Minggu, 18 Okt 2026
Beranda » BERITA » Pembantaian Pendulang Emas di Yahukimo, TNI Kecam Keras Aksi Biadab OPM

Pembantaian Pendulang Emas di Yahukimo, TNI Kecam Keras Aksi Biadab OPM

  • account_circle Sapto Handoko
  • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Tragedi kemanusiaan kembali terjadi di Papua. Kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali menebar teror dengan membunuh sejumlah warga sipil yang tengah bekerja sebagai pendulang emas di Distrik Suntamon, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada 8 April 2025.

Menyikapi kejadian memilukan itu, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Brigjen TNI Kristomei Sianturi, dengan tegas mengecam keras tindakan keji tersebut. Ia menyatakan bahwa aksi OPM merupakan bentuk nyata pelanggaran berat terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) dan tergolong sebagai kejahatan kemanusiaan yang tidak bisa ditoleransi.

“Ini bukan sekadar kekerasan bersenjata. Ini adalah kebiadaban. Mereka menyerang warga sipil tak bersalah yang tengah mencari nafkah. Tindakan ini jelas melanggar hukum internasional dan nilai-nilai kemanusiaan,” tegas Brigjen Kristomei dalam keterangan tertulis, Kamis (10/4/2025).

Dari laporan satuan TNI di lapangan, memang benar telah terjadi penyerangan brutal oleh gerombolan OPM. Meski jumlah pasti korban jiwa maupun luka-luka masih dalam pendalaman, laporan awal menyebutkan adanya korban dari kalangan penduduk sipil. Kendala komunikasi di wilayah terpencil tersebut membuat pendataan masih berlangsung.

Menanggapi informasi yang menyebut bahwa korban adalah prajurit TNI, Kapuspen TNI menegaskan hal itu sebagai hoaks yang sengaja disebar oleh OPM dan simpatisannya untuk menyesatkan opini publik.

“Tidak ada prajurit TNI yang gugur dalam insiden ini. Informasi itu adalah manipulasi fakta untuk membenarkan tindakan biadab mereka,” tegas Kristomei.

Lebih lanjut, TNI mengungkap bahwa pola penyebaran hoaks seperti ini bukan kali pertama. Sebelumnya, OPM juga melakukan pembunuhan terhadap tenaga pendidik dan tenaga kesehatan di Distrik Anggruk, Yahukimo, dengan dalih bahwa korban adalah aparat keamanan.

“Mereka bunuh guru, mereka bunuh perawat — orang-orang yang justru mengabdikan hidupnya untuk masyarakat Papua. Ini kejahatan kemanusiaan yang tidak bisa didiamkan,” ujar Kapuspen TNI.

TNI menegaskan tidak akan tinggal diam. Saat ini, aparat TNI terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk mengejar pelaku, serta memastikan keamanan dan stabilitas di wilayah terdampak.

“TNI hadir bersama rakyat. Kami tidak akan biarkan kekerasan terhadap warga sipil dibiarkan begitu saja. Penegakan hukum harus berjalan,” tandasnya.

Aksi biadab ini menjadi pengingat bahwa masyarakat sipil di Papua terus menjadi korban konflik bersenjata. Negara, lewat TNI dan aparat lainnya, dituntut untuk memastikan perlindungan nyata bagi mereka yang hanya ingin hidup dan bekerja dalam damai.

Pilihan Editor :  Api Semangat Tri Prasetya, Pasmar 3 Warnai Resepsi HUT ke-80 RRI Sorong

Sumber: Puspen TNI

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Sapto Handoko adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Menarik Dibaca

  • Ketua Aing Apresiasi Respon Cepat Lurah Ciketing Udik

    Ketua Aing Apresiasi Respon Cepat Lurah Ciketing Udik

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Walaupun beliau lurah, sikap dan tindakannya menunjukkan keteladanan. Ini bisa menjadi contoh bagi pemimpin lain di Bantargebang

  • Satlap Tri Cakti dan Satgas Gabungan Amankan 160 Balok Timah di Pangkalpinang

    Satlap Tri Cakti dan Satgas Gabungan Amankan 160 Balok Timah di Pangkalpinang

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung – Satlap Tri Cakti bersama Satgas PKH, Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung, Intel Korem 045/Gaya, serta aparat Kelurahan Jerambah Gantung mengamankan lokasi yang diduga menjadi tempat penimbunan balok timah hasil peleburan home industry di Perumahan Cempaka Mas, RT 006/RW 002, Kelurahan Jerambah Gantung, Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. […]

  • Kemenhut Tangkap Pedagang Satwa Dilindungi di Sulut

    Kemenhut Tangkap Pedagang Satwa Dilindungi di Sulut

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta, 15/02/2026 – Kementerian Kehutanan melalui Balai Gakkum Wilayah Sulawesi mengungkap perdagangan satwa liar dilindungi di Sulawesi Utara pada Februari 2026. Petugas menetapkan pria berinisial AA berusia 34 tahun sebagai tersangka setelah menemukan 24 burung dilindungi yang siap diperjualbelikan. Kepala Balai Gakkum Wilayah Sulawesi Ali Bahri menegaskan pengungkapan ini menunjukkan komitmen pemerintah memberantas kejahatan terhadap […]

  • Bisnis Sampingan yang Menguntungkan di Era Digital

    Bisnis Sampingan yang Menguntungkan di Era Digital

    • calendar_month Minggu, 22 Jan 2023
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Hai semua, era digital saat ini membuka peluang bisnis yang cukup menguntungkan. Ada banyak bisnis sampingan yang dapat dilakukan di era digital ini, baik itu dengan modal kecil maupun besar. Namun, tentunya yang penting adalah memilih bisnis yang sesuai dengan minat dan kemampuan kita. Salah satu bisnis sampingan yang menguntungkan di era digital adalah bisnis […]

  • RTLH Warga Mentawai Rampung, Satgas TNI AD Bersihkan Lingkungan Rumah

    RTLH Warga Mentawai Rampung, Satgas TNI AD Bersihkan Lingkungan Rumah

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Faisal Ryanggie Fermana
    • 0Komentar

    Mentawai – Program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Tertinus T. Oinan di Dusun Karoniet, Desa Tuapejat, Kecamatan Sipora Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, telah selesai dikerjakan oleh personel Satgas Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat Tahun Anggaran 2026. Setelah pembangunan rumah rampung, personel Satgas melanjutkan pekerjaan tahap akhir dengan membersihkan lingkungan sekitar […]

  • TNI AU Kerahkan 257 Personel dan Empat Alutsista dalam Operasi SAR ATR 42-500

    TNI AU Kerahkan 257 Personel dan Empat Alutsista dalam Operasi SAR ATR 42-500

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Makassar — Lanud Sultan Hasanuddin mengerahkan 257 personel dan empat alutsista untuk mendukung operasi SAR pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung. Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto menyampaikan hal tersebut saat memberikan keterangan pers di Base Ops Lanud Sultan Hasanuddin. Sejak menerima informasi hilang kontak pada 17 Januari 2026, TNI AU langsung […]

expand_less