Tiga Rumah Ludes di Cilincing, Polisi Selidiki Dugaan Korsleting Listrik

Jakarta Utara – Kebakaran hebat melanda permukiman padat di kawasan Inspeksi Cakung Drain RT 009/09, Kelurahan Cilincing, Kecamatan Cilincing, Selasa (31/3/2026) sore. Tiga unit rumah warga hangus terbakar, sementara polisi...

-AA+
comment 2 Created with Sketch Beta. 0 Komentar

Jakarta Utara – Kebakaran hebat melanda permukiman padat di kawasan Inspeksi Cakung Drain RT 009/09, Kelurahan Cilincing, Kecamatan Cilincing, Selasa (31/3/2026) sore.

Tiga unit rumah warga hangus terbakar, sementara polisi masih menyelidiki penyebab pasti insiden yang diduga dipicu korsleting listrik.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB dan dengan cepat memicu kepanikan warga. Api pertama kali muncul dari rumah milik Syamsuddin yang saat kejadian dalam kondisi kosong ditinggal pemiliknya.

Dalam hitungan menit, kobaran api membesar dan merembet ke bangunan lain di sekitarnya.

Saksi mata, Lia Sabrina, mengaku melihat asap tebal sebelum api membesar dan sulit dikendalikan.

Ia sempat berupaya memberi tahu pemilik rumah, namun situasi sudah tidak memungkinkan.

“Saya lihat asap dari dalam rumah, lalu api cepat sekali membesar dan merambat,” ujarnya.

Api kemudian menjalar ke dua rumah lain milik Durcoyo dan Matsanih yang berada berdempetan.

Material bangunan semi permanen yang didominasi kayu dan triplek mempercepat penyebaran api, sehingga kebakaran sulit dikendalikan pada tahap awal.

Petugas pemadam kebakaran mengerahkan 12 unit mobil untuk menjinakkan kobaran api.

Upaya pemadaman berlangsung intensif selama lebih dari satu jam hingga akhirnya api berhasil dikendalikan sekitar pukul 17.35 WIB, dilanjutkan dengan proses pendinginan untuk mencegah titik api muncul kembali.

Kapolsek Cilincing, Bobi Subasri, mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat begitu menerima laporan dari warga.

Personel kepolisian segera mengamankan lokasi kejadian sekaligus membantu proses evakuasi.

Pilihan Editor :  Sanggar Jamparing Parikesit Siap Guncang Bali dengan Semangat Budaya Sunda

“Kami langsung mendatangi lokasi, mengamankan TKP, serta mendata korban dan saksi,” ujarnya.

Selain itu, polisi juga berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran dan pihak PLN guna memastikan penanganan berjalan optimal serta mengantisipasi potensi bahaya lanjutan dari instalasi listrik di lokasi kejadian.

Berdasarkan hasil sementara, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, tiga rumah mengalami kerusakan berat dan kerugian material masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang.

“Tidak ada korban jiwa, namun kerugian materi masih kami hitung,” katanya.

Meski dugaan awal mengarah pada korsleting listrik, polisi belum menyimpulkan penyebab pasti kebakaran.

Tim masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan tambahan dari saksi.

“Penyebab masih kami dalami. Dugaan awal korsleting listrik,” ujarnya.

Kapolsek mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan padat penduduk dengan instalasi listrik yang rentan.

Ia meminta warga rutin memeriksa instalasi listrik serta menggunakan peralatan rumah tangga secara aman guna mencegah kejadian serupa terulang.

“Kami imbau warga rutin memeriksa instalasi listrik dan berhati-hati menggunakan peralatan rumah tangga,” tutupnya.

Peristiwa ini kembali menegaskan tingginya risiko kebakaran di permukiman padat, khususnya akibat instalasi listrik yang tidak memenuhi standar keamanan.

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *