelumnya.
Selain itu, Kepala Cabang Koperasi Dian Mandiri, Eriswan Tarigan, menyerahkan bantuan secara langsung kepada masyarakat penerima.
Lurah Panunggangan Utara, Warji, turut hadir dan menyaksikan jalannya kegiatan sebagai bentuk pengawasan dari pemerintah setempat.
Setiap warga menerima satu karung beras dengan berat lima kilogram yang ditujukan untuk membantu kebutuhan pangan harian.
Warga menunjukkan antusiasme tinggi dan menyambut bantuan tersebut dengan penuh rasa syukur di tengah tekanan ekonomi.
Pelda Abdul Munir menegaskan bahwa kehadiran Babinsa bertujuan memastikan program bantuan berjalan efektif dan memberi manfaat nyata.
“Bantuan ini kami harapkan mampu meringankan beban masyarakat serta mendukung program swasembada pangan,” ujar Abdul Munir di lokasi kegiatan.
Ia menambahkan bahwa aparat akan terus hadir mendampingi masyarakat dalam berbagai program sosial dan ekonomi.
Sinergi Pemerintah dan Koperasi Dorong Ketahanan Pangan
Pemerintah kelurahan bersama koperasi menginisiasi distribusi ini sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal.
Lurah Warji menilai kolaborasi tersebut menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara langsung.
“Program ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendukung swasembada pangan nasional,” kata Warji menegaskan.
Ia juga memastikan bahwa proses pendataan penerima dilakukan secara selektif agar bantuan tepat sasaran.
Petugas menyelesaikan seluruh rangkaian distribusi dengan tertib tanpa kendala berarti di lapangan.
Selanjutnya, pihak kelurahan melakukan evaluasi untuk memastikan efektivitas penyaluran bantuan tersebut.
Evaluasi tersebut mencakup jumlah penerima, ketepatan distribusi, serta dampak langsung bagi masyarakat.
Ke depan, aparat dan pemerintah setempat berkomitmen melanjutkan program serupa dengan cakupan yang lebih luas.
Mereka menargetkan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sektor pangan berbasis kolaborasi.
Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya bersifat bantuan sesaat, tetapi juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang.









