Patroli Senja Gagalkan Konvoi TOTR Berujung Tawuran
Jakarta Timur – Suasana ngabuburit di Pulo Gadung mendadak berubah saat patroli gabungan membubarkan rencana konvoi pemuda, Selasa, 17/03/2026. Petugas Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bersama Tim Perintis...

Jakarta Timur – Suasana ngabuburit di Pulo Gadung mendadak berubah saat patroli gabungan membubarkan rencana konvoi pemuda, Selasa, 17/03/2026.
Petugas Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bersama Tim Perintis Presisi bergerak menyisir Jalan Jati Bendungan.
Kemudian, tim menemukan puluhan pemuda berkumpul dan bersiap melakukan konvoi Takjil On The Road.
Menilai situasi berpotensi memicu konflik, petugas langsung mengambil tindakan cepat di lokasi.
Selanjutnya, petugas mengamankan 96 pemuda tanpa memberi ruang bagi potensi kericuhan berkembang.
Petugas juga mengumpulkan barang bukti berupa puluhan handphone, kembang api, flare, dan sepeda motor.
Setelah itu, petugas membawa seluruh pemuda ke Polres Metro Jakarta Timur untuk pemeriksaan lanjutan.
Langkah tegas ini sekaligus menunjukkan keseriusan aparat menjaga keamanan selama bulan Ramadhan.
Komandan Batalyon B Pelopor, Kompol Eko Supriyanto, menyoroti pola baru yang digunakan kelompok pemuda.
Ia menegaskan, “Mereka memakai kegiatan berbagi takjil sebagai kedok untuk konvoi yang berpotensi tawuran.”
Selain itu, ia menjelaskan bahwa konvoi sering berujung pertemuan antar kelompok yang memicu gesekan.
“Kondisi ini membuka peluang konflik karena rivalitas dan provokasi media sosial,” lanjutnya.
Oleh sebab itu, patroli intensif terus berjalan dari sore hingga dini hari di berbagai titik rawan.
Petugas mengarahkan fokus pada pencegahan tawuran, balap liar, serta kejahatan jalanan lainnya.
Di sisi lain, aparat mengajak masyarakat ikut berperan menjaga lingkungan tetap aman dan kondusif.
Orang tua juga diharapkan meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak pada malam hari.
Dengan demikian, sinergi antara aparat dan masyarakat dapat menekan potensi gangguan keamanan selama Ramadhan.
Akhirnya, langkah cepat patroli berhasil menggagalkan potensi konflik sebelum berkembang menjadi aksi tawuran besar.










